Image Contributor: SonyHerdiana/Shutterstock
Magelang, Jawa Tengah, memiliki keragaman kuliner yang berkembang dari tradisi pangan masyarakat Kota Magelang, Kabupaten Magelang, serta kawasan di sekitar Borobudur dan Muntilan. Hidangan lokalnya mencakup makanan utama, kudapan, minuman tradisional, hingga produk pangan yang umum dijadikan oleh-oleh.
Beberapa kuliner yang secara khusus dicatat oleh Indonesia Travel antara lain ndas beong, sop senerek, nasi lesah, sego godog, kupat tahu, tahu bacem, tempe mendoan, dan es pleret. Sementara itu, sumber pemerintah daerah juga mencatat getuk, tape ketan, slondok, dan pothil sebagai bagian dari produk kuliner khas wilayah Magelang.
Daya Tarik Kuliner Magelang
1. Getuk Magelang
Getuk merupakan makanan berbahan dasar singkong yang dikukus dan dihaluskan, kemudian diberi pemanis. Di Kota Magelang, getuk dikenal sebagai salah satu identitas kuliner daerah. Pemerintah Kota Magelang juga menyebut getuk sebagai makanan khas dan salah satu produk unggulan UMKM.
2. Kupat Tahu Magelang
Kupat tahu terdiri atas ketupat, tahu, kol, taoge, mi atau bahan pelengkap lainnya, kemudian disajikan dengan bumbu kacang bercita rasa manis-gurih. Hidangan ini termasuk kuliner yang secara resmi diperkenalkan sebagai salah satu makanan khas Magelang.
Salah satu tempat yang dikenal dengan hidangan ini adalah Kupat Tahu Pojok, yang menurut situs Kelurahan Gelangan telah ada sejak 1942.
3. Sop Senerek
Sop senerek merupakan sup dengan kacang merah, sayuran, dan daging. Indonesia Travel mengaitkannya dengan sejarah kuliner Magelang sejak masa kolonial dan mencantumkan Sop Senerek Pak Parto sebagai salah satu lokasi yang menyajikannya.
4. Ndas Beong
Ndas beong atau mangut beong merupakan olahan ikan beong yang menjadi salah satu kuliner khas kawasan Magelang, khususnya sekitar Borobudur. Ikan tersebut dimasak menggunakan berbagai rempah dan umumnya disajikan dengan cita rasa pedas.
5. Nasi Lesah
Nasi lesah merupakan hidangan yang memiliki kemiripan dengan soto, tetapi menggunakan kuah santan. Indonesia Travel menyebutnya sebagai kuliner lokal yang kini terutama ditemukan di kawasan Magelang.
6. Sego Godog
Sego godog merupakan olahan nasi yang dimasak dalam kuah berbumbu. Isinya dapat mencakup telur, suwiran ayam, kol, wortel, seledri, dan bawang goreng. Hidangan ini tercantum dalam daftar kuliner khas Magelang dari Indonesia Travel.
7. Ayam Kosek
Ayam kosek merupakan hidangan ayam yang disajikan dengan sambal kosek. Hidangan ini menjadi salah satu pilihan kuliner lokal yang berkembang di Magelang dan dapat ditemukan di rumah makan yang menyajikan masakan tradisional Jawa.
8. Ronde
Wedang ronde merupakan minuman hangat berbahan dasar kuah jahe dengan bola-bola ketan dan sejumlah pelengkap. Salah satu tempat yang dikenal dengan sajian ini adalah Ronde Miroso di Magelang.
9. Wedang Kacang
Wedang kacang merupakan minuman tradisional hangat dengan kacang sebagai bahan utama. Kuliner ini termasuk dalam daftar makanan dan minuman khas Magelang yang diperkenalkan oleh Indonesia Travel.
10. Es Pleret
Es pleret merupakan minuman tradisional yang dibuat menggunakan adonan berbahan tepung, kemudian disajikan dengan kuah manis dan santan serta es. Indonesia Travel memasukkannya sebagai salah satu kuliner tradisional yang dapat ditemukan di Magelang.
11. Es Krim Mahkota
Toko Roti dan Es Krim Mahkota merupakan salah satu usaha kuliner lama di Kota Magelang yang dikenal dengan produk roti dan es krim bergaya klasik. Riwayat tahun pendiriannya berbeda di sejumlah sumber sehingga informasi tersebut sebaiknya diverifikasi langsung dari pengelola sebelum digunakan sebagai fakta historis tunggal.
12. Jemunak
Jemunak merupakan kudapan tradisional yang menggunakan bahan seperti singkong dan ketan, kemudian disajikan bersama kelapa parut serta pemanis. Makanan ini dikaitkan dengan kawasan Muntilan dan memiliki kemunculan musiman, terutama pada bulan Ramadan.
13. Tape Ketan
Tape ketan merupakan produk fermentasi beras ketan yang dikenal sebagai salah satu produk pangan khas Muntilan. Situs pemerintah Kabupaten Magelang menyebut tape ketan sebagai salah satu produk yang menjadi ikon kuliner kawasan Muntilan.
14. Slondok
Slondok merupakan makanan ringan berbahan dasar singkong yang diolah menjadi keripik. Produk ini termasuk jajanan yang dapat ditemukan di kawasan Muntilan dan Kabupaten Magelang.
15. Pothil
Pothil merupakan makanan ringan tradisional yang juga tercatat sebagai salah satu produk pangan khas kawasan Muntilan. Pemerintah Kabupaten Magelang memasukkannya bersama tape ketan, wajik, jenang, krasikan, dan slondok dalam daftar produk kuliner kawasan tersebut.
Baca Juga: 5 Aktivitas Seru di Desa Wisata Candirejo, Magelang
Ide Aktivitas Wisata Kuliner
Wisata kuliner Magelang dapat dikombinasikan dengan kunjungan ke kawasan Borobudur, pusat Kota Magelang, dan Muntilan. Kawasan Borobudur memiliki sejumlah kuliner yang tercantum dalam informasi pariwisata resmi, termasuk ndas beong, sego godog, kupat tahu, sop senerek, dan nasi lesah.
Wisatawan juga dapat menjadikan kuliner utama, minuman tradisional, dan oleh-oleh sebagai tiga bagian perjalanan. Misalnya, kupat tahu atau sop senerek untuk makanan utama, wedang kacang atau ronde sebagai minuman, kemudian tape ketan, slondok, atau pothil sebagai oleh-oleh.
Cara Menuju Magelang
Magelang dapat dicapai melalui perjalanan darat dari berbagai kota di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Indonesia Travel menyebut jalur darat sebagai salah satu akses utama menuju wilayah Magelang. Dari kawasan Magelang, perjalanan dapat dilanjutkan menuju Borobudur, Muntilan, maupun pusat Kota Magelang sesuai tujuan kuliner.
Karena lokasi kuliner tersebar di Kota Magelang dan Kabupaten Magelang, wisatawan sebaiknya menentukan lokasi makanan terlebih dahulu sebelum menyusun rute perjalanan.
Informasi Operasional
Jam operasional dan harga makanan berbeda menurut tempat makan dan dapat berubah. Warung tradisional juga dapat memiliki hari libur atau jam buka yang berbeda pada hari tertentu.
Untuk kuliner yang ingin dikunjungi secara khusus, informasi mengenai jam buka, ketersediaan menu, metode pembayaran, dan lokasi sebaiknya dikonfirmasi sebelum keberangkatan.
Tips Wisata Kuliner
- Bedakan wilayah Kota dan Kabupaten Magelang. Tidak semua kuliner berada di pusat Kota Magelang.
- Periksa jam buka terlebih dahulu, terutama untuk warung tradisional.
- Siapkan pembayaran tunai sebagai alternatif ketika mengunjungi warung kecil.
- Perhatikan tingkat kepedasan, khususnya pada hidangan berbahan ikan seperti ndas beong.
- Sisakan ruang untuk oleh-oleh, seperti tape ketan, slondok, dan pothil dari kawasan Muntilan.
- Kombinasikan kuliner dengan destinasi wisata, terutama jika perjalanan dilakukan di sekitar Borobudur.
Fitur Perjalanan
AI Plan Your Trip membantu menyusun itinerary yang dipersonalisasi berdasarkan durasi perjalanan, minat, dan preferensi wisata, termasuk menggabungkan wisata kuliner dengan destinasi budaya dan alam di Magelang.
MaiA membantu menjawab pertanyaan perjalanan, memberikan rekomendasi destinasi dan kuliner, serta menyediakan tips dan informasi yang relevan selama perjalanan.
Referensi
- https://www.traveloka.com/id-id/explore/destination/makanan-khas-magelang-acc/265102
- https://www.detik.com/jateng/kuliner/d-6586853/10-makanan-khas-magelang-yang-enak-dan-mengenyangkan-kamu-wajib-coba
- https://desabandongan.magelangkab.go.id/First/detail_artikel/sejarah-kabupaten-magelang