Desa Bilebante merupakan permata hijau di Lombok Tengah yang menawarkan pengalaman wisata pedesaan autentik dengan nuansa alam yang menenangkan.
Desa wisata ini mengusung konsep ramah lingkungan yang memadukan keindahan bentang alam dengan kreativitas komunitas lokal yang inspiratif.
Mengenal Desa Bilebante, Desa Wisata Hijau di Lombok Tengah
Desa Bilebante di Kecamatan Pringgarata dijuluki "Desa Wisata Hijau" karena komitmen kuatnya menjaga kelestarian alam. Lokasinya sangat strategis, hanya berjarak 15 kilometer dari Kota Mataram sehingga mudah diakses wisatawan.
Wisatawan disambut hamparan sawah terasering, ladang subur, dan aliran sungai jernih yang memanjakan mata. Suasana perkampungan yang asri tetap dipadukan dengan kearifan lokal budaya Sasak yang terjaga sangat autentik.
Kreativitas warga mengubah tanah subur ini menjadi destinasi rekreasi edukatif sekaligus laboratorium alam yang inspiratif. Pengunjung dapat menikmati harmoni kehidupan desa melalui beragam aktivitas kemasyarakatan yang inovatif dan ramah lingkungan.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Hotel di Mandalika Lombok Ini Bikin Liburan Makin Seru, Yuk Coba!
7 Aktivitas Seru di Desa Bilebante
Manfaatkan waktu kunjungan Anda dengan mencoba berbagai kegiatan seru yang menggabungkan unsur alam, budaya, dan kuliner lokal.
1. Mencoba ragam aktivitas outdoor seru di Pasar Pancingan
Anda wajib mampir ke Pasar Pancingan untuk memancing di kolam dan mengolah hasilnya menjadi kuliner ikan yang lezat secara langsung. Nikmati suasana pasar tempo dulu dengan berburu jajanan tradisional murah meriah di lapak-lapak bambu yang tertata sangat estetis dan unik.
2. Menyusuri desa sambil bersepeda
Kayuhlah sepeda melintasi pemukiman warga, pinggiran sungai, hingga Pura Lingkar Kelud yang merupakan pura tertua di Lombok Tengah yang bersejarah. Di sepanjang jalan, Anda bisa melihat proses pembuatan topi "Kekere" atau sekadar menikmati segarnya udara di antara hamparan kebun sayur.
3. Mampir ke kebun herbal sambil belajar kesehatan
Pelajari ragam tanaman herbal berkhasiat yang dikembangkan oleh pemuda desa sekaligus mencoba layanan spa tradisional untuk merilekskan tubuh Anda kembali. Pengalaman ini memberikan edukasi kesehatan alami yang jarang ditemukan, lengkap dengan suasana kebun yang sangat tenang dan menyejukkan jiwa.
4. Melihat langsung budidaya rumput laut di sawah
Temukan keunikan budidaya rumput laut yang dilakukan di lahan persawahan, sebuah inovasi ekonomi kreatif yang menjadi jagoan utama Desa Wisata Bilebante. Pastikan untuk mencicipi serabi rumput laut yang merupakan produk unggulan desa hasil dari kreativitas pengolahan pangan lokal yang sangat inovatif.
5. Mencicipi kuliner lokal
Manjakan lidah dengan aneka kudapan tradisional seperti plecing kangkung, nasi balap, hingga minuman kesehatan lemongrass tea atau serbat yang menyegarkan tubuh. Semua bahan masakan diambil langsung dari hasil bumi desa, menjamin kesegaran dan cita rasa autentik yang sulit dilupakan setiap pengunjung.
6. Mengikuti kelas memasak masakan Sasak
Pelajari rahasia bumbu tradisional Lombok melalui kelas memasak interaktif yang dipandu langsung oleh para ibu rumah tangga setempat yang mahir mengolah rempah. Aktivitas ini memberikan wawasan mendalam tentang budaya kuliner lokal sambil menikmati hasil masakan sendiri di tengah suasana pedesaan yang asri.
7. Berinteraksi dengan perajin kriya lokal
Kunjungi bengkel kerja para perajin untuk melihat proses pembuatan anyaman bambu dan kerajinan tangan khas Pulau Lombok yang dikerjakan dengan penuh ketelitian. Anda bisa belajar teknik dasar menganyam dan membawa pulang hasil karya sendiri sebagai suvenir unik yang sangat berkesan dari Bilebante.
Baca Juga: Petualangan Romantis Di 3 Desa Wisata Lombok Tengah
Cara Menuju Desa Wisata Bilebante
Desa ini dapat ditempuh dalam waktu sekitar 30 menit dari Kota Mataram atau sekitar 45 menit jika Anda berangkat dari kawasan Mandalika. Transportasi terbaik untuk menuju lokasi adalah menggunakan mobil pribadi atau motor sewaan karena akses jalan sudah sangat mulus dan memadai.
Waktu kunjungan terbaik adalah saat musim kemarau antara bulan Mei hingga September agar aktivitas luar ruangan seperti bersepeda tidak terganggu hujan.
Anda juga bisa berkunjung saat musim tanam atau panen untuk menyaksikan lanskap persawahan yang paling hijau dan aktivitas petani yang sangat hidup.
Tips Berkunjung ke Desa Bilebante
Gunakan panduan berikut agar perjalanan Anda ke Desa Wisata Hijau di Lombok Tengah ini berjalan lancar dan memberikan kesan mendalam.
1. Datanglah Sejak Pagi Hari
Udara pagi di persawahan Desa Bilebante jauh lebih segar dan Anda bisa menyaksikan aktivitas pasar serta petani sebelum cuaca menjadi terlalu terik.
2. Gunakan Pakaian yang Nyaman
Pakailah baju berbahan ringan dan sepatu olahraga karena Anda akan banyak beraktivitas luar ruangan seperti berjalan kaki atau bersepeda.
3. Siapkan Uang Tunai Secukupnya
Transaksi di Pasar Pancingan dan toko-toko kecil warga lebih banyak menggunakan tunai untuk memudahkan pembayaran produk kuliner dan kriya.
4. Bawa Kamera atau Ponsel dengan Baterai Penuh
Setiap sudut desa sangat instagenic, mulai dari terasering sawah hingga jembatan kuno, sehingga pastikan Anda siap mengabadikan setiap momen.
5. Jaga Kebersihan dan Hormati Tradisi
Selalu buang sampah pada tempatnya dan bersikaplah sopan saat berinteraksi dengan warga serta saat memasuki area tempat ibadah seperti pura.
Baca Juga: Pantai Senggigi, Kawasan Resor Tertua dan Terkenal di Lombok
Yuk, jelajahi Desa Bilebante untuk menikmati alam Lombok yang mempesona. Dapatkan rekomendasi paket wisata personal dan informasi lengkap mengenai destinasi tersembunyi di Lombok melalui bantuan asisten virtual MaiA.
Anda juga bisa memanfaatkan fitur Rencanakan Perjalanan Anda yang ada di situs Indonesia Travel untuk menyusun jadwal kunjungan yang efisien agar liburan di Bilebante semakin maksimal.