MaiA ai-icon

Informasi

Siring Kota Banjarmasin, Ikon Wisata di Tepian Sungai Martapura

Sebagai Kota Seribu Sungai, Banjarmasin memiliki berbagai fasilitas untuk mendukung kenyamanan masyarakat dan wisatawan. Salah satunya adalah Siring Kota Banjarmasin, kawasan ruang terbuka publik yang terletak di sepanjang tepian Sungai Martapura, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan.

Kawasan ini merupakan hasil penataan pemerintah kota terhadap area bantaran sungai, dan menjadi salah satu ruang publik utama di pusat Kota Banjarmasin. Siring membentang di beberapa titik, antara lain di Jalan Kapten Pierre Tendean, Jalan RE Martadinata, dan kawasan Nol Kilometer di Jalan Jenderal Sudirman.

 

Latar Belakang Siring Berdiri

Siring merupakan istilah lokal Banjar yang merujuk pada tanggul atau area penataan tepi sungai. Pemerintah Kota Banjarmasin mengembangkan kawasan siring di sepanjang Sungai Martapura, sebagai bagian dari proyek revitalisasi ruang publik perkotaan yang berbasis sungai. Sebab, sungai memiliki peran historis dan sosial penting bagi masyarakat Banjar.

Salah satu landmark utama dalam kawasan ini, Menara Pandang, diresmikan pada 24 Juni 2014 oleh Wali Kota Banjarmasin saat itu, H. Muhidin, sebagai bagian dari proyek pengembangan kawasan wisata Siring Sungai Martapura untuk memperkuat identitas Banjarmasin sebagai "Kota Seribu Sungai".

 

Sempat Alami Kerusakan

Menara Pandang sempat mengalami kerusakan pada bagian atasnya akibat terpaan angin kencang pada awal tahun 2016, yang menyebabkan sebagian struktur bangunan roboh. Bangunan ini kemudian diperbaiki dan kembali difungsikan sebagai objek wisata.

Pada tahun 2025, Pemerintah Kota Banjarmasin melakukan penataan lanjutan terhadap kawasan Siring, khususnya di Jalan Pierre Tendean, dengan tujuan menata aktivitas ekonomi pedagang kaki lima (PKL) melalui sistem retribusi harian, sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata.

Kawasan wisata siring Sungai Martapura di Jalan Pierre Tendean, yang juga dikenal sebagai Siring Menara Pandang, dilaporkan dipadati sekitar 6.000 pengunjung setiap pekannya.

 

Daya Tarik Utama

Kawasan Siring memiliki sejumlah elemen daya tarik yang saling terhubung di sepanjang bantaran sungai. Berikut beberapa di antaranya:

Menara Pandang

Menara ini berada tepat di tepi Sungai Martapura, anak Sungai Barito, dan menawarkan pemandangan Kota Banjarmasin dari ketinggian sekitar 30 meter. Untuk mencapai puncak menara, pengunjung harus menaiki 155 anak tangga.

Dari puncak menara, pengunjung dapat melihat Pegunungan Meratus di sisi timur, Sungai Martapura di sisi selatan, serta kawasan pertokoan di sisi barat. Menara Pandang buka setiap hari Senin sampai Jumat, pukul 10.00-21.00 WITA, sedangkan pada hari Sabtu buka hingga pukul 22.00 WITA.

Masuk ke lokasi ini tidak dipungut biaya, pengunjung hanya dikenai biaya parkir kendaraan. Namun ingat, bangunan ini tidak dilengkapi lift, ya, jadi Anda harus menyiapkan tenaga untuk menaiki tangga.

Patung Bekantan

Sebuah patung bekantan (Nasalis larvatus), primata endemik Kalimantan yang menjadi maskot fauna Kota Banjarmasin, berdiri di kawasan ini sebagai salah satu landmark foto populer bagi pengunjung.

Susur Sungai dengan Klotok

Kawasan Siring menyediakan layanan wisata susur Sungai Martapura menggunakan perahu kecil bermesin yang dikenal secara lokal sebagai klotok, yang melintasi beberapa jembatan di sepanjang aliran sungai.

Pasar Terapung Dadakan

Pada akhir pekan, khususnya Sabtu dan Minggu, digelar pasar terapung sementara yang menjajakan kuliner khas Banjar, serta buah-buahan lokal. Pasar ini juga menghadirkan replika suasana pasar terapung tradisional Kalimantan Selatan di tengah kota.

Bangunan Rumah Panggung Bersejarah

Di dekat area menara pandang terdapat bangunan rumah panggung tradisional khas Banjarmasin yang dilaporkan berusia lebih dari 200 tahun, dibangun menggunakan kayu ulin dan masih berdiri kokoh hingga kini.

 

Lokasi

Kawasan Siring Kota Banjarmasin membentang di beberapa segmen di sepanjang tepi Sungai Martapura, yang merupakan salah satu anak sungai dari Sungai Barito. Segmen utama yang paling dikenal berada di Jalan Kapten Pierre Tendean, dekat dengan lokasi pasar terapung buatan pemerintah kota, tidak jauh dari Masjid Raya Sabilal Muhtadin dan kompleks perkantoran pemerintahan.

Segmen lain berada di Jalan RE Martadinata, di depan Balai Kota Banjarmasin, serta di kawasan Nol Kilometer pada Jalan Jenderal Sudirman, yang secara historis menandai titik pusat kota, dekat bekas Kantor Gubernur Kalimantan Selatan. Posisi kawasan ini strategis, karena berada di jantung pusat pemerintahan dan bisnis Kota Banjarmasin, menjadikannya mudah diakses oleh warga maupun wisatawan.

Baca juga: Menara Pandang Banjarmasin, Spot Instagramable Tepi Sungai

Jadi Identitas Historis Masyarakat Banjar

Keberadaan Siring erat kaitannya dengan identitas historis masyarakat Banjar sebagai masyarakat sungai. Julukan "Kota Seribu Sungai" yang disandang Banjarmasin mencerminkan peran sungai sebagai jalur transportasi, perdagangan, dan pusat kehidupan sosial masyarakat sejak masa Kesultanan Banjar.

Penataan Siring sebagai ruang publik modern merupakan upaya pemerintah kota untuk mempertahankan hubungan warga dengan sungai di tengah perkembangan urbanisasi, sekaligus menghidupkan kembali fungsi sungai sebagai ruang interaksi sosial-budaya, bukan semata jalur transportasi.

Kawasan ini juga secara berkala digunakan sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan keagamaan dan budaya, seperti lomba Maulid Nabi, Banjarmasin Expo, kegiatan bakti sosial, serta acara berbuka puasa bersama selama bulan Ramadan.

 

Seni dan Kerajinan

Kawasan Siring berdekatan dengan sejumlah pusat kerajinan khas Banjar, salah satunya Kampung Sasirangan. Kampung ini merupakan sentra produksi kain sasirangan, yaitu kain tradisional Kalimantan Selatan yang dibuat melalui teknik ikat celup (jelujur).

Dahulu, kain sasirangan dipercaya memiliki fungsi tertentu dalam ritual adat, serta pengobatan tradisional masyarakat Banjar. Namun, kini kain sasirangan lebih banyak digunakan sebagai busana dan cendera mata.

Selain itu, kuliner khas Banjar seperti wadai (kue tradisional) turut dipasarkan di sekitar kawasan Siring, khususnya pada penyelenggaraan pasar terapung akhir pekan, sebagai bagian dari upaya pelestarian tradisi kuliner lokal.

 

Pengelolaan dan Fasilitas

Kawasan Siring, termasuk Menara Pandang, dikelola oleh Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudporapar) Kota Banjarmasin. Fasilitas yang tersedia di kawasan ini meliputi jalur pedestrian, area parkir, pedagang kaki lima yang menjajakan makanan dan minuman, serta ruang terbuka hijau dengan pepohonan peneduh.

Pada malam hari, kawasan ini dilengkapi penerangan lampu di sepanjang jalur pejalan kaki. Pemerintah kota melaporkan telah melakukan penataan berkelanjutan terhadap kawasan ini, termasuk pengaturan retribusi bagi pedagang kaki lima yang beroperasi di sekitar Siring, sebagai bagian dari strategi peningkatan pendapatan asli daerah dari sektor pariwisata.

Siring Kota Banjarmasin dapat menjadi pilihan menarik bagi Anda yang ingin menikmati suasana kota sekaligus mengenal pesona wisata di Kalimantan Selatan. Agar perjalanan ke Banjarmasin lebih terencana, manfaatkan AI Plan Your Trip untuk menyusun itinerary berdasarkan durasi dan preferensi Anda. Anda juga dapat bertanya kepada MaiA, mengenai destinasi, lokasi, akses, waktu terbaik berkunjung, serta berbagai informasi menarik lainnya agar pengalaman menjelajahi Banjarmasin semakin nyaman dan berkesan.



Referensi:

https://disbudporapar.banjarmasinkota.go.id/2018/10/menara-pandang-banjarmasin.html

https://smart.kalselprov.go.id/Welcome/read/1028

https://indonesiakaya.com/pustaka-indonesia/menara-pandang-menikmati-kota-seribu-sungai-dari-atas-awan/

https://www.tripadvisor.com/Attraction_Review-g303950-d7126189-Reviews-Siring_Watch_Towers_Martapura_River-Banjarmasin_South_Kalimantan_Kalimantan.html

https://kalsel.antaranews.com/berita/476709/banjarmasin-tata-kawasan-wisata-siring-sungai-martapura

HAL-HAL TERBAIK YANG BISA DILAKUKAN

JELAJAHI DESTINASI LAIN

HAL-HAL TERBAIK YANG BISA DILAKUKAN

JELAJAHI DESTINASI LAIN