Motif enggang Dayak menggambarkan burung enggang, hewan suci yang dianggap sebagai utusan para leluhur oleh suku Dayak. Motif ini sering dijumpai pada ukiran rumah panjang, perisai, atau aksesori pakaian adat. Burung ini menjadi simbol kebesaran, kemuliaan, dan pemimpin bijaksana dalam kehidupan masyarakat Dayak.
Penerapan motif ini bukan sekadar hiasan, melainkan bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai luhur nenek moyang. Selain menjadi identitas budaya, Motif Enggang Dayak juga menjadi daya tarik wisata budaya yang memperkaya narasi visual Kalimantan di mata dunia.