Jagung menjadi salah satu sumber pangan utama masyarakat Gorontalo, dan nilai itu dituangkan dalam bentuk ragam hias. Motif jagung biasanya hadir dalam tenun, ukiran kayu, dan sulaman tradisional.
Selain simbol kesejahteraan, motif ini mengandung filosofi ketekunan dan harapan panen melimpah. Penggunaan motif jagung memperkuat identitas lokal dalam produk kriya dan tekstil daerah.