MaiA ai-icon
IMBAUAN PERJALANAN

Informasi

Bangka Belitung

Provinsi Bangka Belitung adalah surga tropis di Indonesia yang dikenal dengan keindahan pantainya yang eksotis dan bebatuan granit raksasa yang unik.

Mengenal Bangka Belitung: Budaya, Wisata, dan Kuliner Khasnya

 

Bangka Belitung merupakan provinsi kepulauan di bagian timur Pulau Sumatra yang terdiri dari dua pulau utama, yaitu Pulau Bangka dan Pulau Belitung, serta sejumlah pulau kecil di sekitarnya. Provinsi ini resmi berdiri pada tahun 2000 setelah sebelumnya menjadi bagian dari Sumatra Selatan. Bangka Belitung memiliki keragaman budaya dan karakter wilayah kepulauan yang kuat.

Fakta Singkat Bangka Belitung

  • Ibu kota: Pangkalpinang
  • Letak: Timur Pulau Sumatra, berbatasan dengan Provinsi Sumatra Selatan
  • Luas wilayah: 
    • Sekitar 81.725,14 km²
    • Daratan: 16.424,14 km² (20,10%)
    • Laut: 65.301 km² (79,90%)
  • Jumlah kabupaten/kota: 6 kabupaten dan 1 kota
  • Julukan: Negeri Serumpun Sebalai atau Bumi Serumpun Sebalai
  • Suku utama: Melayu Bangka Belitung, Tionghoa, dan Melayu-Tionghoa
  • Bahasa daerah: Melayu

Letak Geografis Bangka Belitung

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berada pada koordinat 104°50’–109°30’ Bujur Timur dan 0°50’–4°10’ Lintang Selatan. Wilayahnya memiliki batas-batas sebagai berikut:

  • Sebelah barat: Selat Bangka
  • Sebelah timur: Selat Karimata
  • Sebelah utara: Laut Natuna
  • Sebelah selatan: Laut Jawa

Secara administratif, Bangka Belitung terdiri atas enam kabupaten dan satu kota yang tersebar di dua pulau utama.

Pulau Bangka

  • Kabupaten Bangka
  • Kabupaten Bangka Barat
  • Kabupaten Bangka Tengah
  • Kabupaten Bangka Selatan
  • Kota Pangkalpinang

Pulau Belitung

  • Kabupaten Belitung
  • Kabupaten Belitung Timur

Sejarah Bangka Belitung

Wilayah Bangka Belitung telah dikenal sejak masa kerajaan-kerajaan besar di Nusantara. Kawasan ini pernah berada dalam pengaruh Kerajaan Sriwijaya, Majapahit, hingga Mataram.

Pada awal abad ke-19, wilayah ini sempat berada di bawah kekuasaan Inggris sebelum diserahkan kepada Belanda pada 10 Desember 1816 melalui proses serah terima yang berlangsung di Muntok, Bangka Barat.

Selama masa kolonial Belanda, terjadi berbagai perlawanan rakyat yang dipimpin oleh tokoh lokal seperti Depati Barin dan kemudian dilanjutkan oleh putranya, Depati Amir. Perjuangan tersebut berakhir dengan pengasingan Depati Amir ke Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Bangka Belitung resmi menjadi provinsi sendiri pada tahun 2000 melalui Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2000. Dengan status tersebut, Bangka Belitung tidak lagi menjadi bagian dari Provinsi Sumatra Selatan dan memperoleh kewenangan sebagai daerah otonom.

 

Baca Juga: 5 Ide Liburan Serba Lengkap di Desa Wisata Keciput, Bangka Belitung

Budaya Khas Bangka Belitung 

1. Dambus

Dambus merupakan alat musik petik tradisional Melayu yang telah berkembang selama ratusan tahun. Musik ini biasanya mengiringi lagu dan Tari Dincak dalam pesta pernikahan maupun upacara adat.

2. Muang Jong

Muang Jong merupakan ritual adat Suku Sawang di Belitung berupa pelarungan miniatur perahu berisi sesajian ke laut. Tradisi ini dilakukan sebagai ungkapan syukur sekaligus permohonan keselamatan bagi nelayan.

3. Tradisi Nganggung

Nganggung adalah tradisi membawa makanan dari rumah untuk disantap bersama dalam pertemuan masyarakat. Tradisi ini biasanya dilakukan saat perayaan keagamaan Islam, seperti Maulid Nabi, Muharram, dan Idulfitri.

4. Perang Ketupat

Perang Ketupat merupakan tradisi tahunan masyarakat Tempilang, Bangka Barat, yang digelar menjelang Ramadan. Saling melempar ketupat menjadi simbol persahabatan, persatuan, dan kebersamaan masyarakat.

5. Adat Taber Kampung

Taber Kampung merupakan upacara adat untuk membersihkan kampung dari penyakit, musibah, dan marabahaya. Tradisi ini biasanya dilaksanakan setelah Iduladha atau saat musim panen.

6. Tari Gajah Menunggang

Tari Gajah Menunggang berasal dari Bangka Selatan dan merupakan tarian dari Suku Sawang. Gerakannya menggambarkan perahu yang terombang-ambing gelombang dan biasanya ditampilkan untuk menyambut tamu.

7. Upacara Adat Nujuh Jerami

Nujuh Jerami merupakan upacara tahunan masyarakat Lom di Bangka yang menjadi ungkapan syukur atas hasil panen padi. 

Tradisi ini juga menjadi bentuk penghormatan kepada leluhur serta harapan atas perlindungan untuk musim berikutnya.

8. Maras Taun

Maras Taun merupakan ritual syukuran atas hasil panen padi yang diwariskan secara turun-temurun. Tradisi ini memadukan unsur adat, religi, seni, dan gotong royong.

9. Ruwahan

Ruwahan atau ruwah kubur merupakan tradisi mendoakan leluhur yang telah meninggal. Setelah doa bersama, makanan yang dibawa dalam dulang dan tudung saji disantap bersama masyarakat.

Dapatkan informasi dan tips perjalanan ke Bangka Belitung dengan menggunakan fitur MaiA

10. Campak Dalung

Campak Dalung merupakan kesenian Suku Sawang yang menggambarkan aktivitas menghadapi gelombang laut. Tarian ini biasanya menjadi bagian dari ritual Muang Jong.

11. Adu Kerito Surong

Adu Kerito Surong merupakan permainan tradisional dari Bangka Tengah. Permainan menggunakan kereta dorong ini awalnya berkembang di sejumlah desa dan kini menjadi salah satu hiburan tradisional masyarakat.

12. Kain Cual

Kain Cual merupakan kain tenun khas Bangka yang telah dikenal sejak abad ke-18 dan dahulu digunakan oleh kalangan bangsawan Mentok. 

Kain ini memiliki motif dan penggunaan benang emas yang khas, serta kini dapat dikenakan sebagai pakaian sehari-hari.

13. Kopiah Resam

Kopiah Resam merupakan penutup kepala khas Bangka Belitung yang dibuat dari tanaman resam, sejenis tumbuhan paku. 

Kerajinan ini berkembang di masyarakat sebagai produk ramah lingkungan dan kini juga digunakan untuk membuat aksesori seperti cincin dan gelang.

Destinasi Wisata di Bangka Belitung

  • Pantai Tanjung Tinggi. Pantai di Belitung dengan batu granit besar dan air laut jernih. Lokasinya dikenal sebagai salah satu tempat syuting film Laskar Pelangi.
  • Pantai Tanjung Kelayang. Memiliki pasir putih, air laut jernih, dan gugusan batu granit. Dari sini, Anda dapat melanjutkan perjalanan ke pulau-pulau kecil di sekitarnya.
  • Pulau Lengkuas. Ikon wisata Belitung yang terkenal dengan mercusuar yang berdiri sejak ratusan tahun lalu dan panorama laut di sekitarnya.
  • Danau Kaolin. Danau bekas tambang kaolin dengan air berwarna biru dan area tanah putih yang menjadi ciri khasnya.
  • Pantai Parai Tenggiri. Pantai di Bangka dengan pasir putih, batu granit, dan perairan yang relatif tenang.
  • Pantai Matras. Salah satu pantai populer di Bangka yang memiliki garis pantai panjang dengan pasir putih dan area pepohonan.
  • Museum Timah Indonesia. Museum di Pangkalpinang yang berdiri sejak 1958, menyimpan informasi mengenai sejarah pertambangan timah dan perkembangannya di Bangka Belitung.
  • Bukit Menumbing. Kawasan perbukitan di Bangka Barat yang memiliki nilai sejarah serta pemandangan alam dari ketinggian.

 

Baca Juga: 11 Destinasi Wisata Bangka Paling Hits untuk Liburan Seru!

Kuliner Khas Bangka Belitung

  • Mie Belitung. Mi kuning yang disajikan dengan kuah kental berbumbu, udang, kentang, dan pelengkap lainnya.
  • Mie Bangka. Mi dengan tekstur kenyal yang umumnya disajikan bersama daging, sayuran, dan kuah atau saus berbumbu.
  • Lempah Kuning. Hidangan berkuah kuning dengan cita rasa asam dan segar, biasanya menggunakan ikan sebagai bahan utama.
  • Otak-Otak Bangka. Olahan ikan berbumbu yang dibungkus daun dan dimasak dengan cara dipanggang atau dibakar.
  • Rusip. Fermentasi ikan teri yang dicampur garam dan gula, kemudian biasanya disantap bersama nasi dan lalapan.
  • Lakso. Makanan berbahan mi beras yang disajikan dengan kuah santan berbumbu khas Bangka.
  • Gangan. Ikan yang dimasak dengan kuah kuning berbumbu. Umumnya menggunakan ikan tenggiri yang diolah dengan teknik khusus untuk mengurangi aroma amis.
  • Asem Pedas. Hidangan berbahan ikan atau tulang rusuk sapi dengan cita rasa pedas, gurih, dan segar. Umumnya disajikan dalam hidangan sehari-hari maupun acara khusus.
  • Cincalok. Olahan udang kecil atau rebon yang difermentasi dengan garam dan gula kabung. Cincalok biasanya diolah menjadi sambal sebagai pelengkap makanan.
  • Tumis Batang Keladi. Hidangan sederhana berbahan batang keladi yang ditumis bersama bawang merah, bawang putih, cabai, terasi, garam, dan penyedap.
  • Kemplang: Kerupuk berbahan dasar ikan yang dipanggang atau digoreng dan umum dijadikan camilan maupun oleh-oleh.

 

Baca Juga: 10 Makanan Khas Bangka Belitung yang Lezat dan Autentik

Oleh-oleh Khas Bangka Belitung

  • Kain Cual
  • Kopiah Resam
  • Kemplang
  • Rusip
  • Sambal Lingkung
  • Lempok Cempedak
  • Kerupuk Getas
  • Belacan Belitung
  • Terasi Bangka
  • Dodol Belitung
  • Sirup Jeruk Kunci
  • Madu Pelawan
  • Kerajinan Pewter (seni kriya campuran timah murni dan tembaga)

Bangka Belitung memiliki beragam daya tarik, mulai dari wisata alam, budaya, kuliner, hingga kerajinan khas yang dapat Anda temukan di Pulau Bangka dan Belitung. Jangan ragu untuk Rencanakan Perjalanan Anda ke Bangka Belitung di Indonesia Travel!

 

Referensi:

AKTIVITAS LAIN
Jelajahi Provinsi
Hal-Hal Terbaik yang Bisa Dilakukan

Jelajahi Provinsi Lain

INSIGHT

Ide Perjalanan

Menelusuri Jejak Sejarah Lewat Spice Route Cultural Heritage Trip

Menelusuri Jejak Sejarah Lewat Spice Route Cultural Heritage Trip

Belitung Culinary Adventure, Menyelami Rasa dan Tradisi Belitung

Belitung Culinary Adventure, Menyelami Rasa dan Tradisi Belitung

10 Makanan Khas Bangka Belitung yang Lezat dan Autentik

10 Makanan Khas Bangka Belitung yang Lezat dan Autentik