MaiA ai-icon

Informasi

UPTD Museum Negeri Bengkulu

Museum Negeri Bengkulu adalah salah satu museum sejarah dan budaya utama di Provinsi Bengkulu, Indonesia. Museum ini tercatat dalam Pendaftaran Museum Nasional dengan nomor 17.71.U.03.0017 dan termasuk dalam jaringan Museum Indonesia yang berfungsi sebagai wadah pelestarian warisan budaya bangsa serta edukasi masyarakat. 

Museum ini berperan penting dalam memaparkan perjalanan sejarah, budaya lokal, serta koleksi benda-benda bersejarah yang merefleksikan kehidupan masyarakat di wilayah Bengkulu dari periode prasejarah hingga era modern. 

 

Jenis & Tipe Museum

Museum Negeri Bengkulu diklasifikasikan sebagai museum umum dengan Tipe B menurut standar permuseuman nasional. 

Sebagai museum umum, institusi ini menyajikan beragam koleksi yang tidak hanya berfokus pada satu tema tertentu tetapi mencakup banyak aspek ilmu permuseuman seperti budaya, sejarah, alam, dan naskah kuno. 

 

Sejarah Museum Negeri Bengkulu

Pendirian Museum Negeri Bengkulu dimulai sejak tahun 1978. Museum awalnya difungsikan pada 3 Mei 1980 dengan lokasi sementara di belakang Benteng Marlborough

Kemudian pada 3 Januari 1983, museum dipindahkan ke Jalan Pembangunan No. 8, Padang Harapan, Kota Bengkulu yang menjadi lokasi tetap sampai sekarang. 

Status museum kemudian ditingkatkan menjadi Museum Negeri Provinsi Bengkulu berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0754/0/1987 dan diresmikan oleh Direktur Jenderal Kebudayaan Drs. G.B.P.H. Poeger pada 31 Maret 1988

Seiring berjalannya waktu dan otonomi daerah, museum ini kini dikelola sebagai Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu

 

Pengelola Museum

Museum Negeri Bengkulu dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu dan secara administratif dikelola oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu sebagai bagian dari fungsi pengembangan kebudayaan dan pariwisata daerah. 

Pengelolaan museum meliputi konservasi koleksi, penyelenggaraan pameran, program edukatif, serta publikasi informasi budaya untuk masyarakat umum dan pelajar. 

 

Koleksi Museum

Museum Negeri Bengkulu menyimpan ribuan artefak yang mencerminkan sejarah budaya, alam, dan kehidupan masyarakat di Bengkulu dan sekitarnya. Jumlah koleksinya tercatat lebih dari 4.500 item yang terdiri dari berbagai kategori koleksi museum penting, antara lain: 

Jenis Koleksi Museum

  1. Biologika
    Objek yang terkait dengan kehidupan organisme seperti flora dan fauna yang diawetkan. 
  2. Etnografika
    Benda budaya yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat seperti peralatan tradisional, pakaian adat, dan rumah adat. 
  3. Arkeologika
    Artefak peninggalan masyarakat pra-kolonial, termasuk alat batu dan benda masa prasejarah. 
  4. Historika
    Barang-barang yang berhubungan dengan kejadian bersejarah atau kehidupan sosial masa lampau. 
  5. Numismatika/Heraldika
    Koleksi yang berkaitan dengan mata uang lama, cap, dan lambang resmi. 
  6. Filologika
    Naskah kuno seperti dokumen sejarah dan tulisan aksara tradisional. 
  7. Keramologika
    Benda berbahan keramik dan tembikar. 
  8. Teknologika & Seni Rupa
    Objek yang menggambarkan aspek teknologi tradisional dan karya seni masyarakat setempat. 

Konten koleksi tersebut membantu memberikan gambaran lengkap tentang sejarah manusia, budaya, dan lingkungan di wilayah Bengkulu dari berbagai sudut pandang ilmu pengetahuan dan antropologi. 

 

Visi Museum

Visi Museum Negeri Bengkulu adalah menjadi pusat pelestarian sejarah dan budaya yang profesional, termasuk sebagai sumber informasi edukatif masyarakat, referensi ilmiah, serta destinasi wisata budaya yang berkualitas di wilayah Provinsi Bengkulu. 

 

Misi Museum

Untuk mencapai visinya, museum memiliki beberapa misi strategis sebagai berikut:

  1. Mengembangkan pengelolaan koleksi secara sistematis dan profesional untuk menjaga kelestarian benda warisan budaya. 
  2. Menyediakan layanan edukatif dan pameran yang informatif serta mudah diakses oleh pelajar, wisatawan, dan peneliti. 
  3. Mengadakan kegiatan publik dan program budaya yang membantu masyarakat memahami sejarah dan identitas regional. 
  4. Memfasilitasi penelitian ilmiah tentang sejarah dan budaya lokal sebagai kontribusi terhadap ilmu pengetahuan dan pendidikan. 
HAL-HAL TERBAIK YANG BISA DILAKUKAN

JELAJAHI DESTINASI LAIN

INSIGHT

Ide Perjalanan

Kue Perut Punai

Kue Perut Punai

Kue Bay Tat

Kue Bay Tat

Dol

Dol