MaiA ai-icon

Informasi

Pesut Mahakam: Mamalia Air Langka di Sungai Mahakam

Pesut Mahakam adalah sebutan bagi populasi lumba-lumba Irrawaddy (Orcaella brevirostris) yang hidup di sistem Sungai Mahakam, Kalimantan Timur. Populasi Sungai Mahakam sendiri berstatus Critically Endangered atau sangat terancam punah.

Berbeda dari anggapan bahwa pesut merupakan spesies yang hanya terdapat di Mahakam, Orcaella brevirostris juga ditemukan di perairan pesisir Asia Selatan dan Asia Tenggara serta memiliki populasi air tawar lain di Sungai Mekong dan Sungai Irrawaddy.

 

Ciri-Ciri Pesut Mahakam

Pesut Mahakam termasuk famili Delphinidae, kelompok yang mencakup berbagai jenis lumba-lumba. Bentuk tubuhnya beradaptasi untuk hidup di lingkungan perairan dan memiliki beberapa karakter yang membedakannya dari lumba-lumba berparuh panjang.

1. Kepala Membulat

Orcaella brevirostris memiliki kepala membulat dan tidak mempunyai paruh yang jelas. Sirip punggungnya relatif kecil dan membulat, sedangkan bagian depan tubuh terlihat lebih tumpul dibandingkan banyak jenis lumba-lumba laut.

2. Warna Tubuh Abu-Abu

Tubuh pesut umumnya berwarna abu-abu. Variasi warna dapat terlihat pada individu yang berbeda. Namun, warna pesut mahakm sendiri dapat dipengaruhi usia, kondisi tubuh, dan pencahayaan.

3. Menggunakan Ekolokasi

Seperti lumba-lumba bergigi lainnya, pesut memanfaatkan sistem ekolokasi untuk memperoleh informasi mengenai lingkungan di sekitarnya. Hewan ini menghasilkan suara dan menerima pantulannya untuk membantu orientasi serta menemukan mangsa di dalam air.

Kemampuan tersebut penting di Sungai Mahakam karena kejernihan air terbatas. Suara yang dihasilkan cetacea memiliki fungsi yang beragam, termasuk navigasi, pencarian makanan, dan komunikasi.

Baca Juga: Gunung Bukit Raya, Puncak Tertinggi di Pulau Kalimantan

 

Habitat dan Persebaran Pesut Mahakam

Habitat utama Pesut Mahakam berada di kawasan Mahakam Tengah, terutama sistem sungai, anak sungai, rawa, dan danau yang terhubung dengan Sungai Mahakam.

Pemprov Kalimantan Timur menyebut kawasan tersebut mencakup lahan basah, rawa air tawar, gambut, serta danau-danau yang menjadi bagian penting habitat pesut.

IUCN Cetacean Specialist Group mencatat penampakan pesut di Sungai Mahakam antara Muara Kaman dan Tering, serta di sejumlah anak sungai dan Danau Pela, Danau Semayang, dan Danau Melintang.

Persebarannya dapat berubah mengikuti musim dan kondisi perairan. Pada 2022, pemerintah menetapkan Kawasan Konservasi Perairan Mahakam Wilayah Hulu di Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai kawasan perlindungan Pesut Mahakam beserta habitatnya.

Monitoring KKP pada 2025 juga dilakukan mulai dari Muara Kaman hingga Muara Muntai serta Muara Pahu di Kutai Barat sebagai wilayah ruaya di luar kawasan konservasi.

 

Makanan Pesut Mahakam

Pesut Mahakam merupakan predator perairan yang terutama memanfaatkan ikan sebagai sumber makanan. Ketersediaan ikan di Sungai Mahakam karena itu berkaitan langsung dengan keberlangsungan habitat pesut.

Pendataan Kementerian Kelautan dan Perikanan pada 2025, misalnya, mencatat ikan lepok (Ompok miostoma) dan puyau (Osteochilus vittatus) sebagai jenis ikan yang memiliki peran dalam ekosistem sekaligus menjadi sumber makanan Pesut Mahakam.

Keterkaitan tersebut menyebabkan perlindungan pesut tidak dapat dipisahkan dari pengelolaan sumber daya perikanan, kualitas air, serta ekosistem sungai dan danau di Daerah Aliran Sungai Mahakam.

 

Populasi Pesut Mahakam

Jumlah Pesut Mahakam di alam tergolong sangat kecil. Data historis pemerintah Kalimantan Timur mencatat estimasi sekitar 88 individu pada 2005 dan 81 individu pada 2019. KKP menyebut estimasi sekitar 60–70 individu dalam informasi konservasi pada 2022.

Data monitoring terbaru perlu dibaca secara hati-hati. Survei terbaru KKP bersama Yayasan Konservasi mencatat 18 kali kemunculan dengan total 82 individu selama perjalanan survei sejauh 604 kilometer.

Namun, KKP menegaskan individu-individu tersebut masih akan diidentifikasi lebih lanjut menggunakan metode photo identification, sehingga 82 individu tadi tidak dapat langsung dianggap sebagai estimasi populasi total terbaru.

 

Ancaman terhadap Pesut Mahakam

Populasi yang kecil membuat Pesut Mahakam rentan terhadap kematian individu dan perubahan kondisi habitat. Ancaman terhadap kelangsungan hidupnya berkaitan erat dengan aktivitas manusia di sepanjang sistem Sungai Mahakam.

1. Terjerat Jaring Ikan

Salah satu ancaman yang telah lama terdokumentasi adalah pesut terjerat jaring nelayan. Analisis IUCN Cetacean Specialist Group terhadap kematian Pesut Mahakam menunjukkan jeratan gillnet sebagai penyebab terbesar, disusul tabrakan dengan kapal.

2. Lalu Lintas Kapal

Sungai Mahakam merupakan jalur transportasi penting di Kalimantan Timur. Pergerakan kapal dan tongkang dapat meningkatkan risiko tabrakan sekaligus menghasilkan kebisingan bawah air yang menjadi perhatian dalam pengelolaan habitat pesut.

3. Perubahan Habitat dan Kualitas Air

Perubahan penggunaan lahan, degradasi habitat, sedimentasi, serta perubahan kualitas air juga menjadi tekanan terhadap ekosistem tempat Pesut Mahakam hidup.

Pemerintah Kalimantan Timur memasukkan pengendalian pencemaran, rehabilitasi daerah tangkapan air, dan pemantauan kualitas air sebagai bagian dari pengelolaan sistem Danau Kaskade Mahakam.

 

Makna Pesut Mahakam bagi Kalimantan Timur

Pesut Mahakam memiliki posisi penting dalam identitas lingkungan Kalimantan Timur karena keberadaannya berkaitan langsung dengan kondisi ekosistem Sungai Mahakam.

Kelangsungan populasinya bergantung pada keterhubungan sungai, anak sungai, danau, sumber daya ikan, serta kualitas habitat secara keseluruhan.

Dalam konteks masyarakat sekitar sungai, konservasi pesut juga berhubungan dengan pengelolaan sumber daya perikanan yang menjadi mata pencaharian masyarakat.

Karena itu, perlindungan habitat dilakukan melalui kolaborasi pemerintah, organisasi konservasi, masyarakat lokal, nelayan, dan pihak lainnya.

 

Upaya Konservasi Pesut Mahakam

Upaya perlindungan dilakukan melalui pembentukan kawasan konservasi, pemantauan populasi, penelitian akustik bawah air, pemantauan kualitas air, perlindungan sumber daya ikan, serta keterlibatan masyarakat.

Pada April 2026, Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak bersama Yayasan Konservasi RASI melakukan survei yang mencakup observasi langsung, pengambilan sampel air, photo identification, dan pengumpulan data akustik menggunakan hydrophone.

Pendekatan tersebut digunakan untuk menghasilkan data yang mendukung pengelolaan Pesut Mahakam dan habitatnya secara ilmiah.

Baca Juga: 7 Keunikan Wisata Kalimantan yang Tak Boleh Dilewatkan

Ingin mengenal Sungai Mahakam dan destinasi lain di Kalimantan Timur dalam satu perjalanan? Gunakan AI Plan Your Trip untuk menyusun rute perjalanan berdasarkan waktu, lokasi, dan aktivitas yang ingin Anda lakukan.

Untuk memperoleh informasi tambahan mengenai wisata alam, budaya, serta destinasi lain di sekitar Sungai Mahakam dan Kalimantan Timur, gunakan MaiA sebagai pendamping dalam mencari referensi perjalanan.

 

 

Referensi:

Kementerian Kelautan dan Perikanan – Survey Populasi Pesut Mahakam dan Kualitas Air

https://ppid.kkp.go.id/upt/balai-pengelolaan-kelautan-pontianak/news/detail/survey-populasi-pesut-mahakam-dan-kualitas-air/

Kementerian Kelautan dan Perikanan – Kolaborasi Konservasi Pesut Mahakam dan Habitatnya

https://ppid.kkp.go.id/upt/balai-pengelolaan-kelautan-pontianak/news/detail/kolaborasi-bpspl-pontianak-dan-yayasan-rasi-dalam-upaya-konservasi-pesut-mahakam-dan-habitatnya-di-kawasan-konservasi-perairan-mahakam-hulu/

Dinas Lingkungan Hidup Kalimantan Timur – Workshop Konservasi Habitat Pesut

https://dinaslh.kaltimprov.go.id/workshop-konservasi-habitat-pesut/

IUCN SSC Cetacean Specialist Group – Irrawaddy Dolphins (Pesut) in Indonesia's Mahakam River

https://iucn-csg.org/irrawaddy-dolphins-pesut-in-indonesias-mahakam-river/

Dinas Lingkungan Hidup Kalimantan Timur – Pengelolaan dan Penyelamatan Danau Kaskade Mahakam

https://dinaslh.kaltimprov.go.id/rapat-koordinasi-pengelolaan-dan-penyelamatan-danau-kaskade-mahakam-tahun-2024/

HAL-HAL TERBAIK YANG BISA DILAKUKAN

JELAJAHI DESTINASI LAIN

INSIGHT

Ide Perjalanan

Pesona Sungai Mahakam dari Alam hingga Budaya Kalimantan

Pesona Sungai Mahakam dari Alam hingga Budaya Kalimantan

Tarian Hudoq, Ritual Unik Suku Dayak untuk Kesuburan

Tarian Hudoq, Ritual Unik Suku Dayak untuk Kesuburan

Kain Tenun Ulap Doyo yang Indah dari Hutan Kalimantan Timur

Kain Tenun Ulap Doyo yang Indah dari Hutan Kalimantan Timur