MaiA ai-icon

Informasi

Udang Selingkuh, Kuliner Khas Papua Pegunungan

Image Contributor: Sergey and Marina Pyataev/imageBROKER/Shutterstock

Udang selingkuh merupakan salah satu kuliner khas Papua Pegunungan yang banyak dikenal di kawasan Wamena dan Lembah Baliem. Bahan utama hidangan ini adalah lobster atau udang karang air tawar dari genus Cherax yang hidup di perairan tawar Papua.

Ciri yang paling mudah dikenali adalah capitnya yang besar menyerupai kepiting, sementara bentuk tubuhnya menyerupai lobster. Karakter fisik inilah yang melatarbelakangi sebutan “udang selingkuh”, yang secara populer diibaratkan masyarakat sebagai perpaduan antara udang atau lobster dengan kepiting.

Asal Udang Selingkuh

Udang selingkuh hidup di perairan tawar kawasan pegunungan Papua. Sungai Baliem di wilayah Wamena merupakan salah satu habitat yang paling sering dikaitkan dengan udang ini. Jenis Cherax juga ditemukan di sejumlah perairan lain di Tanah Papua.

Keberadaan udang air tawar tersebut kemudian berkembang menjadi bagian dari kuliner yang dikenal di Wamena dan sekitarnya. Udang hasil tangkapan dapat diolah menjadi berbagai hidangan dan disajikan di sejumlah tempat makan di kawasan Papua Pegunungan.

Ciri dan Rasa Udang Selingkuh

Selain capitnya yang besar, udang selingkuh memiliki cangkang keras dengan daging yang padat, berserat, tetapi tetap lembut. Cita rasanya memiliki sedikit rasa manis dan teksturnya kerap dibandingkan dengan daging lobster.

Bagian capit yang berukuran besar juga mengandung daging sehingga dapat ikut disantap. Ukuran udang yang disajikan dapat berbeda tergantung hasil tangkapan dan ketersediaannya.

Cara Mengolah Udang Selingkuh

Pengolahan udang selingkuh cukup beragam. Cara sederhana yang digunakan antara lain direbus atau digoreng, sehingga karakter dagingnya tetap menjadi bagian utama dari hidangan.

Dalam penyajian di rumah makan, udang selingkuh juga dapat dipadukan dengan beberapa jenis bumbu, seperti:

  • Saus tiram, dengan karakter gurih.
  • Saus mentega, yang memberikan rasa gurih dan sedikit creamy.
  • Saus Padang, untuk pilihan bumbu yang lebih kuat dan pedas.
  • Goreng sederhana, dengan bumbu yang lebih ringan.

Hidangan ini dapat dilengkapi dengan tumis kangkung atau bunga pepaya serta nasi sebagai pendamping.

Baca Juga: Rumah Makan di Papua yang Istimewa

Di Mana Bisa Mencoba Udang Selingkuh?

Wamena di Kabupaten Jayawijaya menjadi salah satu tempat yang paling dikenal untuk mencoba udang selingkuh. Hidangan ini dapat ditemukan di sejumlah rumah makan yang menyajikan kuliner lokal maupun hidangan berbahan hasil perairan tawar.

Jika ingin mencobanya sebagai bagian dari perjalanan kuliner, Anda dapat mencari rumah makan di sekitar Wamena yang menggunakan hasil tangkapan segar dari perairan di kawasan pegunungan. Ketersediaan dan ukuran udang dapat berbeda karena bergantung pada hasil tangkapan.

Udang selingkuh juga dapat dijumpai di wilayah Papua lainnya, tetapi Wamena memiliki keterkaitan yang kuat dengan hidangan ini karena lokasinya berada di kawasan Lembah Baliem, salah satu habitat Cherax yang dikenal di Papua.

Tips Menikmati Udang Selingkuh

Jika ingin mencoba udang selingkuh saat berkunjung ke Papua Pegunungan, beberapa hal berikut dapat diperhatikan:

  • Tanyakan ketersediaan terlebih dahulu. Udang selingkuh berasal dari perairan tawar dan ketersediaannya dapat bergantung pada hasil tangkapan.
  • Pilih olahan sesuai selera. Untuk lebih mengenal karakter asli dagingnya, olahan rebus atau goreng dengan bumbu sederhana dapat menjadi pilihan.
  • Coba makanan pendamping lokal. Tumis kangkung atau bunga pepaya dapat melengkapi sajian udang selingkuh.
  • Periksa ukuran dan harga sebelum memesan. Harga satu porsi dapat berbeda berdasarkan ukuran udang dan tempat penyajiannya.
  • Masukkan wisata kuliner dalam perjalanan di Wamena. Mencoba udang selingkuh dapat dipadukan dengan kunjungan ke destinasi alam dan budaya di sekitar Lembah Baliem.

Udang selingkuh menjadi salah satu cara untuk mengenal kekayaan kuliner yang berkembang dari lingkungan alam Papua Pegunungan. Jika Wamena dan Lembah Baliem masuk dalam daftar perjalanan Anda, AI Plan Your Trip dapat membantu mengatur itinerary berdasarkan durasi perjalanan, destinasi, serta aktivitas yang ingin dilakukan.

Untuk mencari informasi tambahan mengenai kuliner, destinasi, aktivitas budaya, dan kebutuhan perjalanan selama menjelajahi Tanah Papua, MaiA juga dapat digunakan sebagai pendamping perjalanan.

 

Sumber/Referensi: 

INSIGHT

Ide Perjalanan

Baju Kain Rumput

Baju Kain Rumput

Koteka: Pakaian Tradisional Papua dan Makna Budayanya

Koteka: Pakaian Tradisional Papua dan Makna Budayanya

Warung Makan Cenderawasih

Warung Makan Cenderawasih