MaiA ai-icon

Informasi

Siput Gonggong: Hidangan Seafood Khas Kepulauan Riau

Image Contributor: Shutterstock/FaozaN_89

Gonggong adalah hidangan laut khas Kepulauan Riau yang menggunakan siput laut sebagai bahan utama. Makanan ini biasanya direbus dan disajikan dengan saus sambal atau kecap pedas untuk menambah cita rasa. Tekstur dagingnya kenyal dengan rasa gurih alami, menjadikannya camilan favorit wisatawan yang berkunjung ke Batam dan sekitarnya. Cara menyantapnya cukup unik, yaitu dengan menarik daging siput menggunakan tusuk gigi atau menghisapnya langsung dari cangkang. Hidangan ini sering ditemukan di rumah makan seafood di Tanjung Pinang dan Batam.

Mengenal Kuliner Gonggong

Gonggong merupakan sebutan untuk siput laut yang menjadi bahan utama salah satu kuliner khas Kepulauan Riau (Kepri). Hewan ini bernama ilmiah Strombus turturella, sementara sejumlah riset lain menyebutnya dengan nama ilmiah Laevistrombus turturella. Siput ini dikenal juga sebagai dog conch.

Kata gonggong sendiri punya akar kata yang menarik. Konon, hewan ini ditemukan oleh pelancong dari Cina yang sedang singgah. Di pantai yang sedang pasang surut, orang tersebut melihat hewan aneh ini. Si pelancong kemudian menyebutnya dengan kata gong. Dalam bahasa Hokkien, kata tersebut bermakna “bodoh”. Hal itu dikarenakan si siput diam saja saat diambil.

Dari segi ciri-ciri, gonggong punya kulit yang amat keras dengan garis bulat di cangkangnya. Variasi warna siput ini antara kekuningan dan keemasan. Dagingnya berwarna putih kekuningan dengan tekstur kenyal yang menjadi ciri khasnya saat diolah menjadi berbagai hidangan. Hewan ini biasanya dimasak dengan cara direbus, digoreng, atau dikukus.

Di Kepri, siput ini bukan sekadar hewan laut biasa, melainkan kebanggaan masyarakat Kepri. Di setiap sudut Kota Tanjungpinang, ibukota Provinsi Kepulauan Riau, dapat ditemui berbagai hasil olahan siput ini. Dari olahan makanan seperti kerupuk dan sambal, hingga produk lain yang tidak bisa dimakan seperti patung, corak batik, dan produk kerajinan.

Cita Rasa Gonggong

Cita rasa gonggong terletak pada perpaduan antara kekenyalan daging siput dan gurihnya bumbu pelengkap yang menyertainya. Berikut ciri khas cita rasa kuliner ini yang membuatnya digemari banyak orang.

  • Teksturnya serta rasanya hampir mirip dengan rasa cumi-cumi, gurih alami dan kenyal.
  • Cara memasak pada umumnya dengan direbus menggunakan bawang putih dan garam sekitar 15 hingga 20 menit.
  • Cara penyajian autentik oleh masyarakat Tanjungpinang yang paling umum adalah direbus lalu dicocol dengan sambal pedas atau saus tomat pedas.

Kreasi Resep

Selain direbus sederhana, gonggong juga bisa diolah menjadi hidangan yang lebih kaya rasa, salah satunya dengan bumbu cabai rawit. Berikut kreasi resep Gonggong Chili Padi.

Bahan

  • 300 gram gonggong kupas
  • 15 buah cabai keriting merah, 10 buah cabai keriting hijau, dan 10 buah cabai rawit
  • 8 siung bawang merah dan 5 siung bawang putih
  • 2 lembar daun jeruk
  • 100 ml air
  • 1 sendok makan saus tiram dan 1 sendok makan air asam jawa
  • Gula dan penyedap rasa secukupnya

Cara Memasak

  • Cincang kasar cabai dan bawang, lalu tumis hingga matang bersama daun jeruk.
  • Tambahkan saus tiram dan air asam jawa, aduk rata.
  • Tuang air, lalu bumbui dengan gula, garam, dan penyedap rasa sesuai selera, dan koreksi rasa.
  • Masukkan gonggong, aduk rata, dan siap dihidangkan.

Tips Makan Gonggong

Beberapa hal perlu diperhatikan saat mengonsumsi gonggong. Berikut beberapa tips di antaranya. 

  • Cara menikmatinya cukup unik, yaitu daging siput diambil menggunakan tusuk khusus dan dicocol dengan sambal.
  • Gonggong akan terasa lebih nikmat bila dipadukan dengan condiment seperti saus tiram, lada hitam, atau sambal kacang sebagai pelengkap rasa.
  • Konsumsi hasil laut seperti gonggong sebaiknya tidak berlebihan. Konsumsi dalam jumlah besar dikaitkan dengan risiko asam urat yang lebih tinggi, sehingga porsi tetap perlu dijaga.
  • Hati-hati dan hindari makanan ini bagi Anda yang memiliki alergi seafood atau punya riwayat keracunan makanan laut.

Anda membutuhkan inspirasi tambahan mengenai destinasi wisata kuliner untuk dikunjungi? Jangan khawatir, tanyakan semuanya pada MaiA yang siap membantu menjawab semua pertanyaan Anda secara cepat dan tepat.

Makanan Khas Kepulauan Riau Lainnya

Selain siput laut bernama gonggong ini, kuliner Kepulauan Riau memiliki beragam hidangan khas lain yang tak kalah menarik. Berikut beberapa di antaranya.

1. Luti Gendang

Luti Gendang merupakan cemilan tradisional berbentuk setengah lingkaran yang digoreng hingga keemasan, dengan isian sambal lumat berbahan dasar ikan yang memberikan cita rasa gurih dan pedas khas. Proses pembuatannya membutuhkan ketelitian agar rasa yang dihasilkan sempurna.

2. Lendot

Lendot berbahan dasar sayur kangkung yang direbus dalam kuah bening, dengan tambahan seafood yang memberikan rasa gurih alami. Kuah beningnya yang sederhana justru menjadi kekuatan hidangan ini karena membiarkan rasa asli bahan-bahannya menonjol. 

3. Mie Tarempa

Mie Tarempa berasal dari Tarempa, Kabupaten Anambas, dengan bentuk pipih dan warna kuning keemasan serta tekstur kenyal dan elastis. Hidangan ini disajikan dengan kuah gurih, potongan daging, dan sayuran segar yang diolah secara tradisional secara turun-temurun.

4. Deram-deram

Deram-deram merupakan cemilan khas Pulau Penyengat, Tanjungpinang, berupa kue berwarna cokelat dengan tekstur unik dan rasa yang tidak terlalu manis. Cocok dijadikan oleh-oleh karena tahan cukup lama. 

5. Mie Lendir

Mie Lendir adalah hidangan mie dengan kuah kental yang menciptakan tekstur licin. Menu ini disajikan dengan telur rebus, tauge, daun bawang, bawang goreng, dan cabai rawit untuk menambah dimensi rasa manis, gurih, dan pedas.

6. Otak-otak Batam

Otak-otak Batam memiliki tekstur lebih padat dan rasa rempah lebih kuat dibanding otak-otak dari daerah lain. Kuliner ini dibuat dari ikan segar yang dihaluskan, dicampur bumbu, dibungkus daun, lalu dipanggang.

Beragam hidangan khas Kepulauan Riau, mulai dari gonggong hingga otak-otak Batam, mencerminkan kekayaan hasil laut dan warisan budaya masyarakat pesisir setempat. Mencicipi kuliner-kuliner ini langsung di daerah asalnya tentu memberikan pengalaman yang jauh lebih autentik dibandingkan hanya membaca resep atau ulasannya.

Tertarik mencicipi gonggong khas Kepulauan Riau di daerah asalnya? Ini waktunya Anda menyusun rencana perjalanan menggunakan AI Plan Your Trip untuk menyusun itinerary perjalanan di Kepri sesuai minat dan durasi liburan Anda.

 

Sumber:

INSIGHT

Ide Perjalanan

Ragam Pakaian Tradisional Melayu Kepulauan Riau

Ragam Pakaian Tradisional Melayu Kepulauan Riau

Teluk Belanga

Teluk Belanga

Sop Tunjang

Sop Tunjang