MaiA ai-icon

Informasi

Monumen Gong Perdamaian Dunia: Serba-Serbi, Sejarah, Jam Operasional, Cara Menuju

Salah satu tempat yang bisa Anda kunjungi saat berwisata di Kota Ambon adalah Monumen Gong Perdamaian Dunia. Monumen ini merupakan simbol penting bagi masyarakat Ambon karena sempat dilanda konflik kemanusiaan selama 4 tahun. 

Simak artikel berikut untuk mengetahui lebih lanjut tentang salah satu pilihan destinasi wisata di Kota Ambon ini. 

 

Serba-Serbi Monumen Gong Perdamaian Dunia

Monumen Gong Perdamaian Dunia adalah monumen yang terletak di pusat Kota Ambon, Provinsi Maluku. Monumen ini merupakan simbol perdamaian, persaudaraan, dan kerukunan antarmanusia terlepas latar belakangnya. Pemerintah Provinsi Maluku mencatat monumen ini sebagai Gong Perdamaian Dunia ke-35 dan juga yang ketiga di Indonesia. 

Gong ini memiliki diameter sekitar 2 meter dengan warna keemasan. Bagian permukaannya memiliki miniatur bumi dan simbol-simbol agama, dan lingkar luarnya dihiasi sekitar 200 gambar bendera negara. Monumen khas Kota Ambon ini ditopang dua pilar besar dengan lambang Pancasila di atasnya. Sistem Informasi Pariwisata Nasional mencatat bawa monumen ini telah menjadi atraksi wisata Kota Ambon sejak tahun 2009.

 

Sejarah Monumen Gong Perdamaian Dunia

Asal-usul Gong Perdamaian

Di Indonesia, Gong Perdamaian Dunia pertama kali dibunyikan di Bali pada 31 Desember 2002. Pembunyian gong ini tepat setelah tragedi Bom Bali 1 sebagai bagian dari seruan perdamaian. Lalu, pada 5 Februari 2003 gong kembali dibunyikan di Jenewa, Swiss, untuk membuka acara Second Global Summit on Peace Through Tourism. Setelah itu, monumen ini dibawa ke berbagai negara untuk menyampaikan pesan perdamaian dan persaudaraan. 

 

Peresmian monumen gong di Kota Ambon

Monumen Gong Perdamaian Dunia di Kota Ambon sendiri dibuat oleh seniman dari Jepara, Jawa Tengah. Kemudian pada November 2009, gong tersebut dikirim ke Ambon dan diarak dari Bandara Pattimura ke pusat kota sebelum ditempatkan di monumen. 

Ambon sendiri dipilih sebagai lokasi Gong Perdamaian Dunia karena sejarah konflik sosial yang berlangsung di Maluku sejak tahun 1999. Pemerintah dan berbagai pihak kemudian menggunakan monumen gong sebagai simbol rekonsiliasi dan perdamaian setelah konflik mereda. 

Kemudian, Monumen Gong Perdamaian Dunia diresmikan di Kota Ambon oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 25 November 2009 dalam rangkaian peringatan Hari Perdamaian Dunia. 

Dalam kesempatan tersebut, Presiden memukul gong dan menandatangani prasasti peresmian monumen. 

Baca Juga: Rumah Adat Joglo Yogyakarta

 

Makna Monumen Gong Perdamaian Dunia

Monumen Gong Perdamaian Dunia memiliki makna yang menekankan persatuan dalam keberagaman. Anda dapat melihat berbagai simbol agama, miniatur bumi, bendera berbagai negara, hingga lambang Pancasila yang ditempatkan dalam satu struktur monumen gong ini. Hal ini menjadikan Gong Perdamaian Dunia sebagai objek monumental dan penanda sejarah perdamaian di Kota Ambon pasca konflik kemanusiaan. 

Sampai saat ini, Pemerintah Kota Ambon masih menggunakan kawasan monumen untuk berbagai kegiatan kebudayaan dan kemasyarakatan. Kawasan monumen juga turut menjadi titik awal sejumlah kegiatan publik, dari pawai keagamaan hingga kegiatan olahraga. 

Baca Juga: Pantai Parangtritis: Lokasi, Daya Tarik, dan Makna Budaya

 

Lokasi dan Informasi Operasional

Alamat Monumen Gong Perdamaian Dunia terletak di pusat Kota Ambon, tepatnya di Jalan Pattimura/Jalan Slamet Riyadi, Kecamatan Sirimau. Lokasi monumen ini berdekatan dengan Lapangan Merdeka, Taman Pattimura, dan sejumlah fasilitas pemerintahan. 

Adapun jam operasional destinasi wisata ini adalah sebagai berikut:

  • Senin-Jumat : 08.00-22.00 WIT 
  • Sabtu & Minggu : 08.00-23.00 WIT 

Harga tiket masuknya menurut Portal pariwisata Pemerintah Kota Ambon adalah sebesar Rp5.000 per orang. 

 

Cara Menuju Monumen Gong Perdamaian Dunia

Monumen yang terletak di pusat Kota Ambon membuatnya mudah untuk Anda akses saat berwisata. 

Dari Bandara Internasional Pattimura, lanjutkan perjalanan ke pusat Kota Ambon menggunakan transportasi darat. Monumen ini terdapat di kawasan Jalan Pattimura dan bisa Anda jangkau dari area Lapangan Merdeka. 

Lokasi monumen yang berada di pusat kota juga membuat kunjungan Anda bisa diikuti dengan mengunjungi Taman Pattimura dan kawasan bersejarah lain di sekitarnya. 

Jika Anda memiliki rencana untuk berwisata ke Kota Ambon, tentunya perencanaan yang matang sangat diperlukan. Karena itu, gunakan fitur Rencanakan Perjalanan Anda di Indonesia Travel untuk mendapatkan itinerary yang sesuai dengan preferensi perjalanan Anda.

Manfaatkan juga Maia, asisten perjalanan dari Indonesia Travel, untuk mendapatkan rekomendasi tempat menginap, wisata, aktivitas, hingga tips perjalanan ke Kota Ambon sehingga pengalaman Anda menjelajahi Indonesia jadi lebih mudah dan berkesan.

 

Referensi

HAL-HAL TERBAIK YANG BISA DILAKUKAN

JELAJAHI DESTINASI LAIN

INSIGHT

Ide Perjalanan

Mengenal Sambal Colo-colo, Sambal Khas Maluku dan Papua yang Mirip Dabu-dabu

Mengenal Sambal Colo-colo, Sambal Khas Maluku dan Papua yang Mirip Dabu-dabu

Pantai Ora: Surga Rahasia di Timur Indonesia

Pantai Ora: Surga Rahasia di Timur Indonesia

Rumba, Alat Musik Tradisional Maluku yang Unik

Rumba, Alat Musik Tradisional Maluku yang Unik