Lanjung merupakan tas anyaman tradisional yang dibuat oleh masyarakat Dayak di Kalimantan Timur. Terbuat dari rotan atau daun pandan hutan, lanjung dirancang untuk membawa hasil panen atau perlengkapan pribadi. Bentuknya menyerupai ransel dan biasanya dipakai di punggung. Selain fungsional, lanjung juga dihias dengan motif khas yang memiliki makna tertentu.
Dalam budaya Dayak, lanjung digunakan tidak hanya untuk aktivitas harian, tetapi juga dalam upacara adat. Proses pembuatannya dilakukan secara manual dan diwariskan dari generasi ke generasi. Kini, lanjung juga dijual sebagai suvenir atau produk etnik di pasar wisata. Kehadirannya menunjukkan kekayaan budaya dan ketangguhan masyarakat lokal dalam menjaga warisan leluhur.