Image Contributor: Punnawit Suwattananun/Shutterstock
Gunung Bromo dikenal sebagai salah satu destinasi wisata favorit untuk melihat sunset di Jawa Timur. Gunung berapi aktif ini terletak di dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur.
Wilayah Gunung Bromo membentang di empat kabupaten, yaitu Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Malang. Destinasi ini dikenal dengan lautan pasir dan kawah aktifnya yang menjadi magnet wisatawan.
Pesona Berburu Sunset di Gunung Bromo
Gunung Bromo umumnya dikenal sebagai lokasi pengamatan matahari terbit. Tak heran, banyak wisatawan yang berkunjung ke Gunung Bromo untuk merasakan sensasi pemandangan matahari terbit atau sunrise.
Namun, Gunung Bromo juga terkenal menawarkan pemandangan matahari terbenam atau sunset yang tak kalah indah.
Apalagi, melihat sunset di Gunung Bromo seperti melihat lukisan semburat cahaya keemasan yang berpadu dengan warna orange dan ungu yang indah.
Baca Juga: 5 Spot Sunset Terbaik di Labuan Bajo
Spot Melihat Sunset Gunung Bromo
Ada empat spot yang umumnya digunakan wisatawan untuk melihat sunset Gunung Bromo, beserta informasi mengenai akses, waktu kunjungan, dan konteks geologis, serta budaya kawasan Bromo:
1. Bukit Kingkong
Bukit Kingkong, juga dikenal sebagai Kingkong Hill, merupakan salah satu titik pandang di kawasan Bromo yang menghadap langsung ke arah kawah.
Lokasi ini terletak tidak jauh dari jalur menuju Penanjakan. Karena posisinya yang menghadap kawah, titik ini juga digunakan untuk mengamati matahari terbenam dengan latar Kawah Bromo dan sebagian kawasan lautan pasir.
2. Puncak Penanjakan 1
Penanjakan 1 terletak pada ketinggian sekitar 2.770 mdpl dan merupakan salah satu titik pandang paling populer di kawasan Bromo. Dari lokasi ini, wisatawan dapat melihat panorama Gunung Bromo, Gunung Batok, dan Gunung Semeru secara bersamaan.
Akses menuju Penanjakan dapat ditempuh melalui pintu masuk Tosari (Pasuruan), Tumpang (Malang), atau Cemoro Lawang/Sukapura (Probolinggo).
Karena popularitasnya, area ini cenderung lebih ramai dibandingkan titik pandang lain di kawasan Bromo, terutama pada musim liburan.
3. Bukit Cinta (Penanjakan 3)
Bukit Cinta, yang juga disebut Penanjakan 3, merupakan salah satu titik pandang berbukit di kawasan Bromo.
Lokasinya berdekatan dengan area Penanjakan, namun berada pada jalur yang berbeda dan tingkat kunjungannya lebih rendah dibandingkan Penanjakan 1.
Karakteristik topografi berbukit di lokasi ini memungkinkan pengamatan panorama sunset dari sudut pandang yang berbeda.
4. Bukit Perahu
Bukit Perahu berada di jalur menuju Penanjakan 1. Area ini memiliki ruang terbuka yang cukup luas dan digunakan sebagai salah satu titik alternatif untuk mengamati sunset di balik kawasan Bromo.
Akses dan Moda Transportasi Menuju Kawasan Gunung Bromo
Kawasan TNBTS dapat dijangkau dari sejumlah kota di Jawa Timur, seperti Surabaya, Malang, Probolinggo, Pasuruan, dan Lumajang. Anda bisa menggunakan moda transportasi seperti kereta api, bus antarkota, maupun kendaraan pribadi atau sewaan.
Dari kota-kota tersebut, perjalanan dilanjutkan menuju salah satu dari tiga pintu masuk resmi kawasan TNBTS, yaitu Cemoro Lawang, Tosari, dan Ranu Pane. Berikut penjelasannya:
1. Menggunakan Kereta Api
Anda bisa melakukan perjalanan kereta api tujuan Surabaya atau Malang, dan turun di Stasiun Probolinggo. Kemudian, perjalanan dilanjutkan dengan kendaraan sewaan atau angkutan lokal menuju Desa Cemoro Lawang.
2. Menggunakan Bus
Alternatif lain adalah menggunakan bus dari Terminal Purabaya (Bungurasih) di Surabaya atau Terminal Arjosari di Malang menuju Terminal Probolinggo, sebelum melanjutkan perjalanan ke titik masuk kawasan.
3. Menggunakan Kendaraan Pribadi
Kendaraan pribadi atau sewaan dapat digunakan melalui jalur Probolinggo maupun Pasuruan, tergantung pintu masuk yang Anda tuju.
Pintu Masuk Kawasan Bromo
Ada tiga pintu masuk atau jalur utama yang bisa Anda pilih untuk masuk ke kawasan Bromo. Berikut penjelasannya:
1. Cemoro Lawang (via Probolinggo)
Cemoro Lawang merupakan pintu masuk yang paling banyak digunakan wisatawan. Desa ini berada pada ketinggian tertentu dengan akses langsung ke kawasan lautan pasir, serta menyediakan sejumlah fasilitas penginapan.
Dari titik ini, kendaraan jenis jip (jeep) dapat disewa untuk menuju Kawah Bromo, Bukit Teletubbies, dan Pasir Berbisik.
2. Tosari (via Pasuruan)
Tosari merupakan pintu masuk dari sisi barat kawasan Bromo, dan digunakan terutama untuk mengakses titik pandang Penanjakan. Jalur ini juga menyediakan layanan sewa jip menuju lautan pasir dan kawah, dengan tingkat keramaian yang relatif lebih rendah dibandingkan Cemoro Lawang.
3. Ranu Pane (via Lumajang)
Ranu Pane merupakan titik awal pendakian resmi menuju Gunung Semeru dan digunakan terutama oleh pendaki. Desa ini juga memiliki danau, serta menjadi titik awal jalur pendakian Bromo dari arah selatan.
Tips Menikmati Sunset di Bromo
Untuk bisa menikmati sunset tanpa halangan, ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan.:
1. Datang Lebih Awal
Agar bisa mendapatkan spot terbaik menikmati sunset, datanglah lebih awal, setidaknya 1 jam sebelum matahari terbenam. Sunset di Bromo terjadi pada pukul 17.00-18.00 WIB.
2. Bawa Jaket Tebal
Gunung Bromo dikenal dengan udaranya yang dingin. Pada sore hari, suhu di Gunung Bromo bisa menurun hingga 10°C. Oleh karena itu, sebaiknya Anda membawa atau mengenakan jaket tebal saat melihat sunset, agar tubuh tetap hangat.
3. Atur Kamera ke Mode Malam atau HDR
Jika ingin mengabadikan pemandangan sunset yang indah, Anda bisa mengatur kamera di smartphone ke mode Malam atau HDR. Mode ini bisa menangkap pemandangan sunset dengan gradasi warna langit yang indah.
4. Jaga Kebersihan
Tak hanya sekadar menikmati sunset yang indah, Anda juga harus selalu menjaga kebersihan dan mengikuti aturan.
Hal ini agar memberikan keamanan dan kenyamanan bersama. Apalagi, Gunung Bromo merupakan kawasan konservasi yang harus dijaga lingkungannya.
Agar perjalanan semakin nyaman, Anda dapat memanfaatkan MaiA sebagai asisten virtual untuk mendapatkan informasi seputar destinasi wisata, rekomendasi spot terbaik menikmati matahari terbenam, serta berbagai tips perjalanan di kawasan Bromo dan sekitarnya.
Sebelum berangkat, Anda juga dapat Rencanakan Perjalanan Anda di Indonesia Travel untuk mendapatkan itinerary yang sesuai durasi, minat, dan preferensi perjalanan Anda.
Dengan perencanaan yang lebih terarah, Anda dapat mengatur waktu untuk mengeksplorasi berbagai spot sunset di Gunung Bromo sekaligus menikmati momen liburan dengan lebih maksimal.
Referensi:
https://jelajahnesia.id/bukit-kingkong-bromo/
https://www.explorebromo.com/2021/06/pananjakan-1-sunrise-bromo.html