MaiA ai-icon

Informasi

Olahraga Ekstrem di Lombok Barat: Mekaki dan Desert Point

Image Contributor: Shutterstock/keywordphil

Wilayah Sekotong di Kabupaten Lombok Barat memiliki bentang pesisir yang mencakup pantai, teluk, perbukitan, serta pulau-pulau kecil.

Kondisi geografis tersebut mendukung berbagai aktivitas wisata bahari, termasuk selancar, menyelam, dan sejumlah olahraga ekstrem di Lombok.

Dua kawasan yang dikenal untuk aktivitas tersebut adalah Pantai Mekaki di Desa Pelangan dan kawasan Bangko-Bangko atau Desert Point di Desa Batu Putih. 

Pantai Mekaki dan Aktivitas Olahraga Bahari

Pantai Mekaki atau Teluk Mekaki berada di Desa Pelangan, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat. Kawasan ini memiliki garis pantai berpasir terang yang menghadap laut terbuka dan dikelilingi perbukitan.

Pemkab Lombok Barat mencatat Pantai Mekaki sebagai salah satu kawasan wisata alam di Sekotong bersama Bangko-Bangko dan sejumlah gili di sekitarnya.

Selain karakter pantainya, kawasan Mekaki juga memiliki potensi untuk aktivitas luar ruang dan wisata bahari. Namun, kondisi gelombang, angin, arus, serta akses ke sejumlah titik perlu diperhitungkan sebelum melakukan aktivitas di laut.

1. Paralayang dari Perbukitan Mekaki

Perbukitan di belakang Pantai Mekaki pernah dimanfaatkan sebagai titik aktivitas paralayang. Dari kawasan yang lebih tinggi, bentang Teluk Mekaki dan pesisir Sekotong dapat terlihat dari atas.

Paralayang termasuk olahraga yang sangat bergantung pada kecepatan dan arah angin, kondisi cuaca, serta karakter lokasi lepas landas dan pendaratan. 

Oleh karena itu, aktivitas ini perlu dilakukan dengan operator atau instruktur berpengalaman serta perlengkapan keselamatan yang sesuai.

2. Menyelam di Perairan Sekotong

Perairan Sekotong juga memiliki potensi untuk kegiatan menyelam. Pemerintah Kabupaten Lombok Barat memasukkan diving sebagai salah satu bentuk wisata bahari yang dapat dikembangkan di wilayah pesisirnya.

Di sekitar Desa Pelangan juga terdapat sejumlah pulau kecil, termasuk Gili Layar dan Gili Rengit. Kegiatan menyelam sebaiknya dilakukan berdasarkan tingkat sertifikasi dan pengalaman penyelam.

Kondisi arus, gelombang, jarak pandang bawah air, cuaca, dan akses menuju titik penyelaman perlu diperiksa sebelum aktivitas dilakukan.

3. Spearfishing

Spearfishing merupakan metode menangkap ikan dengan menyelam dan menggunakan alat berupa tombak atau speargun.

Aktivitas ini berbeda dari memancing biasa karena dilakukan di dalam air dan membutuhkan kemampuan menyelam, pengendalian napas, serta pemahaman terhadap kondisi laut.

Spearfishing juga harus memperhatikan ketentuan mengenai kawasan konservasi dan jenis biota yang dilindungi. Penangkapan tidak boleh dilakukan terhadap spesies yang dilindungi maupun pada lokasi yang melarang kegiatan tersebut.

Aktivitas ini sebaiknya hanya dilakukan oleh orang berpengalaman dengan pendamping yang memahami kondisi perairan setempat karena memiliki risiko tinggi.

Baca Juga: 10 Aktivitas di Objek Wisata Lombok untuk Perjalanan Seru!

Desert Point, Lokasi Selancar di Lombok Barat

Bangko-Bangko atau Desert Point berada di ujung barat daya Pulau Lombok, di kawasan Desa Batu Putih, Kecamatan Sekotong.

Bangko-Bangko dan Desert Point sebagai daya tarik wisata di wilayah tersebut. Sebagian kawasan Bangko-Bangko juga berstatus Taman Wisata Alam dengan tipe ekosistem hutan pantai.

Kawasan ini terutama dikenal karena kondisi ombaknya. Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menyebut Bangko-Bangko memiliki gelombang yang pecah ke kiri atau left-hand wave, karakter yang menjadikannya dikenal di kalangan peselancar.

Karakter Ombak Desert Point

Desert Point merupakan reef break, yaitu gelombang yang pecah di atas dasar terumbu. Ombaknya bergerak ke kiri dan dalam kondisi tertentu dapat membentuk bagian gelombang panjang dan berongga (barrel).

Panduan selancar menempatkan Desert Point sebagai lokasi untuk peselancar tingkat lanjut karena ombaknya cepat, dasar karang yang dangkal, serta potensi arus kuat.

Karakter tersebut membuat Desert Point berbeda dari pantai yang digunakan untuk belajar selancar. Peselancar perlu memahami kondisi pasang surut, arah gelombang, angin, arus, dan posisi terumbu sebelum masuk ke air.

Waktu untuk Berselancar

Kondisi selancar Desert Point umumnya lebih mendukung pada musim kemarau. Sejumlah panduan selancar mencatat periode sekitar Mei hingga Oktober sebagai musim utama. 

Pada momentum ini, gelombang besar dari selatan hingga barat daya dapat mencapai kawasan tersebut dan angin tenggara dapat menghasilkan kondisi yang mendukung pembentukan ombak.

Meski demikian, kualitas ombak tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan bulan. Pasang surut, arah dan periode swell, kecepatan angin, serta cuaca perlu diperiksa pada hari aktivitas dilakukan.

Lokasi dan Akses ke Mekaki dan Desert Point

Pantai Mekaki berada di Desa Pelangan, sedangkan Desert Point berada di Desa Batu Putih. Keduanya termasuk wilayah Kecamatan Sekotong di pesisir barat daya Lombok. 

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat mencatat Pantai Mekaki sekitar 58 km dari Kota Mataram dan terhubung dengan jalur Lembar–Sekotong–Blongas–Mekaki–Pelangan.

Kawasan Sekotong dapat dicapai melalui perjalanan darat dari Mataram maupun Pelabuhan Lembar. Kondisi akses menuju titik aktivitas tertentu dapat berbeda, terutama pada kawasan pantai dan pesisir yang jauh dari jalan utama.

Pemeriksaan kondisi jalan, cuaca, serta ketersediaan pemandu atau operator lokal sebaiknya dilakukan sebelum keberangkatan.

Baca Juga: 10 Hotel di Mandalika Buat Liburan di Lombok Makin Nyaman

Tips Melakukan Olahraga Ekstrem di Lombok

Olahraga ekstrem memerlukan persiapan yang lebih matang karena kondisi cuaca, medan, dan perairan dapat berubah. Beberapa hal berikut perlu diperhatikan sebelum melakukan aktivitas:

  • Periksa kondisi cuaca dan alam

    Pantau prakiraan cuaca, gelombang, pasang surut, arah angin, dan arus sesuai jenis aktivitas yang akan dilakukan.

  • Sesuaikan aktivitas dengan kemampuan

    Desert Point, misalnya, memiliki karakter reef break dan lebih sesuai untuk peselancar berpengalaman.

  • Gunakan perlengkapan keselamatan

    Pastikan peralatan selancar, menyelam, paralayang, atau aktivitas lainnya dalam kondisi baik dan sesuai standar keselamatan.

  • Gunakan operator atau pemandu berpengalaman

    Pendamping lokal dapat membantu memberikan informasi mengenai kondisi medan, perairan, serta prosedur keselamatan di lokasi.

  • Patuhi ketentuan konservasi

    Hindari merusak atau menginjak terumbu karang, mengganggu satwa, serta menangkap biota yang dilindungi.

  • Periksa akses menuju lokasi

    Beberapa titik aktivitas di kawasan Sekotong berada jauh dari jalan utama sehingga kondisi jalan dan sarana transportasi perlu diketahui sebelum berangkat.

Ingin menyusun perjalanan ke Sekotong sekaligus menentukan destinasi lain di Lombok? Gunakan AI Plan Your Trip untuk menyusun rute perjalanan berdasarkan lokasi, waktu, dan aktivitas yang ingin dilakukan.

Untuk mencari informasi tambahan mengenai pantai, aktivitas bahari, serta destinasi lain di Nusa Tenggara Barat, gunakan MaiA sebagai pendamping untuk memperoleh referensi perjalanan sesuai kebutuhan.

 

Referensi:

  • Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat – Buku Profil Pariwisata
    https://dispar.lombokbaratkab.go.id/media/BUKU_PROFIL_DISPAR_TAHUN_2023.pdf
  • Pemerintah Kabupaten Lombok Barat – Objek Wisata
    https://lombokbaratkab.go.id/fasilitas-daerah-2/objek-wisata/
  • Pemerintah Kabupaten Lombok Barat – Wisata Pantai Pemalikan Sekotong
    https://lombokbaratkab.go.id/wisata-pantai-pemalikan-sekotong/
  • Ditjen KSDAE – Statistik Kawasan Konservasi
    https://ksdae.menlhk.go.id/assets/publikasi/STATISTIK%20DITJEN%20KSDAE%202022.pdf
  • Lombok Wave Guide – Desert Point
    https://selongselo.com/downloads/Lombok_Wave_Guide.pdf

INSIGHT

Ide Perjalanan

Andau Dive Resort, Solusi Liburan Eksklusif di Raja Ampat

Andau Dive Resort, Solusi Liburan Eksklusif di Raja Ampat

Pinisi Sulawesi Selatan: Sejarah, Budaya, dan Wisata Bahari

Pinisi Sulawesi Selatan: Sejarah, Budaya, dan Wisata Bahari

9 Gugusan Pulau di Labuan Bajo, Rumah Satwa Langka dan Hewan Endemik

9 Gugusan Pulau di Labuan Bajo, Rumah Satwa Langka dan Hewan Endemik