Begawan Biji adalah perwujudan filosofi farm-to-table dining yang autentik, berlokasi di tengah lanskap hijau Ubud yang tenang dan penuh keteduhan. Dikelilingi alam yang asri, restoran ini menghadirkan pengalaman bersantap yang tidak hanya berfokus pada rasa, tetapi juga pada hubungan yang mendalam antara tanah, petani, dan hidangan di meja. Bagi traveler yang menjelajahi Bali melalui gastronomi berkelanjutan, Begawan Biji menawarkan sebuah perjalanan kuliner yang reflektif dan bermakna.
Berlokasi di Melinggih Kelod, Bayad Village, Payangan, Begawan Biji terasa jauh dari hiruk-pikuk destinasi wisata utama. Di sinilah ketenangan Ubud terasa paling nyata—membuat setiap kunjungan menjadi kesempatan untuk memperlambat ritme dan menikmati makanan dengan penuh kesadaran.
Arsitektur Wantilan yang Terbuka dan Bersahaja
Begawan Biji menempati sebuah paviliun terbuka bergaya wantilan Bali, dibangun dari material alami dan berkelanjutan seperti kayu ulin daur ulang, bambu, dan batu pasir. Desain ini menciptakan ruang bersantap yang sejuk, terbuka, dan menyatu dengan lingkungan sekitar.
Bagi traveler, suasana ini memberikan pengalaman yang sangat khas Bali. Tidak ada sekat antara dapur, alam, dan tamu—angin, cahaya, dan suara alam menjadi bagian dari pengalaman bersantap. Arsitektur ini bukan sekadar estetika, melainkan pernyataan tentang keselarasan dengan alam.
Filosofi Begawan Biji: Dari Ladang ke Piring
Di bawah arahan Chef Andrew Fahludza, Begawan Biji mengusung filosofi bahwa semua yang disajikan harus bersumber secara lokal. Chef Andrew memandang kebun sebagai “taman bermain”—tempat inspirasi yang terus berubah, tergantung musim dan hasil panen.
Begawan Biji menekankan penggunaan 100% hasil pertanian alami dari kebun regeneratif mereka sendiri. Salah satu elemen penting adalah Balinese Mansur Heritage Rice, varietas padi warisan Bali yang ditanam secara alami dan diolah dengan penuh penghormatan terhadap tradisi.
Bagi gourmet traveler, filosofi ini menawarkan transparansi dan kejujuran rasa—bahwa setiap hidangan adalah cerminan langsung dari tanah tempat bahan tersebut tumbuh.
Menu Pembuka: Kesegaran dan Kreativitas Nabati
Menu di Begawan Biji dibuka dengan beragam starter yang menonjolkan kesegaran sayuran dan kreativitas dapur. Hidangan seperti Sissoo Spinach dengan soybean mousse dan hibiscus dressing menghadirkan keseimbangan antara rasa hijau, asam ringan, dan tekstur lembut.
Pilihan lain seperti Heritage Tomato dengan lemon tofu cream dan Vegetables Stir-Fried dengan salted egg dan jamur shiitake menunjukkan bagaimana bahan sederhana dapat diolah menjadi sajian yang kompleks namun tetap ringan. Pendekatan ini sangat cocok bagi traveler yang menghargai masakan berbasis tanaman dengan karakter kuat.
Hidangan Utama: Dari Laut, Ladang, dan Dapur Tradisi
Menu utama Begawan Biji mencerminkan kekayaan bahan lokal Indonesia. Today's Fresh Catch disajikan dengan courgette panggang dan sambal belimbing wuluh, menghadirkan kesegaran laut dengan sentuhan asam yang cerah.
Untuk pencinta daging, tersedia Boneless Java Wagyu Short Ribs Bakar, Java Wagyu Tenderloin, serta Organic Chicken Thigh Sambal Ijo—hidangan yang menonjolkan teknik memasak sederhana namun presisi. Hidangan khas Bali seperti Bebek Bumbu Hitam menambah kedalaman rasa dan memperkuat identitas lokal restoran ini.
Broth, Nasi, dan Camilan Bar yang Mengakar
Begawan Biji juga menghadirkan hidangan berkuah seperti Brenebon, Wonton Soup, dan Nasi Jagung, yang memberikan rasa hangat dan kenyamanan. Balinese Mansur Heritage Rice disajikan dalam berbagai gaya, menegaskan perannya sebagai elemen sentral dalam pengalaman bersantap.
Untuk camilan, tersedia Perkedel Jagung, Wagyu Minced Beef Martabak dengan saus asam jawa dan bawang putih, serta Lumpia Rebung Bambu dengan sambal manis pedas—menjadikan pengalaman bersantap terasa akrab dan membumi.
Mengapa Begawan Biji Wajib Masuk Itinerary Kuliner Bali
Dengan komitmen terhadap keberlanjutan, bahan lokal, dan arsitektur tradisional Bali, Begawan Biji menawarkan pengalaman kuliner yang autentik dan penuh ketenangan. Restoran ini bukan hanya tempat makan, tetapi ruang untuk memahami hubungan antara alam, budaya, dan makanan.
Bagi traveler yang mencari pengalaman farm-to-table sejati di Bali—tenang, jujur, dan penuh rasa—Begawan Biji adalah destinasi yang layak menjadi highlight perjalanan.