Indonesia menyimpan deretan masjid unik yang memadukan kemegahan arsitektur dengan nilai sejarah dan budaya lokal yang kental. Menjelajahi rumah ibadah ini menawarkan pengalaman spiritual sekaligus apresiasi terhadap estetika nusantara yang luar biasa.
Setiap bangunan memiliki filosofi tersendiri, mulai dari desain tradisional hingga konsep modern yang futuristik dan ikonik. Kunjungan ke masjid-masjid ini akan memberikan perspektif baru tentang harmoni seni dan religi di tanah air.
Tips Berkunjung ke Masjid Unik di Indonesia
Sebelum mengunjungi berbagai destinasi masjid unik di Indonesia, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Simak tips-tips berikut:
- Gunakan Pakaian yang Sopan dan Menutup Aurat: Sebagai tempat ibadah, sangat penting untuk mengenakan pakaian yang santun dan rapi sebagai bentuk penghormatan terhadap kesucian masjid.
- Perhatikan Waktu Ibadah Jemaah: Usahakan datang di luar jam salat fardu agar Anda bisa mengeksplorasi keindahan arsitektur tanpa mengganggu kekhusyukan umat yang sedang beribadah.
- Jaga Ketenangan dan Kebersihan Lingkungan: Selalu jaga volume suara dan pastikan tidak meninggalkan sampah apa pun guna menjaga kenyamanan serta kelestarian area bangunan yang bersejarah.
- Minta Izin Sebelum Mengambil Foto: Beberapa masjid memiliki aturan khusus terkait dokumentasi, jadi sebaiknya tanyakan kepada pengurus masjid sebelum memotret interior atau kegiatan di dalamnya.
- Siapkan Alas Kaki yang Mudah Dilepas: Hampir seluruh area utama masjid mewajibkan pengunjung melepas alas kaki, sehingga menggunakan sandal atau sepatu simpel akan sangat memudahkan mobilitas Anda.
Baca Juga: Masjid Raya Baiturrahman: Ikon Wisata Unggulan Banda Aceh
10 Masjid Unik di Indonesia yang Wajib Kamu Kunjungi
Berikut adalah deretan masjid unik di Indonesia yang kesohor karena keunikan dan keindahannya:
1. Masjid Istiqlal, Jakarta
Masjid Istiqlal berdiri megah di pusat ibu kota sebagai masjid terbesar di Asia Tenggara yang mampu menampung hingga 200.000 jemaah dalam satu waktu. Arsitekturnya yang modern dengan dominasi material baja tahan karat dan marmer memberikan kesan mewah sekaligus sangat ikonik.
Keunikan lainnya adalah letaknya yang berseberangan dengan Gereja Katedral, melambangkan kerukunan beragama di Indonesia yang sudah mendunia. Area pelataran masjid ini juga menjadi titik favorit untuk menikmati pemandangan matahari terbenam di tengah cakrawala Jakarta.
Untuk menuju ke sana, Anda bisa menggunakan transportasi umum seperti TransJakarta atau KRL Commuter Line dan turun di Stasiun Juanda yang terletak tepat di seberang masjid.
2. Masjid Raya Sumatra Barat, Padang
Masjid ini memiliki daya tarik utama pada atapnya yang tidak berbentuk kubah bulat, melainkan menyerupai bentuk gonjong Rumah Gadang khas Minangkabau. Dinding luar masjid dihiasi ukiran kaligrafi dan motif kain tenun yang merepresentasikan identitas budaya masyarakat Sumatra Barat yang kuat.
Selain arsitekturnya, masjid ini dirancang tahan gempa dan memiliki filosofi peletakan batu Hajar Aswad yang tercermin pada desain empat sudut atapnya. Kemegahannya menjadikan bangunan ini sebagai mahakarya arsitektur religi yang sangat indah untuk dikagumi secara langsung.
Lokasinya sangat strategis di pusat Kota Padang, tepatnya di Kecamatan Padang Utara, sehingga mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi maupun angkutan kota.
3. Masjid Agung An Nur, Pekanbaru
Masjid Agung An Nur sering dijuluki sebagai Taj Mahal-nya Indonesia karena memiliki struktur bangunan dan kolam panjang di depannya yang menyerupai ikon India tersebut. Perpaduan unsur budaya Melayu, Arab, Turki, dan India menciptakan harmoni visual yang sangat elegan dan menawan.
Interior masjid ini mengadopsi konsep rumah panggung Melayu dengan beranda yang luas, memberikan suasana sejuk dan nyaman bagi setiap pengunjung. Motif kubahnya juga sangat unik karena menyerupai corak kain songket emas yang menjadi kebanggaan masyarakat lokal.
Masjid ini terletak di pusat Kota Pekanbaru dan dapat dicapai dengan mudah dengan taksi daring atau transportasi lokal dari Bandara Sultan Syarif Kasim II.
4. Masjid Al-Irsyad, Padalarang
Dirancang oleh Ridwan Kamil, Masjid Al-Irsyad memiliki bentuk kotak tanpa kubah yang terinspirasi langsung dari kesederhanaan dan kemegahan Ka’bah di Mekkah. Dindingnya tersusun dari ribuan bata berlubang yang membentuk kalimat syahadat dan berfungsi sebagai ventilasi udara alami.
Bagian mihrab atau arah kiblat masjid ini dibuat terbuka tanpa dinding, sehingga jemaah dapat langsung menghadap pemandangan alam perbukitan yang asri. Desain ramah lingkungan ini telah memenangkan berbagai penghargaan arsitektur bergengsi di tingkat internasional.
Dari Bandung, Anda bisa mengunjungi masjid unik ini dengan berkendara menuju kawasan Kota Baru Parahyangan di Padalarang, yang dapat diakses melalui pintu tol Padalarang.
5. Masjid Menara Kudus, Kudus
Masjid Menara Kudus adalah bukti nyata akulturasi budaya Islam dengan arsitektur Hindu-Jawa yang dibangun oleh Sunan Kudus pada abad ke-16. Ciri khas paling menonjol adalah menaranya yang berbentuk menyerupai candi serta gerbang masuk yang mirip gapura pura di Bali.
Elemen toleransi juga terlihat pada pancuran wudhu yang berjumlah delapan, mengadopsi simbol 'Delapan Jalan Kebenaran' dalam ajaran Buddha. Keunikan ini menjadikan Masjid Menara Kudus sebagai simbol harmoni keberagaman budaya nusantara yang sangat bersejarah.
Masjid ini berlokasi di Desa Kauman, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, dan dapat diakses dengan bus antarkota atau kendaraan pribadi dari arah Semarang.
6. Masjid Agung Banten, Serang
Sebagai salah satu masjid tertua di Indonesia, Masjid Agung Banten memiliki gaya arsitektur unik dengan atap bertumpuk lima yang menyerupai pagoda Tiongkok. Bangunan ini mencerminkan perpaduan budaya lokal Banten dengan pengaruh arsitektur asing yang dibawa oleh para pedagang masa lalu.
Di dalam kompleks masjid, pengunjung juga dapat berziarah ke makam para sultan Banten dan melihat menara kuno yang menjulang tinggi di sisi timur. Suasana sejarah yang kental membuat kunjungan ke sini terasa seperti melakukan perjalanan kembali ke masa kejayaan Kesultanan Banten.
Lokasinya berada di Desa Banten Lama, Serang, yang dapat ditempuh melalui perjalanan darat selama kurang lebih dua jam dari Jakarta melalui jalan tol.
7. Masjid Muhammad Cheng Ho, Surabaya
Masjid ini memiliki tampilan visual yang sangat mirip dengan kelenteng karena didominasi oleh warna merah, hijau, dan kuning khas arsitektur Tiongkok. Pembangunannya ditujukan untuk menghormati Laksamana Cheng Ho yang berjasa menyebarkan agama Islam di nusantara pada masa lampau.
Atap masjid berbentuk persegi delapan yang melambangkan angka keberuntungan, sementara detail ornamennya merupakan perpaduan harmonis antara budaya Arab dan Tionghoa. Keunikan ini menjadikan Masjid Cheng Ho sebagai salah satu destinasi religi yang paling banyak difoto oleh wisatawan.
Terletak di Jalan Gading, Surabaya, Anda bisa menuju ke sana dengan mudah menggunakan bus Suroboyo, taksi, maupun transportasi daring lainnya dari pusat kota.
8. Masjid Darul Amin, Palangkaraya
Masjid Darul Amin mengusung konsep rumah panggung khas Kalimantan yang terletak di tepian Sungai Kahayan, menawarkan pemandangan air yang sangat tenang. Kubahnya yang berbentuk kerucut berwarna hijau cerah menjadi ciri khas yang kontras dengan latar belakang langit biru Palangkaraya.
Dari teras masjid, pengunjung dapat bersantai sambil menikmati keindahan jembatan Kahayan yang megah dan suasana taman Pasuk Kameloh yang rapi. Lokasinya yang dekat dengan Tugu Soekarno menjadikannya titik pusat wisata sejarah dan religi yang sangat strategis bagi para pelancong.
Masjid ini berada di Jalan S. Parman, Palangkaraya, dan dapat dijangkau dengan jalan kaki singkat atau berkendara dari area pusat kota atau kawasan pasar.
Baca Juga: Mandalika: Kepingan Surga Budaya dan Alam Tersembunyi di Lombok, NTB
9. Masjid Raya Nurul Bilad, Lombok
Masjid yang berlokasi di kawasan Mandalika ini didesain dengan mengikuti bentuk arsitektur Masjid Kuno Bayan yang sudah berdiri sejak abad ke-12. Atapnya yang berbentuk limas kayu memberikan kesan tradisional dan membumi di tengah fasilitas modern yang ada di sekitarnya.
Meskipun tampak tradisional, interior masjid ini sangat mewah dan lapang, menjadikannya pusat kegiatan religi utama bagi wisatawan di Lombok Selatan. Material yang digunakan sebagian besar berasal dari sumber daya lokal, mencerminkan kearifan lokal masyarakat Sasak yang tetap terjaga.
Lokasinya berada tepat di dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, sehingga sangat mudah diakses oleh wisatawan yang sedang berlibur di sekitar sirkuit.
10. Masjid 99 Kubah, Makassar
Masjid ini menjadi ikon ibu kota Sulawesi Selatan dengan deretan 99 kubah kecil berwarna cerah yang melambangkan asmaul husna atau nama-nama Allah. Arsitekturnya yang spektakuler terlihat sangat kontras dan cantik saat disandingkan dengan panorama laut di depan kawasan Center Point of Indonesia.
Momen terbaik untuk berkunjung adalah saat senja, ketika cahaya lampu masjid mulai menyala dan berpadu dengan semburat langit oranye di Pantai Losari. Keindahan desainnya yang artistik menjadikan masjid ini sebagai salah satu karya arsitektur religi paling fotogenik di Indonesia bagian Timur.
Anda bisa menuju lokasi masjid ini dengan berjalan kaki dari Anjungan Pantai Losari atau menggunakan kendaraan melintasi jembatan menuju kawasan reklamasi CPI.
Baca Juga: Museum Masjid Agung Demak
Dapatkan rekomendasi masjid unik lainnya dan tips perjalanan religi yang mendalam dari MaiA, asisten perjalanan pintar yang siap menemani petualangan spiritual Anda.
Gunakan fitur AI Plan Your Trip untuk menyusun rencana kunjungan ke berbagai destinasi religi di Indonesia agar liburan Anda menjadi lebih efisien dan berkesan.