MaiA ai-icon

Informasi

7 Wisata Dekat Candi Borobudur yang Asyik dengan Jalan Kaki

Menjelajahi kawasan Borobudur memberikan pengalaman lebih dari sekadar mengunjungi candi. Terdapat deretan destinasi menarik di sekitarnya seperti Svargabumi hingga desa wisata yang menawarkan pesona alam dan kreativitas lokal.

Menariknya, banyak dari destinasi tersebut yang bisa diakses dengan berjalan kaki. Hal ini menjadi pilihan tepat bagi Anda yang ingin menikmati suasana pedesaan Borobudur secara lebih dekat sambil berolahraga santai di udara yang segar.

Keunggulan Wisata Dekat Candi Borobudur dengan Jalan Kaki

Berwisata dengan berjalan kaki di sekitar Candi Borobudur jauh lebih hemat biaya karena Anda tidak perlu mengeluarkan uang untuk transportasi antar lokasi. Selain ramah di kantong, aktivitas ini menjadi sarana olahraga ringan yang menyenangkan di tengah jadwal liburan Anda.

Sepanjang perjalanan, Anda bisa menikmati suasana pedesaan yang tenang dan melihat langsung interaksi kehidupan warga lokal yang bersahaja. Pengalaman ini memberikan perspektif baru yang lebih intim dibandingkan hanya melihat pemandangan dari balik jendela kendaraan.

Anda juga memiliki fleksibilitas penuh untuk berhenti kapan saja saat menemukan spot foto menarik atau kedai lokal yang unik. Jalan kaki memungkinkan Anda mengeksplorasi setiap sudut tersembunyi yang mungkin terlewatkan jika menggunakan kendaraan bermotor.

Baca Juga: Mengenal 5 Candi di Sekitar Borobudur yang Wajib Dikunjungi

7 Wisata Dekat Candi Borobudur yang Asyik dengan Jalan Kaki

Jika belum puas mengelilingi candi kebanggaan Indonesia ini, berjalan kakilah menuju destinasi wisata dekat Candi Borobudur berikut:

1. Borobudur Land Wringin Putih

Kawasan wisata keluarga ini mengusung konsep alam yang sangat instagramable dengan fasilitas lengkap seperti rainbow slide dan monorail. Anda bisa bersantai di food court atau berenang di kolam renang yang tersedia untuk semua usia.

Destinasi ini berjarak sekitar 4 kilometer (km) dari Candi Borobudur melalui rute satu arah yang sama dengan jalan depan candi. Dengan berjalan kaki santai, Anda akan sampai dalam waktu sekitar 40 menit sambil menikmati udara sekitar desa.

Tipsnya, datanglah saat pagi hari agar cuaca belum terlalu terik dan Anda bisa mencoba semua wahana dengan lebih nyaman. Pastikan membawa kamera karena ada banyak selfie spot menarik yang tersebar di seluruh area wisata.

2. Sentra Gerabah Desa Karanganyar

Di sini, Anda dapat menyaksikan langsung kepiawaian para pengrajin dalam mengubah tanah liat menjadi kerajinan gerabah yang indah. Desa ini dikenal sebagai salah satu sentra kerajinan gerabah terbaik di Indonesia yang masih menjaga cara tradisional.

Lokasinya cukup mudah dijangkau dengan berjalan kaki sambil melihat aktivitas harian warga di sepanjang jalan Desa Karanganyar. Selain melihat prosesnya, Anda juga bisa mencoba membuat gerabah sendiri dengan bimbingan mentor yang mahir.

Tips agar pengalaman lebih maksimal adalah mencoba membuat bentuk gerabah sederhana yang bisa Anda bawa pulang sebagai kenang-kenangan. Jangan ragu untuk berinteraksi dengan warga lokal untuk menambah wawasan budaya Anda.

3. Patung Singa Pertigaan Palbapang

Patung ikonik ini merupakan salah satu gerbang masuk utama menuju kawasan Borobudur yang mencerminkan karakteristik kawasan candi. Lokasi ini sering menjadi titik berhenti bagi wisatawan yang ingin mengambil foto sebagai penanda perjalanan mereka.

Terletak di Pertigaan Palbapang, tempat ini bisa dicapai dengan berjalan kaki sambil menyusuri trotoar menuju arah Kecamatan Mungkid. Anda akan melihat keramaian khas persimpangan jalan menuju kawasan wisata dunia yang selalu hidup.

Tetaplah waspada dan berhati-hati saat mengambil foto karena lalu lalang kendaraan di pertigaan ini cukup padat. Gunakan sudut pandang yang tepat agar Candi Borobudur atau lanskap sekitarnya tetap menjadi latar belakang yang menarik.

4. Svargabumi

Destinasi ini menawarkan hamparan sawah hijau segar yang dilengkapi dengan berbagai spot foto modern seperti ayunan, miniatur gapura, dan hammock. Konsepnya yang memadukan keindahan agraris dan estetika modern sangat populer bagi pemburu foto.

Jaraknya hanya sekitar 1 km dari Candi Borobudur, sehingga hanya membutuhkan waktu sekitar 10-15 menit jalan kaki. Rute menuju ke sini sangat ramah bagi pejalan kaki karena jalannya cenderung datar dan pemandangannya asri.

Tipsnya, kunjungi Svargabumi saat pagi atau sore hari untuk mendapatkan pencahayaan alami yang paling cantik untuk foto. Jika datang di akhir pekan, tempat ini buka lebih awal sehingga Anda bisa menikmati suasana sejuk tanpa keramaian.

Baca Juga: 7 Tempat Indah untuk Mengejar Matahari Terbit di Sekitar Borobudur

5. Watu Putih Borobudur

Sesuai namanya, tempat wisata dekat Candi Borobudur ini menyuguhkan batu putih besar dan ornamen kepala Buddha yang megah berlatar belakang tebing yang tinggi. Suasananya sangat tenang dan memberikan kesan spiritual serta artistik yang mendalam bagi pengunjung.

Terletak di Dusun Malangan, lokasi ini dapat ditempuh dengan berjalan kaki selama 20-30 menit dari area utama candi. Jalur menuju ke sini akan membawa Anda melewati pemukiman warga yang masih sangat asri dan tradisional.

Pastikan Anda memakai alas kaki yang nyaman karena akan banyak berjalan di area terbuka untuk mengeksplorasi beberapa spot seni. Jangan lupa membawa botol minum sendiri karena cuaca di sekitar tebing bisa terasa cukup hangat saat siang hari.

6. Punthuk Setumbu

Punthuk Setumbu merupakan lokasi terbaik untuk menyaksikan matahari terbit dengan siluet Candi Borobudur di kejauhan. Jalur trekking menuju puncaknya sangat digemari karena keindahan vegetasi hutan dan pemandangan lembah di bawahnya.

Berjarak sekitar 4 km dari candi, Anda membutuhkan waktu 40 menit jalan kaki plus 15-20 menit pendakian menuju puncak. Meskipun cukup melelahkan, pemandangan sunrise yang muncul perlahan di balik kabut akan membayar tuntas usaha Anda.

Tips utamanya adalah mendaki saat cuaca cerah dan datanglah sekitar pukul 04.00-04.30 pagi agar tidak tertinggal momen matahari terbit. Gunakan lampu senter karena jalur pendakian menuju puncak mungkin masih cukup gelap di pagi buta.

7. Desa Wisata Wringin Putih

Desa wisata ini menawarkan ketenangan luar biasa dengan pemandangan lanskap Bukit Menoreh dan persawahan yang membentang luas. Anda bisa berkunjung ke desa tetangga lainnya seperti Wanurejo atau Candirejo yang lokasinya saling berdekatan.

Jaraknya hanya sekitar 2,3 km dari Candi Borobudur, sehingga sangat santai untuk dicapai dengan berjalan kaki kurang dari 30 menit. Setiap sudut desa memiliki daya tarik visual yang khas dan cocok untuk melepas penat dari hiruk-pikuk kota.

Tips untuk aktivitas ini adalah jangan terpaku pada satu desa saja, cobalah menjelajahi beberapa desa wisata sekaligus karena jaraknya yang dekat. Anda akan menemukan banyak spot foto menarik dan kedai kopi lokal yang menyajikan cita rasa autentik.

Baca Juga: Temukan Aktivitas Seru dan Asyik Saat Berlibur ke Borobudur

Menjelajah beberapa destinasi wisata dekat Candi Borobudur akan memberikan pengalaman baru sekaligus melihat candi dari sisi berbeda. Pastikan Anda telah menyusun itinerary dengan fitur AI Plan Your Trip dan sesuaikan minat serta waktu Anda agar perjalanan Anda lebih terjadwal.

Saat mengunjungi beberapa destinasi wisata di atas, Anda juga bisa meminta bantuan MaiA untuk memberikan tips perjalanan yang tepat, rekomendasi wisata atau tempat makan, hingga inspirasi lainnya agar liburan Anda lebih memuaskan.

INSIGHT

Ide Perjalanan

The Blanco Renaissance Museum

The Blanco Renaissance Museum

TAMAN SARI GUHA SUNYARAGI

TAMAN SARI GUHA SUNYARAGI

Keris

Keris