MaiA ai-icon

Informasi

Museum Prof. Dr. R. Soegarda Poerbakawatja

Museum Prof. Dr. R. Soegarda Poerbakawatja adalah sebuah museum umum yang terletak di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Museum ini menjadi pusat informasi budaya lokal yang menyimpan, merawat, dan memamerkan artefak sejarah dan budaya masyarakat Purbalingga, sekaligus mengenang jasa tokoh pendidikan nasional, Prof. Dr. R. Soegarda Poerbakawatja.

Selain itu, Museum Prof. Dr. R. Soegarda Poerbakawatja adalah lembaga permuseuman publik yang berfungsi sebagai ruang lestarikan nilai budaya dan sejarah masyarakat Purbalingga. Museum ini juga memadukan koleksi benda budaya dari berbagai masa dengan cerita hidup dan karier tokoh yang dijadikannya nama museum, seorang guru besar yang berkontribusi besar dalam dunia pendidikan Indonesia.

Jenis dan Pengelola Museum 

Museum ini diklasifikasikan sebagai museum umum dengan tipe C, yang berarti koleksinya mencakup berbagai macam benda budaya dan sejarah yang berkaitan dengan masyarakat dan lingkungan lokal. Sebagai museum umum, Museum Prof. Dr. R. Soegarda Poerbakawatja menyimpan artefak sejarah, benda etnografis, koleksi seni, serta memorabilia tokoh penting di masa lalu.

Museum ini dimiliki oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Purbalingga dan dikelola oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga. Pengelolaan mencakup perawatan koleksi, penyusunan pameran, layanan kunjungan, serta program edukatif untuk masyarakat umum, pelajar, maupun peneliti.

Sejarah Museum

Museum Prof. Dr. R. Soegarda Poerbakawatja merupakan museum umum pertama yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Purbalingga. Gagasan pendirian museum ini lahir dari Bupati Purbalingga periode 2000-2010, Drs. Triyono Budi Sasongko, M.Si., yang melihat banyaknya artefak penting di daerah ini yang perlu dilestarikan.

Museum ini resmi dibuka untuk umum pada 24 April 2003 oleh Gubernur Jawa Tengah saat itu, Drs. H. Mardiyanto. Nama museum diambil dari tokoh kelahiran Desa Prigi, Kecamatan Padamara, yakni Prof. Dr. R. Soegarda Poerbakawatja, yang dikenal sebagai pendiri dan rektor pertama Universitas Cendrawasih di Papua serta tokoh pendidikan terkemuka di Indonesia.

Museum ini memiliki filosofi yang berasal dari falsafah hidup ksatria Jawa yang mengandaikan kehidupan lengkap jika telah memiliki lima hal penting yaitu: wisma (rumah), pusaka, wanita, turangga (kendaraan), dan kukila (burung sebagai simbol kebebasan atau ilmu). 

Melalui filosofi tersebut, museum berupaya mengingatkan kembali akar budaya dan sejarah masyarakat Purbalingga agar tetap relevan dalam arus zaman modern.

Koleksi Museum

Museum Prof. Dr. R. Soegarda Poerbakawatja memiliki koleksi yang kaya dan beragam. Jumlah koleksi mencapai ribuan objek yang mencerminkan kehidupan budaya masyarakat Purbalingga dari masa prasejarah hingga era modern. Beberapa kategori koleksi meliputi:

  • Koleksi arkeologika, misalnya temuan dari situs perbengkelan gelang batu di Purbalingga.
  • Memorabilia milik Prof. Dr. R. Soegarda Poerbakawatja termasuk artefak pribadi, sertifikat, dan buku karya beliau.
  • Koleksi etnografika seperti peralatan rumah tangga tradisional dan benda seni.
  • Koleksi Wayang Suket Mbah Gepuk yang telah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTB) nasional pada tahun 2020.

Koleksi lainnya juga mencerminkan sejarah sosial dan budaya dari masa neolitikum, kolonial, hingga periode kemerdekaan Indonesia.

Visi Museum

Visi Museum Prof. Dr. R. Soegarda Poerbakawatja adalah menjadi pusat informasi budaya di Purbalingga yang mampu turut mencerdaskan bangsa, melestarikan budaya lokal, menguatkan jati diri bangsa, serta mendukung sektor pariwisata Purbalingga.

Misi Museum

Museum ini memiliki beberapa misi strategis, antara lain:

  1. Mengelola museum secara profesional untuk melayani masyarakat yang membutuhkan informasi budaya.
  2. Mengumpulkan benda cagar budaya dan informasi budaya yang akurat untuk kepentingan pendidikan dan wisata.
  3. Menjalin hubungan kemitraan untuk mengembangkan koleksi dan informasi budaya agar bermanfaat serta mudah diakses masyarakat.

Dengan visi dan misi tersebut, museum berharap dapat menjadi tempat yang tidak hanya menyimpan benda bersejarah, tetapi juga menginspirasi pengunjung untuk memahami nilai budaya dan sejarah lokal secara mendalam.

Peran Edukasi dan Sosial Museum

Museum Prof. Dr. R. Soegarda Poerbakawatja tidak hanya berfungsi sebagai tempat pameran artefak sejarah, tetapi juga sebagai ruang edukasi untuk generasi muda dan masyarakat luas. Melalui koleksi yang beragam dan program kunjungan edukatif, museum ini memperkenalkan nilai-nilai budaya serta kontribusi tokoh nasional seperti Prof. Soegarda Poerbakawatja dalam struktur pendidikan Indonesia.

HAL-HAL TERBAIK YANG BISA DILAKUKAN

JELAJAHI DESTINASI LAIN

INSIGHT

Ide Perjalanan

7 Goa Eksotis yang Perlu ada di Bucket List!

7 Goa Eksotis yang Perlu ada di Bucket List!

Mengenal 5 Candi di Sekitar Borobudur yang Wajib Dikunjungi

Mengenal 5 Candi di Sekitar Borobudur yang Wajib Dikunjungi

Menikmati Sunrise di Borobudur dan Sekitarnya

Menikmati Sunrise di Borobudur dan Sekitarnya