MaiA ai-icon

Informasi

Dataran Tinggi Dieng: Daya Tarik, 5 Lokasi Wisata Sekitar Kawasan Dieng, dan Tips Berwisata di Dataran Tinggi Dieng

Image contributor: https://www.shutterstock.com/g/Heru+Kecu 

Dataran Tinggi Dieng merupakan kawasan pegunungan vulkanik yang berada di wilayah Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Kawasan ini memiliki karakter geografis berupa dataran tinggi, kompleks gunung api, kawah, telaga, serta peninggalan cagar budaya. Ketinggiannya yang mencapai sekitar 2.000 meter di atas permukaan laut membuat Dieng memiliki kondisi udara yang relatif sejuk hingga dingin.

Selain memiliki bentang alam vulkanik, Dieng juga mempunyai nilai sejarah dan budaya. Kawasan percandian Dieng menjadi salah satu bukti keberadaan peradaban Mataram Kuno di Jawa. Pada 2025, kawasan Dieng secara resmi ditetapkan sebagai Geopark Nasional melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 172.K/GL.01/MEM.G/2025. Penetapan tersebut mencakup situs keragaman geologi, keanekaragaman hayati, dan keragaman budaya di wilayah Wonosobo dan Banjarnegara.

Daya Tarik

Daya tarik utama Dataran Tinggi Dieng terletak pada perpaduan antara geologi, alam, sejarah, dan budaya dalam satu kawasan. Dari sisi geologi, Dieng merupakan kompleks vulkanik dengan berbagai bentuk bentang alam yang terbentuk akibat aktivitas gunung api. Badan Geologi Kementerian ESDM mencatat sejumlah situs warisan geologi di kawasan Dieng, termasuk Telaga Warna, Kompleks Kawah Sikidang, Telaga Merdada, Kawah Sileri, dan Sumur Jalatunda.

Fenomena vulkanik menjadi salah satu karakter penting kawasan ini. Kawah Sikidang, misalnya, masih memperlihatkan aktivitas hidrotermal berupa uap, gas, dan air panas. Fenomena tersebut menjadi bagian dari rekaman aktivitas vulkanisme Dieng.

Dieng juga memiliki sejumlah telaga yang terbentuk berkaitan dengan aktivitas vulkanik. Telaga Warna menjadi salah satu yang paling dikenal karena perubahan tampilan warna air yang dipengaruhi kandungan mineral dan kondisi cahaya.

Dari aspek sejarah, Kompleks Candi Dieng memiliki nilai penting sebagai peninggalan masa Mataram Kuno. Direktorat Pelindungan Kebudayaan Kemendikbud menjelaskan bahwa pembangunan kompleks percandian diperkirakan berlangsung sejak akhir abad ke-7 hingga sekitar abad ke-8 Masehi. Kawasan ini juga telah ditetapkan sebagai Kawasan Cagar Budaya Nasional.

Selain itu, kondisi geografis Dieng membuat kawasan ini memiliki sejumlah titik pandang dan jalur pendakian yang menawarkan panorama pegunungan. Salah satunya adalah Bukit Sikunir yang dikenal sebagai lokasi untuk menyaksikan matahari terbit.

Baca juga: Kawasan Percandian Dieng 

5 Rekomendasi Wisata di Sekitar Kawasan Dieng

1. Kompleks Candi Arjuna

Kompleks Candi Arjuna merupakan salah satu kawasan bersejarah utama di Dataran Tinggi Dieng. Kompleks ini terdiri atas beberapa bangunan candi, termasuk Candi Arjuna, Candi Semar, Candi Srikandi, Candi Puntadewa, dan Candi Sembadra.

Bangunan-bangunan tersebut diperkirakan berasal dari periode sekitar abad ke-7 hingga ke-8 Masehi. Kawasan percandian menjadi bagian penting dalam sejarah perkembangan kebudayaan Hindu di Jawa dan telah ditetapkan sebagai kawasan cagar budaya nasional.

Lokasi: Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Harga tiket masuk: sekitar Rp20.000 per orang untuk tiket terusan Candi Arjuna–Kawah Sikidang berdasarkan informasi tarif yang dipublikasikan pada laman destinasi. Tarif dapat berubah mengikuti ketentuan pengelola.

2. Kawah Sikidang

Kawah Sikidang merupakan salah satu geosite di kawasan Dieng. Kawah ini memiliki aktivitas vulkanik yang dapat diamati melalui keluarnya uap, gas, air panas, dan material hidrotermal. Badan Geologi Kementerian ESDM mencatat Kawah Sikidang sebagai kawasan yang memiliki manifestasi hidrotermal serta rekaman aktivitas vulkanisme.

Karena merupakan kawasan vulkanik aktif, pengunjung perlu mengikuti batas aman dan arahan petugas. Bau belerang juga dapat tercium di sekitar kawah sehingga kondisi lingkungan perlu diperhatikan selama berada di lokasi.

Lokasi: Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Harga tiket masuk: sekitar Rp20.000 per orang untuk tiket terusan dengan Kompleks Candi Arjuna. Tarif dapat berubah.

3. Telaga Warna

Telaga Warna merupakan salah satu objek wisata alam utama di wilayah Dieng. Nama Telaga Warna berkaitan dengan fenomena warna air yang dapat terlihat berbeda berdasarkan kondisi cahaya dan kandungan mineral, termasuk sulfur.

Lokasinya berada di kawasan yang dikelilingi perbukitan sehingga pengunjung dapat menikmati telaga dari area dekat maupun dari titik pandang di sekitarnya. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga mencatat Bukit Ratapan Angin sebagai salah satu lokasi untuk melihat Telaga Warna dari ketinggian.

Lokasi: Desa Dieng Wetan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

Harga tiket masuk: sekitar Rp15.000–Rp25.000 per orang, tergantung ketentuan dan paket akses yang berlaku. Tarif perlu dikonfirmasi kepada pengelola sebelum kunjungan.

4. Bukit Sikunir

Bukit Sikunir menjadi tempat untuk menikmati pemandangan matahari terbit dan panorama pegunungan.

Bukit Sikunir berada di kawasan Desa Sembungan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Kawasan ini menjadi salah satu tujuan wisata alam yang banyak dikunjungi karena jalur menuju titik pandangnya relatif singkat dibandingkan pendakian gunung pada umumnya.

Kondisi udara di Sikunir dapat sangat dingin, terutama sebelum matahari terbit. Pengunjung perlu menyiapkan pakaian hangat dan perlengkapan yang sesuai dengan kondisi jalur.

Lokasi: Desa Sembungan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

Harga tiket masuk: sekitar Rp15.000 per orang berdasarkan informasi tarif kunjungan 2025 yang tersedia. Tarif dapat berubah.

5. Batu Pandang Ratapan Angin

Batu Pandang Ratapan Angin merupakan salah satu titik observasi di sekitar Telaga Warna. Lokasinya berada di area perbukitan sehingga pengunjung dapat melihat lanskap telaga dari posisi yang lebih tinggi.

Tempat ini dapat menjadi pilihan bagi pengunjung yang ingin mengamati karakter bentang alam Dieng tanpa melakukan pendakian panjang. Kondisi jalur dan permukaan tanah tetap perlu diperhatikan, terutama ketika cuaca hujan.

Lokasi: kawasan Dieng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

Harga tiket masuk: sekitar Rp15.000 per orang berdasarkan informasi kunjungan 2025. Tarif dapat berubah sesuai kebijakan pengelola.

Baca juga: Desa Wisata Dieng Kulon: Pesona Negeri di Atas Awan 

Tips Berwisata ke Dataran Tinggi Dieng

Berwisata ke Dataran Tinggi Dieng membutuhkan persiapan karena kondisi geografis dan cuacanya berbeda dengan kawasan dataran rendah. Beberapa hal berikut perlu diperhatikan:

  1. Gunakan pakaian hangat. Suhu di kawasan Dieng dapat rendah, terutama pada malam hari dan pagi sebelum matahari terbit. Jaket, celana panjang, dan perlengkapan pelindung tambahan dapat disiapkan sesuai kebutuhan.
  2. Periksa kondisi cuaca sebelum berangkat. Hujan dapat memengaruhi kenyamanan perjalanan, kondisi jalur, dan jarak pandang. Untuk aktivitas luar ruang seperti menuju Bukit Sikunir, kondisi cuaca perlu menjadi pertimbangan utama.
  3. Perhatikan informasi aktivitas vulkanik. Dieng merupakan kompleks vulkanik aktif. Sebelum mengunjungi kawah, ikuti informasi dan rekomendasi dari PVMBG serta petugas di lokasi. Jangan melewati batas keamanan yang telah ditetapkan.
  4. Gunakan masker di sekitar kawah. Beberapa kawasan kawah memiliki kandungan gas dan aroma belerang yang cukup kuat. Pengunjung sebaiknya mengikuti petunjuk keselamatan dan segera meninggalkan area apabila mendapat instruksi dari petugas.
  5. Siapkan alas kaki yang sesuai. Beberapa lokasi memiliki jalur berbatu, tanah, tangga, atau permukaan yang dapat menjadi licin ketika hujan. Sepatu dengan daya cengkeram baik lebih sesuai untuk aktivitas berjalan kaki.
  6. Atur waktu kunjungan. Beberapa destinasi dapat dikunjungi dalam satu rute karena letaknya relatif berdekatan. Namun, jangan memaksakan terlalu banyak lokasi dalam waktu singkat, terutama jika terdapat aktivitas pendakian.
  7. Jaga kawasan wisata dan cagar budaya. Hindari membuang sampah sembarangan, merusak vegetasi, atau menyentuh bagian bangunan cagar budaya yang tidak diperbolehkan. Perlindungan lingkungan dan situs budaya merupakan bagian penting dari pengelolaan kawasan Dieng.
  8. Siapkan pembayaran digital dan tunai. Pemerintah Kabupaten Banjarnegara telah menerapkan sistem pembayaran elektronik untuk retribusi wisata di kawasan Dataran Tinggi Dieng. Namun, membawa uang tunai secukupnya tetap dapat menjadi pilihan untuk kebutuhan lain selama perjalanan.

Dataran Tinggi Dieng memiliki karakter wisata yang beragam, mulai dari bentang alam vulkanik dan telaga hingga peninggalan sejarah dan lokasi pengamatan lanskap. Dengan memahami lokasi, kondisi cuaca, ketentuan keselamatan, serta informasi tiket sebelum berangkat, kunjungan dapat direncanakan dengan lebih terstruktur.

Untuk membantu menyusun rencana perjalanan sesuai durasi dan tujuan wisata, pembaca juga dapat menggunakan fitur AI Plan Your Trip dan Maia yang tersedia di situs Indonesia Travel. Kedua fitur tersebut dapat dimanfaatkan untuk membantu mencari inspirasi destinasi dan menyusun rencana perjalanan berdasarkan kebutuhan wisata.

Referensi

INSIGHT

Ide Perjalanan

Tari Topeng Brebes, Ekspresi Seni Tradisional yang Kaya Makna

Tari Topeng Brebes, Ekspresi Seni Tradisional yang Kaya Makna

Tari Topeng Endel

Tari Topeng Endel

Pengalaman Wisata Desa Kian Berkesan Berkat Kesiapan Warga Desa Wisata Sekitar Borobudur dan Prambanan

Pengalaman Wisata Desa Kian Berkesan Berkat Kesiapan Warga Desa Wisata Sekitar Borobudur dan Prambanan