Kopiah Jangang merupakan salah satu atribut khas masyarakat Banjar di Kalimantan Selatan. Topi ini dibuat dari ijuk, serat alami yang diambil dari daun enau atau aren. Bentuknya unik, dengan bagian atas menjulang seperti mahkota, melambangkan wibawa dan kebesaran pemakainya. Dalam tradisi suku Banjar, kopiah ini dikenakan dalam upacara adat, pertunjukan seni, hingga sebagai bagian dari busana para tokoh masyarakat.
Dibutuhkan keahlian khusus untuk merangkai ijuk menjadi kopiah yang kokoh dan nyaman digunakan. Meskipun sempat tergeser oleh tren fashion modern, kopiah jangang kini kembali diminati sebagai bagian dari identitas budaya. Para pengrajin lokal berupaya melestarikan pembuatannya dengan mengombinasikan desain klasik dan inovasi modern, menjadikannya suvenir khas Kalimantan Selatan yang bernilai tinggi.