MaiA ai-icon

Informasi

Museum Kapuas Raya

Apa Itu Museum Kapuas Raya?

Museum Kapuas Raya adalah sebuah museum umum yang tercatat dalam Pendaftaran Museum Nasional Republik Indonesia dengan Nomor Pendaftaran Nasional Museum (NPNM): 61.05.U.04.0064. Museum ini menjadi bagian dari Museum Indonesia, yaitu jaringan museum yang secara resmi terdaftar dan diakui secara nasional untuk menyimpan dan memamerkan artefak serta karya budaya yang memiliki nilai sejarah, etnografi, dan pendidikan bagi masyarakat luas. 

Museum Kapuas Raya berlokasi di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, sebuah daerah yang kaya akan tradisi, keberagaman etnis, dan sejarah panjang hubungan masyarakat Kalimantan dengan lingkungan alamnya, terutama sungai Kapuas yang menjadi nadi kehidupan lokal sejak dulu. 

 

Jenis & Tipe Museum

Museum Kapuas Raya diklasifikasikan sebagai:

  • Jenis Museum: Museum Umum — museum yang menyajikan koleksi dari berbagai bidang, termasuk etnografi, sejarah, fotografi, dan artefak budaya masyarakat setempat. 
  • Tipe Museum: Tipe B — menunjukkan peran strategisnya dalam konteks pendidikan, penelitian, dan wisata budaya di tingkat regional serta nasional. 

Peran museum ini tidak hanya sebagai tempat penyimpanan artefak tetapi juga sebagai wahana edukasi dan sumber informasi sejarah yang komprehensif bagi pelajar, peneliti, dan wisatawan. 

 

Pengelola & Kepemilikan Museum

Museum Kapuas Raya dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Sintang dan dikelola secara operasional oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang. Sebagai museum umum yang terdaftar secara nasional, museum ini melaksanakan fungsinya sesuai dengan kebijakan permuseuman Indonesia untuk melindungi, mengembangkan, memanfaatkan, dan mengkomunikasikan koleksi museum kepada masyarakat. 

 

Sejarah Museum Kapuas Raya

Museum Kapuas Raya lahir dari kerja sama internasional antara Pemerintah Kabupaten Sintang dan KIT Tropenmuseum Belanda, melalui nota kesepahaman yang ditandatangani pada 29 September 2004. Kerja sama ini bertujuan membangun museum sebagai pusat kebudayaan dan pendidikan yang dapat memperkenalkan sejarah budaya lokal kepada publik. 

Setelah beberapa tahun persiapan, museum ini kemudian secara resmi dibuka pada 11 Oktober 2008 oleh Bupati Sintang dan Direktur KIT Tropenmuseum. Museum ini berperan sebagai tempat pelestarian artefak budaya, dokumentasi sejarah, serta program edukatif yang menyoroti perjalanan panjang kehidupan masyarakat di wilayah Kapuas Raya. 

 

Koleksi Museum

Museum Kapuas Raya memiliki lebih dari 400 koleksi museum, yang mencakup artefak beragam dari masa lampau, antara lain:

  • Foto-foto sejarah Pulau Borneo, pemandangan Sungai Kapuas, dan dokumentasi kehidupan masyarakat dari era 1800–1900-an. 
  • Koleksi keramik dan botol-botol kaca dari masa lalu yang menunjukkan benda perdagangan dan budaya material. 
  • Objek etnografi seperti mandau (senjata tradisional), pakaian adat, dan peralatan rumah tangga masyarakat setempat. 
  • Artefak foto dan lukisan yang menceritakan sejarah sosial, ekonomi, dan budaya kawasan Sintang dan sekitarnya. 

Koleksi-koleksi tersebut memberikan gambaran kuat tentang ragam kehidupan budaya dan sejarah manusia di Kalimantan Barat, termasuk interaksi antaretnis seperti Dayak, Melayu, dan komunitas lain di sepanjang Sungai Kapuas. 

 

Visi Museum

Visi utama Museum Kapuas Raya adalah menjadi pusat informasi budaya dan pariwisata yang mampu meningkatkan kualitas manusia secara utuh dan memperkuat kebanggaan terhadap budaya lokal sekaligus memperkokoh persatuan antar etnis dan golongan menuju peradaban masyarakat yang lebih maju di tingkat nasional maupun internasional

 

Misi Museum

Untuk mewujudkan visinya, museum ini memiliki misi sebagai berikut: 

  1. Meningkatkan kualitas manusia secara menyeluruh dalam aspek intelektual, emosional, dan spiritual melalui pengalaman budaya.
  2. Menyajikan informasi koleksi secara komprehensif, baik dalam bentuk pameran fisik maupun digitalisasi.
  3. Memelihara dan mengamankan koleksi untuk menjaga nilai sejarah dan budaya yang dilestarikan.
  4. Memberikan layanan prima kepada pengunjung guna meningkatkan apresiasi terhadap warisan budaya.
  5. Berkolaborasi secara internasional untuk mengembangkan museum dan memajukan pemahaman budaya lokal dan global.
HAL-HAL TERBAIK YANG BISA DILAKUKAN

JELAJAHI DESTINASI LAIN

INSIGHT

Ide Perjalanan

Chinese New Year in Singkawang is Famous for Its Unique Traditions—Curious to Find Out What They Are?

Chinese New Year in Singkawang is Famous for Its Unique Traditions—Curious to Find Out What They Are?

Experience the Sensation of Chinese New Year Abroad, Only in Singkawang

Experience the Sensation of Chinese New Year Abroad, Only in Singkawang

Chinese New Year in Singkawang: Visit These 5 Tourist Spots for an Exciting Celebration

Chinese New Year in Singkawang: Visit These 5 Tourist Spots for an Exciting Celebration