Para penyuka senja dan penikmat keindahan bahari pasti akan betah berlama-lama menghabiskan kala di pulau-pulau kecil Desa Sekotong Barat, Lombok Barat. Setidaknya ada lima pulau atau gili yang berlokasi di sekitar wilayah ini yaitu Gili Nanggu, Gili Kedis, Gili Sudak, Gili Tangkong, dan Gili Gede Indah.
Mengapa Kamu Wajib Mengunjungi Desa Sekotong Barat?
Desa Sekotong Barat adalah desa pesisir di Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Letaknya di bagian barat daya Pulau Lombok dan dikelilingi laut di tiga sisi.
Sebagai gerbang utama wisata Lombok Barat, Desa Sekotong Barat menjadi titik keberangkatan favorit wisatawan yang hendak menjelajahi gugusan gili cantik di kawasan tersebut. Dalam bahasa Sasak, kata "gili" berarti pulau kecil. Istilah ini melekat pada puluhan pulau mungil yang bertebaran di perairan sekitar desa ini.
Daya tarik utama pulau-pulau di Desa Sekotong Barat terletak pada pasir putihnya yang halus, air laut jernih kebiruan, serta terumbu karang yang masih terjaga. Wisatawan dapat berenang, snorkeling, menyelam, atau sekadar bersantai di bawah pohon kelapa sambil menyaksikan aktivitas nelayan setempat. Perahu bermesin tempel dari Pelabuhan Tawun menjadi moda transportasi utama untuk berpindah dari satu gili ke gili lainnya.
Kecamatan Sekotong memiliki wilayah terluas di Kabupaten Lombok Barat dan menyimpan puluhan pulau kecil di sepanjang garis pantainya. Sebagian gili di kawasan ini bahkan telah ditetapkan sebagai Taman Wisata Perairan (TWP) Gita Nada oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan sejak 2018.
Menuju Gili-Gili Cantik di Desa Sekotong Barat
Setidaknya ada lima gili populer yang bisa disinggahi wisatawan saat berkunjung ke Desa Sekotong Barat dan sekitarnya. Masing-masing gili punya karakter dan daya tariknya sendiri.
1. Gili Nanggu
Gili Nanggu menjadi salah satu gili paling dikenal wisatawan, bahkan ditata sebagai destinasi bulan madu yang syar'i. Di sini terdapat delapan cottage khusus pasangan pengantin dan restoran yang menyajikan makanan halal. Suasananya tenang dan romantis, dengan ombak landai dan air laut jernih tempat ikan-ikan terlihat jelas dari permukaan.
Gili Nanggu juga merupakan bagian dari kawasan konservasi Taman Wisata Perairan (TWP) Gita Nada yang ditetapkan Kementerian Kelautan dan Perikanan, bersama Gili Tangkong dan Gili Sudak. Status ini menjadikan perairan sekitar Gili Nanggu tetap terjaga kelestariannya untuk aktivitas snorkeling dan menyelam.
2. Gili Kedis
Gili Kedis terletak di sebelah barat Desa Sekotong Tengah, Dusun Batu Kijuk, sekitar 1.000 meter dari daratan. Pantainya berpasir putih yang oleh sebagian orang dianggap lebih halus dari Pantai Senggigi. Keunikan gili ini ialah gelombang lautnya yang nyaris tenang seperti danau.
Kondisinya masih bersih dan alami. Bahkan menurut penuturan warga setempat, Gili Kedis pernah dijadikan lokasi syuting film asing karena keindahannya yang belum banyak tersentuh pembangunan.
3. Gili Sudak
Gili Sudak masuk dalam gugusan TWP Gita Nada bersama Gili Nanggu dan Gili Tangkong. Kawasan konservasi bahari ini menyimpan lebih dari 379 spesies ikan karang dan 15 famili karang keras di perairannya. Gili Sudak menawarkan pengalaman snorkeling dan menyelam di taman bawah laut yang masih alami.
Pantainya yang berpasir putih dan tenang membuat Gili Sudak kerap menjadi salah satu titik berhenti favorit dalam paket wisata island hopping di Sekotong Barat.
4. Gili Tangkong
Gili Tangkong merupakan pulau kecil nan alami yang masih jarang dikunjungi wisatawan, menjadikannya pilihan tepat bagi yang mencari suasana pantai lebih sepi. Sebagai bagian dari kawasan konservasi Gita Nada, gili ini turut dilindungi demi menjaga kelestarian ekosistem lautnya.
Dari Gili Tangkong, wisatawan juga bisa menjangkau deretan pantai eksotis di sekitarnya seperti Pantai Elak-elak, Pantai Mekaki, dan Pantai Bangko-bangko. Pantai-pantai tersebut lengkap dengan formasi karang yang artistik untuk latar berfoto atau sekadar dinikmati keindahannya.
5. Gili Gede Indah
Gili Gede menjadi salah satu pulau terbesar di gugusan gili Sekotong Barat, dengan panjang sekitar empat kilometer dan suasana kehidupan nelayan yang masih kental. Wisatawan dapat menjelajahi garis pantainya dengan berjalan kaki atau menyewa perahu nelayan setempat, sekaligus menikmati aktivitas snorkeling dan berenang.
Penduduk Gili Gede dikenal ramah, termasuk kepada anak-anak wisatawan. Tersedi juga sejumlah penginapan serta restoran dengan harga relatif terjangkau bagi yang ingin bermalam di pulau ini.
Tips Sebelum Berwisata ke Pulau atau Gili
Agar kunjungan Anda semakin nyaman dan berkesan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengunjungi sebuah pulau atau gili wisata.
- Cek fasilitas apa saja, termasuk pusat kesehatan terdekat. Pastikan mencari tahu fasilitas yang tersedia di pulau tujuan sebelum berangkat, karena tidak semua gili memiliki fasilitas yang lengkap atau mumpuni.
- Cek sinyal. Periksa lebih dulu apakah pulau yang dituju terjangkau sinyal seluler, agar tetap bisa berkomunikasi selama berada di sana.
- Bawa makanan dan minuman secukupnya. Siapkan bekal makanan dan air bersih yang cukup, terutama jika mengunjungi gili kecil dan sepi penduduk yang variasi makanannya terbatas.
- Buang sampah pada tempatnya dan tidak merusak alam. Bila tidak ada tempat sampah, selalu bawa kembali sampah yang dihasilkan selama berwisata. Jangan pernah membuangnya sembarangan, terutama di pulau yang masih asri.
- Bawa dan pakai sunscreen. Gunakan tabir surya secara berkala, idealnya setiap empat jam sekali, untuk mencegah kulit terbakar akibat sengatan matahari di kawasan pantai.
Semakin tertarik menjelajahi berbagai destinasi wisata di Lombok? Ini waktunya Anda menyusun rencana perjalanan menggunakan AI Plan Your Trip untuk menyusun itinerary perjalanan di Lombok sesuai minat dan durasi liburan Anda.
Wisata Alam Populer Lain di Lombok
Selain gugusan gili di Sekotong Barat, Lombok menyimpan banyak destinasi wisata alam lain yang tak kalah memesona dan layak masuk daftar kunjungan Anda.
1. Pink Beach Lombok
Pantai Pink, dulu dikenal sebagai Pantai Tangsi, berlokasi di Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, berjarak sekitar 82 kilometer atau sekitar dua jam perjalanan darat dari Kota Mataram. Tiket masuknya terjangkau dengan harga mulai dari Rp25.000 per orang. Pilihan aksesnya bisa melalui jalur darat langsung atau jalur laut dari Pelabuhan Tanjung Luar menggunakan perahu.
2. Taman Nasional Gunung Rinjani
Bagi pencinta trekking, Taman Nasional Gunung Rinjani menawarkan jalur pendakian populer seperti Sembalun, Senaru, dan Torean menuju Danau Segara Anak. Tarif tiket masuk terbaru mulai dari Rp50.000 per kelas jalur. Hal tersebut mengikuti aturan Peraturan Menteri Kehutanan RI Nomor 17 Tahun 2025.
3. Air Terjun Tiu Kelep
Air Terjun Tiu Kelep berada di Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Lombok Utara, tak jauh dari Air Terjun Sendang Gile yang sama-sama dialiri air dari Danau Segara Anak Gunung Rinjani. Tiket masuknya hanya Rp10.000 per orang, dengan jarak tempuh sekitar 2,5 jam berkendara sejauh 86 kilometer dari Kota Mataram.
4. Gili Air
Gili Air menjadi salah satu dari tiga gili populer di utara Lombok yang bisa dicapai melalui Pelabuhan Bangsal di Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, menggunakan public boat, fast boat, maupun speed boat. Di sini wisatawan bisa snorkeling, menyelam, atau bersantai di pantai berpasir putih tanpa keramaian kendaraan bermotor.
5. Lombok Wildlife Park
Lombok Wildlife Park di Desa Sigar Penjalin, Lombok Utara, menjadi taman margasatwa yang cocok untuk wisata keluarga, dengan koleksi ratusan satwa dari berbagai negara. Tiket masuk reguler mulai dari Rp100.000 untuk dewasa dan Rp75.000 untuk anak-anak, ditambah paket interaksi seperti memandikan gajah atau berinteraksi dengan orang utan.
Gugusan gili di Desa Sekotong Barat membuktikan bahwa Lombok Barat menyimpan pesona bahari yang tak kalah menawan dari destinasi populer lainnya di NTB. Ditambah ragam wisata alam lain, Lombok layak menjadi tujuan liburan berikutnya.
Anda masih membutuhkan inspirasi tambahan mengenai desa terbaik untuk dikunjungi, waktu terbaik untuk datang, atau aktivitas yang paling sesuai dengan gaya perjalanan Anda? Jangan khawatir, tanyakan semuanya pada MaiA yang siap membantu menjawab semua pertanyaan Anda secara cepat dan tepat.
Sumber/Referensi:
- https://lombokbaratkab.go.id/desa/desa-sekotong-barat.html
- https://travel.kompas.com/read/2016/02/12/110900227/Sekotong.Surga.Bahari.di.Barat.Lombok?page=all
- https://lombokbaratkab.go.id/gili-nanggu-wisata-bulan-madu-halal/
- https://kawanusa.ntbprov.go.id/pages/gita-nada-gili-tangkong-gili-nangu-gili-sudak
- https://lombokbaratkab.go.id/gili-kedis-sepotong-surga-di-lombok-barat/
- https://jadesta.kemenpar.go.id/desa/gili_gede_indah
- https://travel.detik.com/travel-tips/d-2483351/aneka-tips-penting-liburan-ke-pulau
- https://regional.kompas.com/read/2022/06/09/163217978/pantai-pink-lombok-daya-tarik-lokasi-biaya-dan-rute?page=all
- https://travel.kompas.com/read/2020/06/18/191500627/liburan-ke-lombok-jangan-lupa-ke-gili-air?page=all
- https://www.rinjaninationalpark.id/detail/kenaikan-kelas-dan-tarif-tiket-pendakian-gunung-rinjani
- https://travel.kompas.com/read/2024/11/26/210939027/air-terjun-tiu-kelep-lombok-utara-harga-tiket-jam-buka-dan-lokasi
- https://www.detik.com/bali/wisata/d-7028823/lombok-wildlife-park-lokasi-daya-tarik-aktivitas-seru-harga-tiket