Bali memiliki beragam bentang alam dan kekayaan budaya yang menjadi daya tarik bagi kegiatan fotografi. Lanskapnya membentang dari kawasan pegunungan di bagian utara hingga tebing pesisir di selatan, dengan karakter visual yang berbeda di setiap wilayah. Berikut 10 spot foto Instagramable di Bali yang bisa jadi referensi kunjungan Anda:
1. Air Terjun Banyumala
Air Terjun Banyumala merupakan air terjun kembar yang memiliki ketinggian sekitar 37 meter. Di bawahnya, terdapat kolam alami sedalam 2 meter yang bisa digunakan untuk berenang.
Selain itu, Anda juga akan disuguhkan suasana yang tenang dan asri karena lokasinya yang berada di kawasan dataran tinggi serta dikelilingi oleh hutan tropis.
Alamat: Wanagiri, Sukasada, Buleleng Regency, Bali 81161
Cara menuju ke sana: Air Terjun Banyumala dapat dicapai sekitar 2,5–3 jam berkendara dari Denpasar melalui jalur Bedugul menuju Buleleng.
Sesampainya di area parkir, Anda masih perlu berjalan kaki menuju pos jaga sekitar 100 meter, lalu melewati jalan menurun yang berbentuk tangga dari tanah untuk mencapai lokasi air terjun.
Jam operasional: Setiap hari, pukul 08.00-18.00 WITA
Harga tiket:
- Rp25.000 (WNI)
- Rp50.000 (WNA)
2. Campuhan Ridge Walk
Jalur pejalan kaki sepanjang perbukitan di kawasan Ubud ini menjadi salah satu ruang terbuka yang banyak dijadikan sebagai spot foto oleh para wisatawan.
Membentang sepanjang 2 km, jalur Campuhan Ridge Walk diapit oleh Sungai Oos dan Sungai Cerik, sehingga menyuguhkan pemandangan hamparan bukit hijau dan pepohonan tropis yang menyegarkan mata.
Alamat: Desa Kelusa, Payangan, Jl. Raya Ubud, Kelusa, Kec. Payangan, Kabupaten Gianyar, Bali, Indonesia
Cara menuju ke sana:
- Dari Ubud Center:
Jalan kaki sekitar 5–10 menit jalan kaki dari Puri Ubud atau Pasar Ubud. Ikuti arah menuju Warwick Ibah Hotel, lalu masuk ke gang kecil di sampingnya dan ikuti papan penunjuk “Campuhan Ridge Walk”. - Dari Denpasar/Seminyak:
Naik mobil atau motor pribadi selama ±1,5 jam perjalanan. Bisa juga naik shuttle bus ke Ubud lalu berjalan kaki. - Parkir:
Bisa parkir di dekat Pura Gunung Lebah atau di depan Ibah Villas.
Jam operasional: 24 jam
Harga tiket: Gratis
Baca Juga: 10 Pantai Pasir Putih di Bali untuk Liburan Tropis
3. Candi Tebing Gunung Kawi
Candi Tebing Gunung Kawi merupakan kompleks candi kuno yang berada di sepanjang lembah Sungai Pakerisan. Keunikannya terletak pada candi yang dipahatkan langsung pada dinding batu padas, termasuk ceruk yang terbentuk pada tebing.
Dinding batu Candi Tebing Gunung Kawi dipahat menjadi 10 candi dan dikelilingi area persawahan bertingkat, menyuguhkan pemandangan yang memukau.
Alamat: Jl. Gn. Kawi, Tampaksiring, Kec. Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Bali 80552
Cara menuju ke sana: Berjarak sekitar 38 km dari Denpasar (sekitar 1 hingga 1,5 jam perjalanan).
Panduan rute:
- Ambil Jalan Prof. Ida Bagus Mantra ke Jalan WR Supratman menuju daerah Tampaksiring.
- Lanjut ke Jl. Raya Pejeng Tampaksiring ke Jl. Yudistira, lalu ke Jl. Bayu Brata hingga tiba di area parkir Gunung Kawi.
- Ikuti petunjuk jalan, kamu bisa menggunakan Google Maps dengan keyword "Gunung Kawi Temple" atau "Pura Gunung Kawi".
Jam operasional: Setiap hari, pukul 08.00-18.00 WITA
Harga tiket:
- WNI, dewasa & anak-anak: Rp50.000 & Rp30.000
- WNA, dewasa & anak-anak: Rp75.000 & Rp50.000
(Harga tiket dapat berubah sewaktu-waktu)
4. Garuda Wisnu Kencana (GWK)
Salah satu destinasi instagramable di Bali ini berlokasi di kawasan Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana. Keistimewaannya terletak pada Patung Garuda Wisnu Kencana setinggi sekitar 121 meter yang ikonik.
Tak hanya itu, kawasan GWK juga memiliki plaza terbuka, taman budaya, pertunjukan tari tradisional, serta ruang pameran yang dapat Anda kunjungi.
Alamat: Jl. Raya Uluwatu, Ungasan, Kuta Selatan, Badung, Bali
Jam operasional: Setiap hari, pukul 09.00-21.00 WITA
Harga tiket: Mulai dari Rp150.000
Baca Juga: 10 Destinasi Wisata Budaya Bali yang Harus Dikunjungi
5. Handara Gate
Handara Gate merupakan gerbang bergaya arsitektur tradisional Bali yang berada di pintu masuk kawasan Handara Golf & Resort. Awalnya ia berfungsi sebagai akses menuju area resor, lalu dikenal luas sebagai salah satu spot foto paling populer di Bali.
Daya tariknya terletak pada gerbang simetris yang memilki latar pegunungan, pepohonan, dan kabut di kawasan Bedugul, sehingga menghasilkan komposisi visual yang khas.
Alamat: Jalan Bali Handara Kosaido Golf Course, Pancasari, Sukasada, Buleleng, Bali
Jam operasional: Setiap hari, pukul 06.00-19.00 WITA
Harga tiket:
- WNI: Rp30.000 untuk 3 menit berfoto
- WNA: Rp50.000 untuk 3 menit berfoto
6. Pantai Kelingking
Pantai Kelingking di Nusa Penida punya ciri khas berupa tebing batu kapur curam yang menjorok ke laut membentuk siluet menyerupai dinosaurus dan berpadu dengan pasir putih dan laut biru yang jernih.
Spot foto terbaik berada di area atas tebing dengan latar Samudra Hindia yang luas. Anda juga bisa turun ke area pantai, namun harus melewati jalur sempit yang cukup menantang.
Alamat: Desa Bunga Mekar, Nusa Penida, Klungkung, Bali
Cara menuju ke sana: Anda bisa menyeberang ke Nusa Penida menggunakan fast boat dari Pelabuhan Sanur yang memakan waktu sekitar 45 menit. Setibanya di Nusa Penida, lanjut perjalanan darat sekitar 40 menit dari pelabuhan.
Jam operasional: 24 jam
Harga tiket: Gratis
7. Pura Ulun Danu Bratan
Pura Ulun Danu Bratan merupakan kompleks pura yang berada di tepi Danau Bratan, Bedugul. Posisinya di tepian danau dengan latar pegunungan membuat pura tampak seolah mengapung ketika permukaan air meningkat.
Pura Ulun Danu Bratan terdiri atas lima kompleks Pura dan satu buah Stupa, yang salah satunya digunakan dalam pecahan lembaran uang Rp50 ribu emisi tahun 2016.
Alamat: Candikuning, Baturiti, Tabanan Regency, Bali
Jam operasional: Setiap hari, pukul 06.00-19.00 WITA
Harga tiket:
- WNI dewasa & anak-anak: Rp50.000 & Rp25.000
- WNA dewasa & anak-anak: Rp100.000 & Rp75.000
Perlu diketahui, beberapa destinasi instagramable di Bali memiliki aturan tertentu dalam berpakaian karena kesakralan tempatnya. Anda bisa mendapatkan informasi dan tips seputar spot foto di Bali yang lebih lengkap menggunakan fitur MaiA.
8. Tirta Gangga
Tirta Gangga merupakan bekas taman air Kerajaan Karangasem yang dibangun pada 1948 oleh Raja Karangasem. Kompleks ini terdiri atas kolam, air mancur bertingkat, taman tropis, serta jalur pijakan batu yang membentang di atas kolam ikan.
Terdapat pula air mancur berbentuk kelopak bunga di tengah kolam yang menambah pesona keindahannya.
Alamat: Jalan Raya Abang Desa Adat Jl. Raya Tirta Gangga, Ababi, Kec. Abang, Kabupaten Karangasem, Bali 80852
Jam operasional: Setiap hari, pukul 06.00-19.00 WITA
Harga tiket:
- WNI dewasa & anak-anak: Rp45.000 & Rp25.000
- WNA dewasa & anak-anak: Rp90.000 & Rp45.000
9. Taman Dedari
Taman Dedari merupakan taman rekreasi sekaligus destinasi kuliner yang menjadi bagian dari kompleks The Royal Pita Maha di kawasan Kedewatan, Ubud.
Berada di tepi Sungai Ayung, tempat ini dikenal karena deretan patung Dedari (bidadari dalam mitologi Bali). Kurang lebih terdapat 50 buah patung, dengan 42 patung berukuran kecil, 4 patung berukuran 5-6 meter, dan 4 patung lagi berukuran 10 meter.
Tak hanya deretan karya seni patung yang megah, Anda juga dapat menikmati panorama Sungai Ayung dan lembah hijau khas Ubud selama berkunjung ke sini.
Alamat: The Royal Pita Maha, Jalan Raya Kedewatan, Kedewatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.
Jam operasional: Setiap hari, pukul 10.00-22.00 WITA
Harga tiket: Tidak dipungut biaya, namun perlu memesan menu di Taman Dedari Restaurant
10. Tegallalang Rice Terrace
Tegallalang Rice Terrace merupakan kawasan persawahan bertingkat di Kecamatan Tegallalang, Gianyar, yang menjadi salah satu lanskap pertanian khas Bali. Sistem teraseringnya mengikuti kontur perbukitan dan dikelilingi vegetasi tropis, menciptakan pola lanskap yang khas.
Pemandangan sawah bertingkat dengan latar perbukitan menjadi salah satu daya tarik utama kawasan ini untuk fotografi. Pada pagi hari, suasana berkabut dan pencahayaan alami dapat memberikan karakter visual yang berbeda pada lanskap persawahan.
Alamat: Jl. Raya Tegallalang, Tegallalang, Kec. Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali 80561
Cara menuju ke sana: Tegallalang Rice Terrace berjarak sekitar 20 menit berkendara dari pusat Ubud. Kawasan ini dapat dicapai menggunakan kendaraan pribadi, taksi, atau kendaraan sewa.
Jam operasional: Jam kunjungan dapat berbeda di setiap area dan mengikuti ketentuan pengelola setempat.
Harga tiket: Tarif masuk dapat berbeda tergantung area yang dikunjungi.
Sudah siap mengisi galeri Anda dengan foto-foto terbaik dari Bali? Gunakan fitur Rencanakan Perjalanan Anda untuk mengatur itinerary sesuai durasi liburan, lokasi tujuan, dan waktu terbaik berkunjung agar setiap spot bisa Anda kunjungi tanpa terburu-buru.
Referensi:
- https://bkpsdm.bulelengkab.go.id/informasi/detail/artikel/air-terjun-banyumala-eksotisnya-air-terjun-tersembunyi-di-buleleng-39
- https://campuhanridgewalk.com/about-campuhan/
- https://diparda.gianyarkab.go.id/destinasi/gunung-kawi-tampaksiring-temple
- https://interaktif.kompas.id/baca/magisnya-candi-tebing-gunung-kawi/
- https://gianyartourismticket.com/en/detail/gunung-kawi-tampaksiring
- https://disparda.baliprov.go.id/garuda-wisnu-kencana-2/2021/09/
- https://lovebali.baliprov.go.id/destination/detail/366/pantai-kelingking-dan-paluang
- https://www.djkn.kemenkeu.go.id/kanwil-balinusra/baca-artikel/13457/Pura-Indah-di-Lembar-Uang-Rp-50-Ribu.html
- https://tegallalangriceterrace.org/id/