Sumber foto: Amazing Aerial/Shutterstock
Banjarmasin adalah ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan sekaligus salah satu kota terbesar di Pulau Kalimantan. Terletak di kawasan delta Sungai Martapura dan dekat Sungai Barito, kota ini dikenal sebagai Kota Seribu Sungai karena kehidupan masyarakatnya bergantung pada sungai sebagai jalur transportasi, perdagangan, dan aktivitas sehari-hari. Selain menjadi pusat pemerintahan dan ekonomi Kalimantan Selatan, Banjarmasin juga memiliki warisan Kesultanan Banjar, pasar terapung yang masih bertahan, serta beragam kuliner khas yang mencerminkan budaya Banjar.
Fakta Singkat Banjarmasin
- Provinsi: Kalimantan Selatan
- Status: Ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan
- Luas wilayah: Sekitar 98,46 km²
- Cakupan Wilayah: Banjarmasin Tengah, Banjarmasin Utara, Banjarmasin Selatan, Banjarmasin Timur, dan Banjarmasin Barat.
- Jumlah penduduk: 683.091 jiwa (berdasarkan data BPS tahun 2025)
- Julukan: Kota Seribu Sungai
- Sungai utama: Sungai Martapura dan Sungai Barito
- Suku mayoritas: Banjar
Banjarmasin Masuk Wilayah Mana?
Banjarmasin merupakan kota otonom di Provinsi Kalimantan Selatan yang terletak di bagian selatan Pulau Kalimantan.
Kota ini menjadi pusat pemerintahan provinsi sekaligus bagian dari kawasan metropolitan Banjar Bakula, yang mencakup Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Barito Kuala, Kabupaten Tanah Laut, dan Kabupaten Tapin.
Batas wilayah Banjarmasin meliputi:
- Utara: Kabupaten Barito Kuala
- Timur: Kabupaten Banjar
- Selatan: Kabupaten Banjar
- Barat: Kabupaten Barito Kuala
Secara geografis, Banjarmasin berada di dataran rendah yang didominasi oleh sungai, rawa, dan kanal. Kondisi ini membentuk karakter kota yang berbeda dibandingkan banyak kota besar lain di Indonesia.
Profil Kota Banjarmasin
Sebagai pusat perdagangan sejak masa Kesultanan Banjar, Banjarmasin berkembang menjadi salah satu kota terpenting di Pulau Kalimantan. Aktivitas ekonomi kota didukung oleh perdagangan, jasa, pelabuhan, pendidikan, serta industri pengolahan.
Beberapa karakteristik Banjarmasin antara lain:
- Menjadi pusat pemerintahan Provinsi Kalimantan Selatan.
- Memiliki jaringan sungai dan kanal yang membentuk pola permukiman sejak masa lampau.
- Berperan sebagai pusat perdagangan dan distribusi barang di Kalimantan Selatan.
- Memiliki Pelabuhan Trisakti sebagai salah satu pelabuhan utama di Pulau Kalimantan.
Populasi
Banjarmasin merupakan kota dengan jumlah penduduk terbesar di Kalimantan Selatan. Penduduknya didominasi oleh Suku Banjar, disertai masyarakat dari berbagai etnis lain seperti Jawa, Bugis, Madura, Tionghoa, dan Dayak yang hidup berdampingan.
Keberagaman tersebut turut memengaruhi perkembangan budaya, kuliner, bahasa, serta aktivitas ekonomi kota.
Mengapa Banjarmasin Dijuluki Kota Seribu Sungai?
Banjarmasin dijuluki Kota Seribu Sungai karena memiliki jaringan sungai, anak sungai, dan kanal yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat selama berabad-abad.
Sebelum berkembangnya transportasi darat, sungai merupakan jalur utama untuk berpindah tempat, berdagang, hingga membangun permukiman.
Hingga kini, sungai masih memiliki berbagai fungsi penting, seperti:
- Jalur transportasi air.
- Pusat perdagangan tradisional.
- Sumber mata pencaharian masyarakat.
- Kawasan wisata berbasis sungai.
- Bagian dari sistem drainase alami kota.
Sungai Martapura menjadi salah satu ikon Banjarmasin yang membelah pusat kota dan menjadi lokasi berbagai aktivitas masyarakat, termasuk pasar terapung dan wisata susur sungai.
Sejarah Singkat Banjarmasin
Sejarah Banjarmasin berkaitan erat dengan berdirinya Kesultanan Banjar pada abad ke-16. Berkat letaknya yang strategis di jalur perdagangan sungai dan pesisir, kota ini berkembang menjadi salah satu pusat perdagangan rempah, hasil hutan, dan komoditas lainnya di Pulau Kalimantan.
Pada masa kolonial Belanda, Banjarmasin berperan sebagai pelabuhan penting yang menghubungkan wilayah pedalaman Kalimantan dengan perdagangan internasional. Setelah Indonesia merdeka, kota ini terus berkembang sebagai pusat pemerintahan, perdagangan, pendidikan, dan jasa di Kalimantan Selatan.
Warisan sejarah tersebut masih dapat ditemukan melalui kawasan kota lama, bangunan bersejarah, tradisi pasar terapung, hingga budaya masyarakat Banjar yang tetap bertahan di tengah perkembangan kota modern.
Banjarmasin Terkenal dengan Apa?
Banjarmasin terkenal sebagai kota yang berkembang di atas jaringan sungai dan memiliki tradisi perdagangan air yang masih bertahan hingga kini. Kota ini juga dikenal sebagai pusat budaya Suku Banjar dengan berbagai warisan sejarah, kuliner, serta kerajinan tradisional.
Beberapa ikon yang identik dengan Banjarmasin meliputi:
- Pasar Terapung Muara Kuin dan Pasar Terapung Lok Baintan.
- Sungai Martapura dan wisata susur sungai.
- Masjid Sultan Suriansyah, masjid tertua di Kalimantan Selatan.
- Kampung Sasirangan sebagai sentra kain khas Banjar.
- Kuliner khas seperti Soto Banjar dan Bingka Banjar.
Destinasi Wisata Utama di Banjarmasin
Banjarmasin menawarkan berbagai destinasi wisata sejarah, budaya, dan sungai yang mencerminkan identitas kota.
1. Pasar Terapung Muara Kuin
Pasar Terapung Muara Kuin merupakan salah satu ikon wisata Banjarmasin. Aktivitas jual beli dilakukan di atas perahu tradisional atau jukung, terutama pada pagi hari. Pasar ini menjadi contoh tradisi perdagangan sungai yang telah berlangsung selama ratusan tahun.
2. Pasar Terapung Lok Baintan
Berada di Kabupaten Banjar, Pasar Terapung Lok Baintan termasuk dalam kawasan wisata Banjar Bakula dan sering menjadi tujuan wisata bagi pengunjung Banjarmasin. Pedagang menjual buah, sayur, makanan, hingga hasil pertanian langsung dari atas perahu.
Baca Juga: Eksplor Pasar Terapung Siring
3. Siring Sungai Martapura
Siring Sungai Martapura merupakan kawasan ruang publik di tepi sungai yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Area ini dilengkapi jalur pejalan kaki, taman, dermaga wisata, serta menjadi titik keberangkatan wisata susur sungai.
4. Museum Wasaka
Museum Wasaka menyimpan berbagai koleksi yang berkaitan dengan perjuangan rakyat Kalimantan Selatan pada masa Revolusi Kemerdekaan Indonesia, termasuk senjata, dokumen sejarah, dan benda-benda peninggalan pejuang.
5. Masjid Sultan Suriansyah
Masjid Sultan Suriansyah merupakan masjid tertua di Kalimantan Selatan yang dibangun pada masa Kesultanan Banjar sekitar abad ke-16. Bangunan ini menjadi salah satu peninggalan penting perkembangan Islam di wilayah Banjar.
Kuliner Khas Banjarmasin
Kuliner Banjar dikenal menggunakan rempah-rempah dengan cita rasa gurih dan kaya aroma. Beberapa makanan khas yang banyak dijumpai antara lain:
- Soto Banjar, sup ayam berkuah bening yang disajikan bersama ketupat atau nasi.
- Ketupat Kandangan, ketupat dengan kuah santan dan ikan haruan (gabus) asap.
- Bingka Banjar, kue tradisional berbahan tepung, telur, santan, dan gula dengan berbagai varian rasa.
- Patin Baubar, olahan ikan patin berbumbu khas Banjar.
- Gangan Humbut, sayur berbahan umbut kelapa dengan kuah santan berbumbu.
Selain kuliner, Banjarmasin juga dikenal sebagai pusat produksi kain Sasirangan, kain tradisional Kalimantan Selatan yang dibuat menggunakan teknik jelujur dan pencelupan warna.
Akses Transportasi Menuju Banjarmasin
Banjarmasin memiliki akses transportasi yang terhubung dengan berbagai kota di Indonesia melalui jalur udara, laut, dan darat.
Jalur Udara
Akses utama menuju Banjarmasin adalah melalui Bandara Internasional Syamsudin Noor yang berlokasi di Kota Banjarbaru, sekitar 25 kilometer dari pusat Kota Banjarmasin. Bandara ini melayani penerbangan dari Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Makassar, Balikpapan, dan berbagai kota lainnya.
Jalur Laut
Pelabuhan Trisakti menjadi pelabuhan utama yang melayani angkutan penumpang dan logistik dari berbagai wilayah Indonesia, terutama Pulau Jawa dan Sulawesi.
Transportasi Sungai
Transportasi sungai masih digunakan masyarakat untuk mobilitas maupun kegiatan wisata. Wisatawan dapat menyewa klotok, yaitu perahu bermotor tradisional, untuk menyusuri Sungai Martapura dan mengunjungi berbagai objek wisata di sepanjang aliran sungai.
Apabila Anda berencana mengunjungi Banjarmasin, luangkan waktu untuk menjelajahi kawasan tepian sungai, mencicipi kuliner khas Banjar, serta mengenal lebih dekat sejarah dan budaya yang telah membentuk perkembangan kota ini selama berabad-abad.
Agar lebih mudah, rencanakan perjalanan Anda sesuai preferensi destinasi dan lama waktu liburan di website indonesia.travel, atau langsung dapatkan rekomendasi destinasi, aktivitas, dan itinerary yang lebih personal dari MaiA.
Referensi
- Badan Pusat Statistik Kota Banjarmasin – https://banjarmasinkota.bps.go.id
- Pemerintah Kota Banjarmasin – https://www.banjarmasinkota.go.id
- Portal Resmi Kalimantan Timur - https://www.kaltimprov.go.id/sejarah
- Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIV – https://kebudayaan.kemdikbud.go.id