Image Contributor: Anjarsari laofiati putri/imageBROKER/Shutterstock
Jakarta memiliki tradisi kuliner Betawi yang telah bertahan selama beberapa dekade, dengan sejumlah usaha rumah makan berusia puluhan tahun yang masih beroperasi hingga saat ini. Sebagian besar rumah makan tersebut telah terdaftar pada platform layanan pesan-antar berbasis aplikasi seperti GoFood dan GrabFood, sehingga dapat diakses tanpa perlu mendatangi lokasi secara langsung.
Berikut adalah tujuh jenis makanan khas Jakarta yang sudah melegenda dan bisa dipesan via ojek online:
1. Nasi Uduk Betawi
Nasi uduk adalah nasi yang dimasak menggunakan santan bersama rempah, seperti serai, daun salam, dan lengkuas, sehingga menghasilkan aroma dan rasa gurih. Nasi uduk khas Betawi umumnya disajikan dengan lauk seperti ayam goreng, semur jengkol, semur tahu, tempe, serta jeroan seperti paru dan hati, dan dilengkapi sambal kacang.
Berdasarkan riset GrabFood pada 2022, nasi uduk termasuk dalam 10 besar kuliner yang paling banyak dipesan melalui layanan ojek online di Indonesia.
Salah satu rumah makan yang dikenal luas adalah Nasi Uduk Gondangdia yang berdiri sejak 1993 dan berlokasi di Jalan Cikini IV No. 12, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat. Rumah makan ini menyajikan nasi uduk berbentuk kerucut yang dibungkus daun pisang dengan pilihan lauk yang beragam.
Alternatif lain adalah Nasi Uduk Kebon Kacang Zainal Fanani di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, yang juga telah berdiri sejak beberapa dekade lalu.
2. Kerak Telor
Kerak telor merupakan makanan tradisional Betawi berbahan dasar beras ketan putih, telur ayam atau telur bebek, ebi (udang kering), dan kelapa sangrai yang dimasak di atas tungku arang menggunakan wajan khusus hingga membentuk kerak. Sebelum disajikan, kerak telor ditaburi bumbu serundeng yang terdiri dari campuran kelapa sangrai, cabai merah, kencur, merica, jahe, dan gula pasir.
Kerak telor umumnya dijajakan oleh pedagang keliling atau kios kecil di kawasan yang sering dikunjungi wisatawan, seperti area Monas, Kota Tua, Taman Mini Indonesia Indah, Ragunan, dan Setu Babakan, serta banyak muncul pada acara tahunan Jakarta Fair (Pekan Raya Jakarta). Sejumlah penjual kerak telor di lokasi-lokasi tersebut telah tersedia melalui aplikasi ojek online.
3. Asinan Betawi
Asinan Betawi merupakan hidangan yang terdiri dari sayuran, seperti kubis, tauge, selada, dan mentimun, dilengkapi tahu putih dan kacang tanah goreng, disiram dengan kuah kacang berwarna coklat kemerahan yang memiliki rasa asam, manis, pedas, dan gurih. Hidangan ini biasanya dilengkapi kerupuk mie kuning dan kerupuk merah, serta disajikan dalam kondisi dingin.
Salah satu rumah makan yang dikenal luas adalah Asinan Betawi H. Mansyur, yang juga populer disebut Asinan Kamboja. Asinan ini berlokasi di Jalan Taman Kamboja III No. 10, Rawamangun, Jakarta Timur.
Usaha ini dirintis sejak tahun 1970-an dan kini dilanjutkan oleh generasi berikutnya, dengan dua varian utama berupa asinan sayur dan asinan buah. Pilihan lain adalah Asinan Betawi Ibu Yenni di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Baca juga: 10 Restoran Jakarta yang Hits dan Wajib Kamu Coba
4. Soto Betawi
Soto Betawi adalah sup berkuah santan yang dicampur susu, berisi potongan daging sapi atau jeroan seperti babat, paru, dan hati, disajikan bersama irisan tomat, kentang, emping, perasan jeruk nipis, dan sambal. Salah satu yang bisa dicoba adalah Soto Betawi H. Ma'ruf yang dikenal lewat ciri khas kuah santan-susu di dalam makananya.
Berdasarkan penuturan generasi ketiga pengelola usaha, kuah santan-susu Soto Betawi H. Ma'ruf pada mulanya muncul secara tidak sengaja pada era 1960-an, ketika persediaan santan segar habis dan digantikan sementara dengan susu.
Rumah makan Soto Betawi H. Ma'ruf pertama kali dirintis oleh H. Ma'ruf yang berjualan keliling di kawasan Menteng sejak awal 1940-an, sebelum akhirnya menetap di kompleks Taman Ismail Marzuki, Jalan Cikini Raya No. 73, Cikini, Jakarta Pusat, dan kini memiliki sejumlah cabang lain di Jakarta. Pilihan lain adalah Soto Betawi H. Husein yang berlokasi di Jalan Padang Panjang, Pasar Manggis, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan.
5. Gabus Pucung
Gabus pucung adalah hidangan berbahan dasar ikan gabus yang dimasak dengan bumbu berwarna hitam dari buah keluak (pucung), bahan yang juga digunakan dalam masakan rawon khas Jawa Timur. Rasa hidangan ini didominasi kombinasi gurih dan sedikit asam, dengan tekstur daging ikan gabus yang padat.
Gabus pucung tergolong makanan yang relatif jarang ditemukan dibandingkan kuliner Betawi lainnya, sehingga ketersediaannya lebih terbatas pada rumah makan tertentu yang menyajikan menu khas Betawi secara lengkap, salah satunya melalui layanan pesan-antar di beberapa rumah makan Betawi di kawasan Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.
6. Roti Gambang
Roti gambang, juga dikenal dengan sebutan roti ganjel rel, karena bentuknya yang kotak dan padat, merupakan salah satu jenis roti tertua di Indonesia yang tercatat mulai diproduksi sejak era kolonial, sekitar tahun 1920-an. Roti ini terbuat dari tepung terigu, gula merah, serta bubuk kayu manis yang memberikan warna cokelat dan aroma khas, dengan taburan biji wijen di permukaannya.
Dua produsen roti gambang yang dikenal luas di Jakarta adalah Tan Ek Tjoan, yang berlokasi di Jalan Cikini Raya No. 61, Menteng, Jakarta Pusat, dan Roti Lauw yang telah membuka toko di kawasan Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat sejak 1948. Kedua toko roti ini pada mulanya dirintis oleh keluarga keturunan Tionghoa dan hingga kini masih memproduksi roti menggunakan resep yang relatif tidak berubah.
7. Dodol Betawi
Dodol Betawi merupakan penganan berbahan dasar beras ketan, gula merah, dan santan yang dimasak dalam waktu lama hingga mengental dan berwarna cokelat gelap, menghasilkan tekstur lembut dengan rasa manis. Dodol Betawi secara tradisional diproduksi menjelang perayaan tertentu, seperti Hari Ulang Tahun Kota Jakarta, Hari Raya Idul Fitri, atau acara pernikahan adat Betawi, mengingat proses produksinya yang memerlukan waktu dan tenaga cukup panjang.
Salah satu produsen dodol Betawi yang dikenal luas berasal dari kawasan Condet, Jakarta Timur, yang secara historis merupakan salah satu wilayah dengan konsentrasi masyarakat Betawi dan produksi dodol rumahan.
Tujuh makanan legendaris di Jakarta tersebut tidak hanya menawarkan cita rasa khas, tetapi juga menyimpan cerita dan kekayaan kuliner yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Ibu Kota. Jika Anda ingin mencicipi kuliner legendaris Jakarta tanpa harus mengunjungi satu per satu tempatnya, manfaatkan layanan ojek online untuk memesan makanan favorit langsung ke rumah.
Sementara itu, jika ingin menjelajahi kuliner Jakarta secara langsung, gunakan AI Plan Your Trip untuk menyusun itinerary sesuai durasi dan preferensi perjalanan. Informasi mengenai destinasi kuliner, akses, hingga berbagai hal menarik tentang Jakarta juga dapat ditanyakan kepada MaiA, sehingga pengalaman wisata kuliner Anda semakin mudah dan menyenangkan.
Referensi:
https://ameera.republika.co.id/berita/oy1u6z328/segarnya-asinan-legendaris-haji-mansyur-rawamangun