Image Contributor: Uwe Aranas/imageBROKER/Shutterstock
Pura Agung Besakih terletak di lereng Gunung Agung atau Giri Toh Langkir, Desa Manik Mas, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali. Kawasan ini merupakan kompleks pura yang memiliki peran penting dalam kehidupan keagamaan dan kebudayaan masyarakat Hindu Bali.
Kawasan Suci Pura Agung Besakih juga memiliki kekhasan adat dan budaya yang berlandaskan filosofi Tri Hita Karana, yaitu konsep keseimbangan hubungan antara manusia dengan Tuhan (Parhyangan), manusia dengan sesama (Pawongan), dan manusia dengan lingkungan (Palemahan).
Mengenal Pura Agung Besakih
Pura Agung Besakih merupakan kompleks bangunan suci yang berada di kawasan Gunung Agung. Keberadaan kompleks ini tidak hanya berkaitan dengan aktivitas keagamaan, tetapi juga dengan nilai adat, budaya, dan kearifan lokal masyarakat Besakih.
Dalam Lontar Padma Bhuana, Pura Besakih disebut sebagai “Huluning Bali Rajya”, yang berarti hulu atau bagian utama dari wilayah Bali. Letaknya di bagian timur laut Pulau Bali juga berkaitan dengan konsep arah gunung dan terbitnya matahari yang memiliki makna simbolis dalam tradisi masyarakat Bali.
Kompleks Pura Agung Besakih
Pura Agung Besakih merupakan kompleks yang terdiri atas sejumlah pura dalam satu kawasan suci. Parahyangan Kawasan Suci Pura Agung Besakih terdiri atas 26 pura, yaitu Pura Penataran Agung Besakih sebagai pusat dan 25 Pura Pakideh (pura penyangga). Pura Pakideh tersebut meliputi:
- Pura Gelap
- Pura Ulun Kulkul
- Pura Batu Madeq
- Pura Kidulingkreteg
- Pura Tirta Pingit
- Pura Pengubengan
- Pura Peninjoan
- Pura Tegal Suci Pageman
- Pura Pesimpangan
- Pura Dalam Puri
- Pura Titi Gonggang
- Pura Manik Mas
- Pura Dalam Penangsaran/Pura Tegal Penangsaran
- Pura Dalam Prajapati Hyangaluh
- Pura Bangun Sakti
- Pura Goa Raja/Pura Rambut Sedana
- Pura Merajan Selonding
- Pura Banua
- Pura Merajan Kanginan
- Pura Basukihan Puseh Jagat
- Pura Catur Lawa Ida Ratu Pasek
- Pura Catur Lawa Ida Ratu Pande
- Pura Catur Lawa Ida Ratu Penyarikan
- Pura Catur Lawa Ida Ratu Dukuh
- Pura Pemuputan
Baca Juga: 11 Pura Bali yang Wajib Dikunjungi dan Cara Menuju Lokasinya
Kegiatan dalam Pura Besakih
Selain kawasan persembahyangan, Besakih memiliki program yang berkaitan dengan pengenalan sejarah, perkembangan peradaban dan kebudayaan Hindu Bali, serta kearifan lokal masyarakat Besakih.
Berikut adalah beberapa kegiatan yang bisa Anda lakukan selama mengunjungi Pura Besakih, namun karena kegiatan tersebut memiliki ketentuan peserta dan pemesanan yang berbeda, sebaiknya periksa lebih lanjut informasinya melalui laman resmi Pura Besakih sebelum Anda berkunjung.
1. Program Spiritual Besakih
Kawasan Besakih menyediakan program yang berkaitan dengan kegiatan spiritual, antara lain meditasi, trekking, dan melukat.
Program ini ditujukan untuk mengenal nilai-nilai spiritual yang terdapat di kawasan Besakih. Kegiatan ini digelar dengan jumlah peserta minimal dua orang. Tersedia dua jadwal kegiatan, yaitu pukul 08.00-14.00 WITA dan 15.00-21.00 WITA. Layanan program mencakup sewa pakaian adat, banten, fasilitas transportasi menuju tiga pura, serta makanan dan minuman.
2. Bersembahyang di Pura Penataran Agung
Bagi Anda umat Hindu dan ingin merasakan langsung sembahyang di Pura Besakih, Anda bisa mengikuti kegiatan sembahyang di Pura Penataran Agung. Untuk mengikuti kegiatan ini, Anda perlu melakukan reservasi, paling lambat pada hari kunjungan.
3. Menyaksikan Film Dokumenter Sejarah Pura Agung Besakih
Pengunjung dapat mempelajari sejarah Pura Agung Besakih melalui film dokumenter yang tersedia di kawasan Besakih. Program ini dapat diikuti minimal 10 orang dan pemesanan dilakukan paling lambat satu hari sebelum kunjungan.
4. Mempelajari Cara Membuat Canang
Kegiatan ini memberikan kesempatan untuk Anda mempelajari cara membuat canang sebagai salah satu bagian dari praktik budaya dan keagamaan Hindu Bali. Kegiatan ini dapat diikuti minimal satu orang dan pemesanan dapat dilakukan paling lambat pada hari kunjungan.
Fasilitas di Pura Agung Besakih
Pengelolaan kawasan Pura Agung Besakih dilengkapi sejumlah fasilitas untuk mendukung kegiatan pengunjung dan persembahyangan.
1. Area Parkir
Kawasan Besakih memiliki area parkir yang dibagi berdasarkan jenis kendaraan. Informasi pengelola mencatat kapasitas hingga 250 bus atau truk, 1.541 mobil, dan 1.268 sepeda motor.
2. Kendaraan Listrik
Kendaraan listrik tersedia untuk mengantar pengunjung hingga area di bawah Pura Agung Besakih. Fasilitas ini menjadi bagian dari sistem transportasi di kawasan kunjungan.
3. Audio Visual Wiyata Graha
Audio Visual Wiyata Graha memiliki kapasitas 215 tempat duduk dan dilengkapi sistem suara serta pencahayaan. Tempat ini digunakan untuk pemutaran film dokumenter mengenai Pura Agung Besakih.
4. Fasilitas Pendukung
Kawasan ini juga menyediakan toilet serta Wantilan Wiyata Graha dan Bencingah yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan kegiatan, termasuk layanan katering makanan dan minuman serta pertunjukan.
Harga Tiket dan Ketentuan Kunjungan
Kawasan Pura Agung Besakih buka setiap hari pukul 07.00-18.00 WITA dengan rincian harga tiket berikut;
- Pengunjung domestik: Rp80.000 per orang
- Pengunjung mancanegara: Rp150.000 per orang
Tiket tersebut sudah termasuk jasa pemandu wisata lokal, sewa kain sarung yang digunakan saat memasuki area Pura Agung Besakih, serta layanan kendaraan listrik satu kali antar. Setiap pengunjung akan didampingi pemandu wisata lokal selama berada di Kawasan Suci Pura Agung Besakih.
Pengunjung yang sedang mengalami menstruasi tidak diizinkan memasuki area dalam Pura Agung Besakih. Selama berada di kawasan suci, pengunjung juga perlu mengikuti arahan pemandu serta ketentuan yang berlaku.
Catatan: Harga tiket dan ketentuan kunjungan dapat berubah. Periksa informasi terbaru dari pengelola sebelum berkunjung.
Menjaga Kelestarian Kawasan Besakih
Pelestarian lingkungan menjadi salah satu bagian yang ditekankan dalam pengelolaan Kawasan Suci Pura Agung Besakih. Hal ini berkaitan dengan unsur Palemahan dalam konsep Tri Hita Karana yang menekankan hubungan manusia dengan lingkungan.
Pengelola juga memiliki program Besakih Peduli yang mencakup kegiatan kepedulian terhadap lingkungan dan pendidikan. Program tersebut berkaitan dengan kondisi masyarakat di sekitar Gunung Agung yang masih menjalankan kegiatan pertanian, perkebunan, dan peternakan secara tradisional.
Anda dapat ikut menjaga kawasan melalui tindakan sederhana seperti menjaga kebersihan, mengikuti aturan yang berlaku, dan tidak merusak lingkungan maupun fasilitas yang tersedia.
Rencanakan perjalanan Anda untuk mengunjungi Pura Besakih dan destinasi lainnya di Bali dengan AI Plan Your Trip di Indonesia Travel. Selama perjalanan, MaiA juga dapat bantu memberikan informasi mengenai destinasi, aktivitas, dan pilihan transportasi selama Anda di Bali.
Sumber/Referensi:
- Badan Pengelola Fasilitas Kawasan Suci Pura Agung Besakih - https://besakih.org/
- Dinas Pariwisata Provinsi Bali - https://disparda.baliprov.go.id/besakih-temple/2020/04/