Image Contributor: Rifanza/imageBROKER/Shutterstock
Labuan Bajo merupakan kota pelabuhan di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, yang dikenal sebagai pintu gerbang menuju Taman Nasional Komodo. Selain menjadi destinasi wisata alam, kawasan ini juga memiliki kekayaan kuliner, kerajinan, dan produk lokal yang mencerminkan budaya masyarakat Manggarai.
Uniknya, beragam oleh-oleh khas yang dijual di Labuan Bajo tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga berkaitan dengan tradisi, gastronomi, dan warisan budaya setempat yang menarik.
Karakteristik Oleh-Oleh Khas Labuan Bajo
Oleh-oleh khas Labuan Bajo didominasi oleh produk pangan, hasil perkebunan, dan kerajinan tradisional yang berkembang di wilayah Manggarai Raya.
Sebagian besar produknya masih diproduksi menggunakan metode tradisional dan memanfaatkan bahan baku lokal, seperti kopi, kelapa, beras, maupun benang tenun.
Selain memiliki fungsi sebagai buah tangan, beberapa produk juga berkaitan dengan tradisi kuliner, kegiatan sosial, maupun upacara adat masyarakat setempat.
7 Oleh-Oleh Khas Labuan Bajo
Berikut beberapa oleh-oleh khas Labuan Bajo yang umum ditemukan di pusat oleh-oleh, pasar tradisional, maupun galeri kerajinan lokal.
1. Kopi Manggarai
Kopi Manggarai merupakan salah satu komoditas unggulan dari Pulau Flores yang berasal dari dataran tinggi Manggarai.
Wilayah ini dikenal menghasilkan kopi Arabika berkualitas yang memiliki karakteristik aroma kuat, tingkat keasaman yang seimbang, dan cita rasa yang didominasi nuansa cokelat juga kacang (nutty).
Biji kopi Manggarai umumnya dibudidayakan di kawasan pegunungan dan diolah menggunakan berbagai metode pascapanen yang turut membentuk karakter cita rasanya.
Kopi Manggarai umumnya tersedia dalam bentuk biji sangrai maupun bubuk, dan banyak dijumpai di toko oleh-oleh maupun kedai kopi di Labuan Bajo
2. Rebok
Rebok merupakan makanan tradisional masyarakat Manggarai yang dibuat dari tepung beras dan tepung jagung yang dipadukan dengan kelapa parut, gula aren, dan telur. Bahan-bahan tersebut dicampur dan dimasak hingga menghasilkan tekstur yang kering menyerupai remahan.
Bagi masyarakat Manggarai, rebok melambangkan kebersamaan dan sering dikaitkan dengan tradisi makan bersama. Dalam beberapa tradisi lokal, terdapat kebiasaan untuk menjaga suasana tetap tenang saat menikmati rebok sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai budaya.
3. Roti Kompiang
Kompiang merupakan roti tradisional khas Manggarai, Flores, yang berbentuk bulat pipih dengan tekstur renyah.
Roti ini memiliki cita rasa gurih dengan sedikit sentuhan manis dan umumnya disajikan sebagai pendamping teh atau kopi.
Kompiang mudah ditemukan di toko oleh-oleh dan toko roti lokal di Labuan Bajo.Daya simpannya yang relatif lama membuat kompiang banyak dipilih sebagai salah satu oleh-oleh khas dari Labuan Bajo.
Baca Juga: Rasakan Kemewahan Berlayar Dengan Phinisi di Labuan Bajo!
4. Ikan Cara
Ikan Cara merupakan salah satu produk olahan hasil laut yang banyak dijumpai di Labuan Bajo. Ikan ini berukuran kecil dengan bentuk pipih dan diolah melalui proses pengawetan sehingga memiliki daya simpan yang relatif lama.
Dalam penyajiannya, ikan cara umumnya digoreng hingga renyah, kemudian disantap sebagai lauk atau dicampurkan ke dalam berbagai hidangan, seperti tumisan sayur setelah daging ikannya disuwir. Produk ini banyak tersedia di pasar tradisional maupun toko oleh-oleh di Labuan Bajo.
5. Kain Songke
Kain Songke merupakan kain tenun tradisional khas masyarakat Manggarai, Flores, yang memiliki ciri berupa motif geometris dengan dominasi warna hitam dan hiasan benang berwarna.
Setiap motif mengandung makna filosofis yang mencerminkan pandangan hidup, hubungan manusia dengan alam, serta nilai-nilai sosial dalam budaya Manggarai.
Kain Songke ditenun secara tradisional menggunakan alat tenun bukan mesin dan umumnya dikerjakan oleh perempuan sebagai bagian dari tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Selain dikenakan dalam upacara adat dan kegiatan budaya, kain Songke juga dimanfaatkan sebagai selendang maupun elemen dekoratif.
6. Kerajinan Mutiara
Perairan Flores dikenal sebagai wilayah penghasil mutiara laut yang dimanfaatkan sebagai bahan baku berbagai perhiasan, seperti kalung, gelang, anting, dan cincin.
Mutiara tersebut diolah menjadi berbagai desain perhiasan yang mencerminkan keterampilan perajin lokal. Produk kerajinan mutiara ini umumnya tersedia di toko perhiasan dan galeri suvenir di Labuan Bajo.
7. Miniatur Kayu Komodo
Miniatur Kayu Komodo merupakan salah satu kerajinan khas yang banyak dijumpai di Labuan Bajo. Kerajinan ini dibuat secara manual oleh perajin lokal menggunakan kayu sebagai bahan utama dan menampilkan bentuk komodo dengan detail sisik serta anatomi yang menyerupai satwa aslinya.
Sering dijadikan sebagai oleh-oleh, miniatur kayu komodo tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari berukuran kecil hingga untuk pajangan dengan ukuran yang lebih besar.
Miniatur Komodo merepresentasikan komodo (Varanus komodoensis), satwa endemik Indonesia yang habitat alaminya berada di Taman Nasional Komodo dan telah ditetapkan sebagai spesies yang dilindungi. Selain digunakan sebagai benda dekoratif, kerajinan ini juga menjadi representasi identitas Labuan Bajo dan kawasan Taman Nasional Komodo.
Baca Juga: 6 Hal Unik yang Cuma Bisa Ditemuin di Labuan Bajo, NTT!
Tempat Membeli Oleh-Oleh Khas Labuan Bajo
Berbagai oleh-oleh khas Labuan Bajo dapat Anda temukan di toko suvenir, toko roti, maupun galeri kerajinan yang tersebar di kawasan kota.
Beberapa tempat yang menyediakan beragam produk lokal dan bisa dikunjungi adalah Exotic Komodo Souvenir Shop, Kompiang Lejong, dan Kado Bajo Souvenir Store yang berada di sekitar Jalan Yohanis Sahadun.
Di lokasi-lokasi tersebut, Anda dapat menemukan berbagai produk khas, seperti kopi Manggarai, roti kompiang, kain Songke, kerajinan mutiara, miniatur Komodo, hingga aneka makanan tradisional khas Flores.
Jika memerlukan rekomendasi seputar oleh-oleh, budaya lokal, atau informasi wisata lainnya di Labuan Bajo, Anda juga dapat bertanya kepada MaiA, asisten perjalanan dari Indonesia Travel, yang siap membantu menjawab berbagai pertanyaan sebelum maupun selama perjalanan.
Tips Membeli Oleh-Oleh di Labuan Bajo
Sebelum membeli oleh-oleh, Anda dapat memperhatikan beberapa hal agar produk yang dipilih tetap terjaga kualitasnya.
- Periksa tanggal kedaluwarsa pada produk makanan dan minuman.
- Pilih produk dengan kemasan yang masih tersegel dan dalam kondisi baik.
- Pastikan kain tenun berasal dari pengrajin atau galeri resmi untuk mendukung pelestarian kerajinan lokal.
- Simpan kopi dalam wadah kedap udara agar aroma dan kualitasnya tetap terjaga.
- Perhatikan ketentuan maskapai apabila membawa produk pangan atau hasil laut dalam bagasi.
Setelah mengetahui tips memilih oleh-oleh, Anda dapat mulai merencanakan perjalanan ke Labuan Bajo. Gunakan AI Plan Your Trip di Indonesia Travel untuk menyusun itinerary yang bisa disesuaikan dengan durasi perjalanan, minat, dan preferensi Anda.
Sumber/Referensi:
- Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. Labuan Bajo - East Nusa Tenggara: Travel Guide Book (2025). https://kemlu.go.id/files/publikasi/additional_file/1762932703691437df1783e__EN__Labuan_Bajo___East_Nusa_Tenggara___Travel_Guide_Book__2025_.pdf
- Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia - Majalah Masyarakat ASEAN (MMA) Edisi Ke-33 Tahun 2023. https://kemlu.go.id/files/repositori/56577/MMA%20EDISI%20KE-33_2023_REV.pdf
- Jadesta Kemenpar - Rebok Bukit Porong. https://jadesta.kemenpar.go.id/paket/rebok_bukit_porong