Rendang adalah salah satu makanan Indonesia yang sudah cukup terkenal di dunia. Daging yang dipadukan dengan beragam rempah khas Sumatra Barat ini tidak hanya menggoda untuk lidah masyarakat Indonesia tapi juga turis mancanegara.
Yuk, cari tahu sejarah, jenis, rekomendasi tempat makan rendang yang terkenal, hingga cara membuatnya di sini!
Apa Keunikan Makanan Rendang?
Keunikan rendang salah satunya terletak pada cara memasaknya. Memasak rendang membutuhkan waktu sekitar 7-8 jam dengan melalui 3 proses tahapan. Tahapan yang pertama adalah gulai, dimana kuah santan masih banyak dan encer.
Tahapan yang kedua adalah kalio, dengan santan yang mulai mengental dan mulai berminyak. Biasanya kalio terbentuk setelah 4 jam pertama proses pemasakan rendang. Tahap ketiga, untuk membuat kalio menjadi rendang, masak daging dengan api kecil hingga berminyak dan kering.
Sejarah dan Filosofi Rendang
Rendang sebenarnya bukanlah nama masakan, melainkan sebuah teknik mengolah daging khas tanah Minangkabau. Proses ini membutuhkan waktu lama agar menghasilkan tekstur yang empuk, kering, dan kaya rempah dengan tampilan warna cokelat kehitaman yang menggugah selera.
Sebagai hidangan yang dijuluki kepalo samba atau induknya makanan, rendang tak hanya menawarkan kelezatan, tetapi juga menjadi simbol kehormatan.
Dahulu, bahan utama rendang bukanlah daging sapi seperti yang umum kita temui sekarang, melainkan daging kerbau yang disajikan eksklusif untuk acara adat tertentu.
Mengutip Reno Andam Suri dalam buku Rendang Traveler: Menyingkap Bertuahnya Rendang Minang (2012), kasta rendang dalam kuliner tradisional sangatlah tinggi. Hal ini berkaitan dengan kemampuan masyarakat Minangkabau dalam mengawetkan daging secara alami menggunakan rempah-rempah tanpa bantuan bahan kimia.
Di balik proses pembuatannya yang memakan waktu berjam-jam, masakan ini juga memiliki filosofi hidup yang mendalam. Masyarakat meyakini bahwa kualitas rendang yang sempurna hanya bisa lahir dari perpaduan tiga sikap utama: kesabaran, kebijaksanaan, dan ketekunan.
Dibuat dengan filosofi dan proses memasak yang lama hingga menciptakan cita rasa yang mendunia, pada 12 Juli 2017, CNN menobatkan rendang sebagai makanan terenak di dunia. Pengakuan ini diperkuat oleh Kementerian Pariwisata RI yang menetapkan rendang sebagai salah satu dari lima makanan nasional unggulan bersama soto, nasi goreng, sate, dan gado-gado pada 9 April 2018.
Baca Juga: Yuk, Kenali 3 Jenis Sate dari Tanah Minang Ini
Jenis Rendang
Rendang daging sapi mungkin menjadi jenis yang paling sering Anda temui. Namun, kuliner Minangkabau ini telah memiliki variasi yang sama-sama tetap menggugah selera. Berdasarkan bahan utamanya, rendang tidak hanya terbatas pada daging sapi, tetapi juga ayam, ikan, cumi-cumi, hingga udang.
Tidak hanya itu, beberapa variasi rendang berikut juga kerap ditemui dan menjadi favorit bagi banyak orang:
- Rendang Ayam: Pilihan alternatif bagi penyuka daging putih dengan tekstur bumbu yang tak kalah meresap.
- Rendang Jengkol: Primadona bagi pencinta jengkol yang diolah hingga empuk dan kehilangan aroma tajamnya, berganti dengan rasa gurih rempah yang dominan.
- Rendang Telur: Berbeda dari telur bumbu biasa, rendang telur khas Payakumbuh memiliki bentuk unik seperti keripik renyah yang diselimuti bumbu kering.
- Rendang Gadih: Olahan khas dari Payakumbuh yang berbahan dasar daging sapi tumbuk yang dibentuk bulat, memberikan sensasi tekstur yang berbeda.
- Randang Runtiah: Dikenal juga sebagai rendang suwir, biasanya terbuat dari daging sapi yang seratnya dipisah-pisah hingga menyerupai abon kasar namun tetap dengan bumbu rendang yang autentik.
Untuk rendang daging sapi sendiri, umumnya juga terbagi lagi menjadi rendang paru, limpa, hingga babat. Selain dari bahan, rendang juga dibagi berdasarkan kegunaannya. Ada rendang khusus upacara adat yang disajikan dalam potongan daging utuh seberat 1 kilogram, serta rendang untuk konsumsi sehari-hari yang biasanya dipotong menjadi 20 bagian agar lebih praktis disantap.
Rekomendasi Rendang Terkenal di Padang
Berikut adalah deretan rumah makan legendaris di Kota Padang yang wajib Anda kunjungi untuk menikmati rendang paling autentik.
1. Rumah Makan Lamun Ombak
Menjadi favorit pejabat dan tokoh nasional, tempat ini menyajikan menu Minang yang sangat lengkap dengan suasana yang nyaman. Rendang daging sapinya yang lezat bahkan menjadi salah satu alasan mengapa tempat ini selalu ramai dikunjungi wisatawan.
Alamat: Jl. S. Parman No. 232A & Jl. Khatib Sulaiman, Kota Padang.
Jam Buka: 07.30-21.00 WIB.
2. Restoran Selamat
Berdiri sejak tahun 1953, restoran ini adalah salah satu yang tertua di Padang. Rendang di sini memiliki keunikan tersendiri dengan warna gelap yang pekat, tekstur sedikit basah, serta aroma rempah yang sangat kuat.
Alamat: Jl. Pasar Raya No. 7, Kec. Padang Barat, Kota Padang.
Jam Buka: 10.00-16.00 WIB.
3. Rumah Makan Fuja
Meski terkenal sebagai spesialis hidangan laut (seafood), Rumah Makan Fuja tetap menyediakan menu masakan Padang yang juara. Lokasinya yang berada di tepi pantai memberikan pengalaman menyantap lezatnya rendang dan berkesan karena sambil memandang hamparan laut yang indah.
Alamat: Jl. Samudera No. 24, Purus, Kota Padang.
Jam Buka: 10.00-22.00 WIB.
4. Rumah Makan Saiyo Sakato
Rumah makan ini dikenal karena konsistensi rasanya yang terjaga dengan bumbu tradisional yang kaya. Karena kualitasnya, Saiyo Sakato kini memiliki banyak cabang di kota besar lain seperti Jakarta dan Surabaya.
Alamat: Jl. Khatib Sulaiman, Lolong Belanti, Kota Padang.
Jam Buka: 24 Jam
5. Rumah Makan (RM) Padang Beringin
Satu lagi destinasi kuliner yang menawarkan bumbu rempah meresap sempurna adalah RM Padang Beringin. Dengan cabang yang tersebar di beberapa kota, konsistensi rasa rendang di sini sudah tidak perlu diragukan lagi.
Alamat: Jl. Prof. Dr. Hamka No. 2, Parupuk Tabing, Kota Padang.
Jam Buka: 08.00-20.00 WIB.
Mencicipi rendang langsung di Kota Padang memang istimewa, namun menghadirkan aromanya di rumah juga bisa dicoba. Nah, agar hasilnya sempurna dan tidak gagal, coba ikuti resep legendaris dari Chef William Wongso.
Resep Rendang ala William Wongso
Resep ini populer setelah diajarkan langsung oleh William Wongso kepada Gordon Ramsay dalam seri dokumenter Gordon Ramsay: Uncharted di Sumatra Barat. Diambil dari buku Cita Rasa Indonesia, Anda kini bisa mencoba sendiri resep legendaris ini.
Bahan:
- 500gr daging sapi, potong dadu 5x5 cm
- 1lbr daun kunyit (bisa diganti 2 lembar daun salam)
- 15gr asam jawa
- 750ml santan kental 24 persen lemak
- 2 batang serai
- 4lbr daun jeruk purut
Bumbu:
- 120gr bawang merah, cincang kasar
- 20gr bawang putih, cincang kasar
- 125gr cabai merah besar, buang biji, cincang kasar
- 10gr jahe, cincang kasar
- 30gr lengkuas, cincang kasar
- 20gr kemiri, haluskan
Cara Memasak:
- Haluskan semua bumbu. Tambahkan daun jeruk purut, serai, dan asam.
- Tambahkan santan kental. Tumis hingga minyak kelapa keluar dan warna berubah kecoklatan.
- Masukkan daging sapi, aduk rata.
- Nyalakan oven 120 derajat. Masukkan semua bahan ke panci tanpa tutup, masukkan ke dalam oven.
- Masak pelan selama 1,5-2 jam sampai daging empuk.
- Pindahkan semua ke wajan. Masak perlahan di atas api sedang sambil diaduk sampai daging berubah warna menjadi coklat tua dan empuk.
Baca Juga: 3 Hal yang Wajib Dilakukan saat Wisata di Jam Gadang, Bukittinggi
Makan rendang rasanya belum lengkap tanpa mencicipi cita rasa keotentikan di tanah kelahirannya. Segera rencanakan perjalananmu ke Padang, Sumatra Barat untuk menikmati rendang dan keindahan alam yang penuh pesona di tanah Minang.
Buat liburan jadi lebih maksimal dengan menggunakan fitur AI Plan Your Trip untuk mendapatkan itinerary yang sesuai dengan minat, waktu, dan gaya liburan Anda.
Jika Anda butuh inspirasi tambahan atau rekomendasi tempat makan rendang tersembunyi lainnya, MaiA siap menemani dan menjawab semua pertanyaan seputar destinasi, aktivitas, hingga tips perjalanan di Indonesia.
Sudah siap berburu rendang terbaik di Padang? Yuk, rencanakan perjalananmu sekarang!