Tugu Keris Siginjai merupakan salah satu ikon wisata dan budaya yang berada di Kota Jambi. Monumen ini memiliki tinggi sekitar 28 meter dan dirancang dengan bentuk yang terinspirasi dari Keris Siginjai, senjata pusaka Kesultanan Jambi. Keberadaan tugu tersebut tidak hanya berfungsi sebagai penanda kawasan, tetapi juga menjadi representasi sejarah dan identitas budaya masyarakat Jambi.
Tugu Keris Siginjai berada di kawasan pusat pemerintahan Kota Jambi. Area di sekitar monumen dimanfaatkan sebagai ruang publik yang dapat digunakan masyarakat untuk berolahraga, bersantai, berkumpul, maupun menikmati kuliner. Lokasinya yang berada di kawasan perkotaan juga membuat tugu ini mudah dijangkau dari berbagai wilayah Kota Jambi.
Sebelum menggunakan nama Tugu Keris Siginjai, monumen ini dikenal sebagai Tugu Jam. Bentuk sebelumnya dianggap menyerupai Monumen Nasional atau Monas di Jakarta sehingga masyarakat juga menyebutnya sebagai Tugu Monas Jambi. Setelah dilakukan pembongkaran dan pembangunan kembali, bentuk monumen diubah dengan mengangkat unsur Keris Siginjai sebagai identitas lokal.
Asal-usul Tugu Keris Siginjai Jambi
Tugu Keris Siginjai pertama kali diresmikan pada 31 Desember 2017 oleh Wali Kota Jambi saat itu, Syarif Fasha. Peresmian tersebut dilakukan menjelang pergantian tahun menuju 2018. Pembangunan kembali tugu dilakukan untuk memberikan karakter yang lebih mencerminkan sejarah dan budaya Jambi.
Nama Tugu Keris Siginjai diambil dari Keris Siginjai, senjata pusaka yang berkaitan erat dengan sejarah Kesultanan Jambi. Keris tersebut dipandang sebagai lambang kebesaran, kepahlawanan, kekuasaan, sekaligus simbol pemersatu masyarakat Jambi.
Berdasarkan keterangan sejarah yang bersumber dari Arsip Dokumentasi Museum Nasional Indonesia, Keris Siginjai merupakan lambang kebesaran serta kepahlawanan raja dan sultan Jambi pada masa lalu. Kepemilikan keris tersebut berkaitan dengan pengakuan terhadap seseorang sebagai penguasa atau pihak yang memiliki kewenangan untuk memerintah Kerajaan Jambi.
Dalam sejarahnya, Keris Siginjai terakhir kali dipegang oleh Sultan Achmad Zainuddin. Pada masa pemerintahan Hindia Belanda, keris tersebut dibawa ke Batavia. Sejak November 1904, Keris Siginjai tercatat sebagai salah satu koleksi Museum Nasional dengan nomor inventaris 10921.
Penggunaan bentuk keris pada monumen menjadi upaya untuk menghubungkan ruang publik modern dengan sejarah Kesultanan Jambi. Dengan demikian, perubahan dari Tugu Jam menjadi Tugu Keris Siginjai juga membawa identitas sejarah yang lebih kuat bagi kawasan tersebut.
Baca juga: Tugu Juang Jambi, Simbol Perjuangan Rakyat yang Dramatis
Arsitektur Unik Tugu Keris Siginjai Jambi
Arsitektur Tugu Keris Siginjai memiliki sejumlah unsur yang dirancang berdasarkan simbol dan filosofi masyarakat Jambi. Salah satu elemen utama pada monumen ini adalah sembilan pipa galvanis berbentuk spiral yang mengelilingi bagian tengah tugu.
Sembilan pipa tersebut melambangkan konsep "Sepucuk Jambi Sembilan Lurah". Istilah ini berkaitan dengan sembilan wilayah anak sungai utama yang menjadi bagian dari sejarah dan wilayah budaya Jambi, yaitu Batang Asai, Merangin, Masurai, Tabir, Senamat, Jujuhan, Bungo, Tebo, dan Tembesi.
Material pipa galvanis juga memiliki makna simbolis. Galvanis dikenal sebagai material yang memiliki ketahanan terhadap karat. Dalam konteks desain tugu, karakter tersebut dimaknai sebagai gambaran kekuatan persatuan yang diharapkan dapat bertahan dari waktu ke waktu.
Di bagian puncak terdapat replika Keris Siginjai dengan tinggi sekitar 9 meter. Penggunaan angka sembilan kembali mengacu pada konsep "Sepucuk Jambi Sembilan Lurah" dan menjadi salah satu unsur utama dalam keseluruhan rancangan monumen.
Sementara itu, pada bagian bawah tugu terdapat sepasang patung angsa. Elemen tersebut berkaitan dengan legenda dan sejarah terbentuknya Jambi yang juga berhubungan dengan konsep Negeri Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. Kombinasi keris, sembilan pipa, dan sepasang angsa membuat struktur tugu tidak hanya berfungsi sebagai bangunan monumental, tetapi juga sebagai media penyampaian simbol budaya.
Filosofi Ukiran dari Bangunan Ini
Selain bentuk arsitekturnya, Tugu Keris Siginjai memiliki sejumlah ukiran atau relief yang menggambarkan perjalanan sejarah Jambi. Relief pada bagian dinding tugu menjadi media visual untuk memperkenalkan berbagai aspek sejarah dan kehidupan masyarakat setempat.
Salah satu ukiran menggambarkan masa kekuasaan Orang Kayo Hitam. Tokoh tersebut memiliki posisi penting dalam sejarah Kesultanan Jambi dan menjadi bagian dari narasi sejarah yang direpresentasikan melalui monumen.
Ukiran lainnya menggambarkan perlawanan masyarakat Jambi terhadap penjajahan Belanda. Bagian ini menunjukkan sejarah perjuangan masyarakat dalam menghadapi kekuatan kolonial.
Terdapat pula relief yang menggambarkan kehidupan masyarakat di sekitar Sungai Batanghari. Sungai tersebut memiliki peran penting dalam perkembangan kehidupan sosial, ekonomi, dan sejarah Jambi. Unsur kehidupan masyarakat juga ditampilkan melalui gambaran budaya gotong royong sebagai salah satu nilai sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
Relief terakhir menggambarkan visi masa depan Jambi. Pesan yang disampaikan adalah pembangunan daerah yang modern dengan tetap mempertahankan nilai-nilai budaya. Dengan demikian, keseluruhan relief pada tugu menghubungkan sejarah masa lalu, kehidupan masyarakat saat ini, dan arah perkembangan Jambi pada masa mendatang.
Lokasi Tugu Keris Siginjai Jambi
Tugu Keris Siginjai beralamat di Paal Lima, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, Jambi, Indonesia. Monumen ini berada di kawasan pusat perkantoran Wali Kota Jambi sehingga lokasinya cukup strategis untuk dikunjungi.
Keberadaan berbagai fasilitas publik di sekitar tugu membuat kawasan ini tidak hanya berfungsi sebagai objek wisata sejarah dan budaya. Masyarakat juga memanfaatkannya sebagai ruang terbuka untuk melakukan aktivitas sehari-hari, termasuk olahraga dan bersantai.
Kawasan tugu dapat menjadi salah satu tujuan wisata perkotaan bagi wisatawan yang ingin mengenal simbol sejarah Jambi sekaligus menikmati suasana pusat kota.
Objek Wisata di Sekitar Tugu Keris Siginjai, Jambi
Lokasi Tugu Keris Siginjai yang berada di kawasan perkotaan membuat wisatawan dapat mengunjungi sejumlah objek wisata lain di Jambi. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.
1. Taman Jomblo
Taman Jomblo merupakan salah satu ruang publik di Kota Jambi yang dapat digunakan masyarakat untuk bersantai. Kawasan ini pada awalnya berupa trotoar yang kemudian ditata menjadi ruang publik. Taman tersebut dilengkapi sejumlah fasilitas olahraga dan kebugaran yang dapat digunakan masyarakat secara gratis.
Keberadaan Taman Jomblo memberikan alternatif bagi wisatawan yang ingin menikmati ruang terbuka di kawasan perkotaan setelah mengunjungi Tugu Keris Siginjai.
2. Tugu Juang
Tugu Juang merupakan monumen yang berkaitan dengan sejarah perjuangan rakyat Jambi dalam menghadapi tentara Belanda pada masa Agresi Militer Belanda II. Selain menjadi monumen sejarah, kawasan ini juga dimanfaatkan sebagai tempat rekreasi masyarakat.
Pengunjung dapat bersantai di sekitar area tugu sambil melihat kondisi lingkungan di sekitarnya. Tugu Juang dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menambah kunjungan ke lokasi wisata sejarah di Kota Jambi.
3. Gentala Arasy
Gentala Arasy merupakan menara jam yang berada di Kelurahan Arab Melayu, Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi. Menara ini memiliki ketinggian sekitar 80 meter dan menjadi salah satu landmark di kawasan Sungai Batanghari.
Di dalam kompleks Gentala Arasy terdapat Museum Kebudayaan Jambi yang menyimpan lebih dari 100 koleksi terkait sejarah dan kebudayaan Jambi. Menara tersebut juga terhubung dengan Jembatan Gentala Arasy yang membentang di atas Sungai Batanghari.
Dengan keberadaan sejumlah objek wisata di sekitarnya, Tugu Keris Siginjai dapat menjadi salah satu titik kunjungan dalam eksplorasi wisata sejarah, budaya, dan ruang publik di Kota Jambi.
Baca juga: 8 Tempat Kuliner Pilihan di Jambi
Rencanakan perjalanan wisata Anda ke Jambi dan Tugu Keris Siginjai. Jika membutuhkan bantuan untuk menyusun itinerary perjalanan ke Jambi, Anda dapat menggunakan fitur AI Plan Your Trip dan MAiA di indonesia.travel . Fitur ini dapat membantu menyusun rencana perjalanan berdasarkan destinasi yang ingin dikunjungi, durasi perjalanan, serta kebutuhan perjalanan Anda.
Referensi:
- https://jurnal.idbbali.ac.id/index.php/damoda/article/view/219
- https://thedifanhotel.com/nearby/tugu-keris-siginjai
- https://www.goodnewsfromindonesia.id/2023/01/06/mengenal-ikon-kota-jambi-tugu-keris-siginjai
- https://paltv.disway.id/kuliner-dan-wisata/read/21070/menyingkap-pesona-tugu-keris-siginjai-keindahan-wisata-dan-warisan-sejarah-kota-jambi
- https://www.detik.com/sumbagsel/budaya/d-6738632/mengenal-tugu-keris-siginjai-ikonnya-kota-jambi
- https://www.detik.com/sumbagsel/berita/d-8310465/fakta-tugu-keris-siginjai-jambi-dari-asal-usul-hingga-filosofi-ukiran
- https://rri.co.id/bintuhan/wisata/2535704/mengenal-tugu-keris-siginjai-jambi