Image Contributor: Shutterstock/bayu pamungkas
Pantai tersembunyi di Banyuwangi tersebar di kawasan pesisir ujung timur Pulau Jawa yang menghadap Selat Bali dan Samudra Hindia.
Sejumlah pantai tersebut berada di kawasan Taman Nasional (TN) Meru Betiri dan TN Alas Purwo, dengan karakter bentang alam dan ekosistem yang beragam.
7 Pantai Tersembunyi di Banyuwangi yang Wajib Dikunjungi
Berikut adalah deretan pantai tersembunyi di Banyuwangi dengan karakter alam dan aktivitas yang berbeda:
1. Pantai Pulau Merah
Pantai Pulau Merah berada di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Ciri utamanya adalah bukit kecil di dekat garis pantai yang dapat didekati dengan berjalan kaki ketika kondisi air laut surut.
Dokumen Pemerintah Kabupaten Banyuwangi juga mencatat pantai ini memiliki garis pantai berpasir dan ombak yang dimanfaatkan untuk kegiatan selancar.
Pulau Merah merupakan salah satu destinasi wisata di Banyuwangi bagian selatan. Selain selancar, kawasan pantainya dapat digunakan untuk menikmati bentang pesisir.
Pengunjung tetap perlu memperhatikan kondisi ombak dan mengikuti arahan petugas ketika beraktivitas di dekat laut.
Cara Menuju Pantai Pulau Merah:
Pantai Pulau Merah berada sekitar 70 km di selatan pusat Kota Banyuwangi. Perjalanan darat dapat diarahkan menuju Kecamatan Pesanggaran dan dilanjutkan ke Desa Sumberagung melalui jalan darat.
2. Pantai Wedi Ireng
Pantai Wedi Ireng juga berada di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, dan termasuk dalam kawasan destinasi yang sama dengan Pulau Merah, Pantai Mustika, dan Pancer. Namanya berasal dari bahasa Jawa, yaitu wedi yang berarti pasir dan ireng yang berarti hitam.
Pantai ini memiliki bentang pesisir yang relatif tersembunyi dibandingkan Pulau Merah. Dokumen Pemkab Banyuwangi secara resmi memasukkan Pantai Wedi Ireng sebagai salah satu daya tarik wisata di Desa Sumberagung.
Cara Menuju Pantai Wedi Ireng:
Salah satu titik akses menuju Wedi Ireng berada di sekitar Pantai Mustika. Pantai Mustika sendiri terletak di Dusun Pancer dan berada sekitar 2–4 km dari Pulau Merah. Akses lanjutan menuju Wedi Ireng perlu menyesuaikan kondisi jalur darat maupun jalur laut.
3. Pantai Sukamade
Pantai Sukamade merupakan bagian dari TN Meru Betiri dan dikenal sebagai lokasi pendaratan serta peneluran penyu. Sukamade merupakan kawasan konservasi, aktivitas pengunjung mengikuti tata tertib dan arahan petugas.
Empat jenis penyu tercatat pernah menggunakan kawasan ini, yaitu penyu hijau (Chelonia mydas), penyu sisik (Eretmochelys imbricata), penyu lekang (Lepidochelys olivacea), dan penyu belimbing (Dermochelys coriacea).
Penyu hijau menjadi jenis yang paling sering mendarat. Pengelola taman nasional menyediakan kegiatan pengamatan penyu bertelur pada malam hari dan pelepasan tukik pada waktu yang ditentukan.
Cara Menuju Pantai Sukamade:
Sukamade berada di wilayah Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran. Akses darat menuju kawasan ini melewati jalur dengan kondisi yang dapat menantang dan memerlukan perencanaan kendaraan yang memadai.
Informasi akses, pendaftaran, tarif, dan tata tertib terbaru tersedia melalui panduan resmi Balai TN Meru Betiri.
Baca Juga: 11 Tempat Wisata Banyuwangi Terpopuler untuk Liburan Seru
4. Teluk Hijau
Teluk Hijau atau Green Bay berada di Desa Sarongan dan termasuk dalam kawasan TN Meru Betiri. Pantai ini memiliki teluk dengan kawasan hutan dan menjadi Objek Daya Tarik Wisata Alam yang dikelola taman nasional bersama Sukamade dan Rajegwesi.
Di sekitar pantai juga terdapat aliran air tawar berupa air terjun kecil. Sebagai bagian dari kawasan konservasi, pengunjung perlu menjaga kebersihan serta tidak mengganggu satwa liar yang mungkin ditemukan di sekitar kawasan.
Cara Menuju Teluk Hijau:
Teluk Hijau dapat dicapai melalui kawasan Rajegwesi. Salah satu aksesnya menggunakan perahu masyarakat dari Pantai Rajegwesi, dengan waktu perjalanan sekitar 20 menit. Penggunaan jaket pelampung menjadi bagian penting dari keselamatan perjalanan laut.
5. Teluk Banyu Biru
Teluk Banyu Biru merupakan destinasi bahari di kawasan TN Alas Purwo. Perairannya dikenal memiliki kejernihan yang mendukung aktivitas snorkeling dan pengamatan ekosistem bawah laut.
Balai TN Alas Purwo juga mencatat pengembangan wisata di kawasan ini melibatkan kelompok masyarakat setempat.
Aktivitas wisata di Banyu Biru perlu dilakukan dengan memperhatikan perlindungan terumbu karang. Pengunjung sebaiknya menghindari kontak langsung dengan karang serta mengikuti ketentuan kawasan konservasi.
Cara Menuju Teluk Banyu Biru:
Akses ke Teluk Banyu Biru dilakukan melalui jalur laut. Lokasinya berada dalam kawasan TN Alas Purwo, jadi pengunjung perlu memeriksa informasi kunjungan dan ketentuan akses terbaru dari pengelola taman nasional sebelum keberangkatan.
6. Pantai Parang Ireng
Parang Ireng merupakan kawasan pantai di TN Alas Purwo yang dikenal karena kombinasi pasir dan formasi batuan berwarna gelap. Nama Parang Ireng secara harfiah merujuk pada batu atau karang berwarna hitam.
Informasi dan fasilitas wisata di Parang Ireng relatif terbatas. Perjalanan sebaiknya mengikuti jalur yang diizinkan serta arahan petugas TN Alas Purwo, karena berada di kawasan konservasi dan aksesnya tidak selalu mudah dikenali.
Cara Menuju Pantai Parang Ireng:
Akses kawasan Alas Purwo dari Banyuwangi dapat diarahkan melalui Kecamatan Tegaldlimo menuju pintu masuk taman nasional. Dari sana, perjalanan menuju titik pantai perlu disesuaikan dengan jalur kunjungan yang sedang dibuka oleh pengelola.
7. Pantai Plengkung atau G-Land
Pantai Plengkung berada di TN Alas Purwo dan dikenal secara internasional dengan nama G-Land. Pantai ini memiliki gelombang Samudra Hindia yang menjadikannya salah satu lokasi selancar utama di Banyuwangi.
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi juga mencatat Plengkung sebagai salah satu destinasi wisata alam unggulan daerah.
Karakter ombak Plengkung lebih sesuai bagi peselancar yang telah memiliki pengalaman dan kemampuan memadai. Selain selancar, kawasan ini merupakan bagian dari ekosistem taman nasional sehingga kegiatan wisata tetap harus mengikuti ketentuan konservasi.
Cara Menuju Pantai Plengkung:
Pantai Plengkung dapat diakses melalui kawasan TN Alas Purwo. Perjalanan darat dari Kota Banyuwangi diarahkan menuju Kecamatan Tegaldlimo sebelum memasuki kawasan taman nasional.
Baca Juga: 5 Lokasi yang Wajib Datangi untuk Beli Oleh-oleh di Banyuwangi
Tips Mengunjungi Pantai di Banyuwangi
Karakter akses dan kondisi alam ketujuh pantai tersebut berbeda. Pantai di dalam kawasan taman nasional juga memiliki aturan kunjungan yang lebih ketat karena fungsi utamanya sebagai kawasan konservasi.
- Periksa cuaca dan kondisi gelombang sebelum menuju pantai.
- Gunakan pemandu atau layanan transportasi setempat untuk destinasi dengan akses terbatas.
- Patuhi petunjuk petugas di TN Meru Betiri dan TN Alas Purwo.
- Jangan berenang di area yang telah diberi larangan. Pada kondisi tertentu, pengelola TN Meru Betiri memasang larangan berenang karena faktor keselamatan.
- Jangan memberi makan, menyentuh, atau mengganggu satwa liar.
- Hindari menginjak atau mengambil terumbu karang dan biota laut.
- Bawa kembali sampah dan pertahankan kondisi alami kawasan yang dikunjungi.
Ingin memasukkan beberapa pantai di Banyuwangi dalam satu perjalanan? Gunakan AI Plan Your Trip untuk menyusun rute berdasarkan waktu perjalanan serta pantai dan destinasi lain yang ingin dikunjungi.
Untuk mencari informasi tambahan mengenai destinasi alam, aktivitas, dan perjalanan di sekitar Banyuwangi, gunakan MaiA sebagai pendamping untuk menemukan referensi yang sesuai dengan kebutuhan perjalanan.
Referensi:
- Pemerintah Kabupaten Banyuwangi – RPJMD Kabupaten Banyuwangi
https://banyuwangikab.go.id/media/dokumen/perencanaan/RPJMD_Kabupaten_Banyuwangi_Perubahan_2016-2021.pdf
- Pemerintah Kabupaten Banyuwangi – Rencana Pembangunan Kawasan Perdesaan Sukamade
https://jdih.banyuwangikab.go.id/perbup/download/2000851/PERBUP%20NO%2057%20TAHUN%202021_compressed.pdf
- Taman Nasional Meru Betiri – Panduan Wisata Pantai Sukamade
https://merubetiri.id/website/detailblog/16
- Taman Nasional Meru Betiri – Konservasi Penyu Sukamade
https://merubetiri.id/website/detailnews/163
- Ditjen KSDAE – Teluk Banyu Biru dan Taman Nasional Alas Purwo
https://ksdae.menlhk.go.id/berita/601/tn-alas-purwo-kembali-menjadi-stand-terbaik-di-majapahit-travel-fair-2017.html