Image contributor: LouieLea/Shutterstock
Kompleks Candi Prambanan terletak di antara dua wilayah administrasi. Keduanya yaitu Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah. Arsitekturnya mengikuti pola mandala dengan bentuk candi yang tinggi menjulang merupakan ciri khas arsitektur candi Hindu. Candi ini menjadi salah satu destinasi populer bagi wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara.
Menelusuri Sejarah Candi Prambanan
Candi Prambanan adalah sebuah kompleks yang dibangun pada abad ke-10 pada masa pemerintahan dua raja, Rakai Pikatan dan Rakai Balitung. Tingginya menjulang dengan ukuran 47 meter dan merupakan simbol kejayaan Hindu di tanah Jawa.
Bangunan ini dipersembahkan bagi Trimurti atau tiga dewa utama Hindu. Ketiganya adalah Brahma sebagai dewa pencipta, Wishnu sebagai dewa pemelihara, dan Siwa sebagai dewa pemusnah.
Setelah beberapa tahun dipakai untuk berbagai upacara penting kerajaan, sekitar tahun 930-an ibu kota kerajaan dipindahkan ke Jawa Timur oleh Mpu Sendok. Candi Prambanan mulai telantar dan pelan-pelan mengalami kerusakan, hingga diduga benar-benar runtuh pada abad ke-16. Kompleks ini kemudian terkubur dan terlupakan selama berabad-abad, hingga akhirnya ditemukan kembali oleh penjelajah asing pada era kolonial.
Upaya penyelamatan candi dilakukan secara bertahap dan restorasi terus berlanjut. Berkat upaya ini, Candi Prambanan kini telah masuk ke dalam Situs Warisan Dunia yang dilindungi oleh UNESCO.
Kini, Candi Prambanan berfungsi sebagai objek wisata sejarah dan budaya sekaligus digunakan secara aktif sebagai tempat ibadah oleh umat Hindu. Perayaan-perayaan keagamaan besar seperti Hari Raya Nyepi dan Hari Suci Siwaratri diselenggarakan di sini.
Arsitektur Area Kompleks Candi
Arsitektur Candi Prambanan berpedoman pada tradisi Hindu berdasarkan kitab Wastu Sastra. Denah candi mengikuti pola mandala, dengan bentuk yang tinggi menjulang sebagai ciri khas candi Hindu. Prambanan memiliki nama asli Siwagrha dan dirancang menyerupai rumah Siwa. Hal tersebut mengikuti bentuk gunung suci Mahameru yang merupakan tempat bersemayamnya para dewa.
Secara tata ruang, bentuk asli kompleks Candi Prambanan berada dalam area persegi panjang. Kompleks ini terdiri dari Jaba (pelataran luar), Tengahan (pelataran tengah), dan Njeron (pelataran dalam). Njeron inilah yang menjadi zona paling suci yang dikelilingi turap dan pagar batu serta bangunan candi-candi utama.
Berdasarkan model rekonstruksi arsitekturnya, sebenarnya terdapat 240 candi yang berdiri di kompleks ini. Pusat kompleksnya ialah tiga Candi Trimurti yang terdiri atas Candi Wisnu di utara, Candi Siwa di tengah, dan Candi Brahma di selatan. Candi Siwa menjadi bangunan tertinggi sekaligus terbesar di kompleks ini.
Konsep pembagian area ini bukan sekadar tata letak, melainkan representasi kosmologi Hindu tentang lapisan alam semesta, mulai dari ranah manusia yang fana hingga ranah tertinggi para dewa. Susunan inilah yang membuat Prambanan dikenal sebagai salah satu mahakarya arsitektur candi Hindu terlengkap di Asia Tenggara.
Fakta Penting untuk Wisatawan
Sebelum berkunjung, ada beberapa hal praktis yang perlu diketahui wisatawan, mulai dari aktivitas yang bisa dilakukan, jam operasional, hingga harga tiket masuk yang berlaku saat ini.
1. Jam Operasional
Kompleks Candi Prambanan buka setiap hari mulai pukul 06.30 WIB. Disarankan datang di pagi hari agar suasana lebih sejuk dan tidak terlalu ramai, terutama saat musim liburan. Untuk jam tutup, kompleks ini tutup pukul 17.30 WIB untuk kawasan candi.
Selain itu, area candi utama (Brahma, Siwa, dan Wisnu) tutup pada hari Senin untuk pembersihan dan perawatan rutin. Namun, pengunjung tetap bisa masuk ke halaman atau area zona 2, begitu juga ke area candi-candi di sekitar Prambanan, seperti Candi Lumbung, Candi Bubrah, dan Candi Sewu.
2. Harga Tiket Masuk
Harga tiket masuk untuk wisatawan domestik pada hari biasa adalah Rp50.000 untuk dewasa dan Rp25.000 untuk anak, sementara pada akhir pekan atau hari libur nasional Rp65.000 untuk dewasa dan Rp35.000 untuk anak. Untuk wisatawan mancanegara, tarif berlaku Rp400.000 untuk dewasa dan Rp250.000 untuk anak.
Dengan satu tiket Candi Prambanan, pengunjung dapat menjelajahi tiga candi lain di kawasan yang sama, yaitu Candi Lumbung, Candi Bubrah, dan Candi Sewu, selain berkeliling pelataran utama dan mengunjungi museum di area masuk.
3. Aktivitas Lain
Bagi yang ingin pengalaman lebih personal, tersedia Wastra Prambanan. Ini merupakan aktivitas mengenakan koleksi kain tradisional Nusantara yang terinspirasi dari relief candi, kisah mitologi, dan filosofi Jawa kuno. Anda juga dapat berfoto bersama keluarga dan orang-orang terdekat di area candi.
Malam harinya, wisatawan bisa menyaksikan Sendratari Ramayana Ballet Prambanan. Ini adalah pertunjukan tari dan drama tanpa dialog yang mengangkat kisah Ramayana dalam adaptasi budaya Jawa. Pertunjukan ini sudah dipentaskan sejak 1961 dengan latar megah Candi Prambanan, di panggung terbuka maupun gedung indoor sesuai jadwal musiman.
Untuk memperoleh informasi mengenai destinasi budaya, transportasi, rekomendasi aktivitas, maupun tips perjalanan ke daerah Prambanan, MaiA siap membantu menjawab berbagai kebutuhan perjalanan Anda.
Cara Menuju Kompleks Candi Prambanan
Candi Prambanan dapat diakses dengan relatif mudah dari berbagai kota besar di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Dari Kota Yogyakarta, jarak menuju Candi Borobudur sekitar 18 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 30–40 menit perjalanan. Wisatawan dapat menggunakan kendaraan pribadi, jasa transportasi daring, maupun transportasi umum.
Bila ingin menggunakan transportasi umum dari Kota Yogyakarta, tersedia pilihan kereta rel listrik (KRL) Jogja-Solo dan bus Trans Jogja. Untuk KRL, bisa berangkat dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Stasiun Lempuyangan lalu turun di Stasiun Brambanan dengan tarif rata Rp8.000. Setelah sampai, jalan kaki sekitar 20 menit menuju area candi.
Bagi yang tertarik menggunakan bus Trans Jogja, Anda bisa naik dari halte-halte yang dilalui rute 1A, seperti Halte Malioboro 1, 2, dan 3, hingga Halte TJ Bandara Adisucipto. Turunlah di pemberhentian akhir Terminal Prambanan. Setelah sampai, jalan kaki sekitar 20 menit menuju area candi. Tarifnya cukup terjangkau, yaitu Rp3.600 untuk pembayaran tunai dan Rp2.700 jika menggunakan kartu uang elektronik atau Kartu Multi Trip (KMT).
Akses jalan menuju kawasan candi sudah memadai dan dilengkapi dengan penunjuk arah yang jelas, sehingga memudahkan wisatawan lokal maupun mancanegara. Area candi juga dilewati jalan nasional yang menghubungkan Kota Yogyakarta dan Kota Solo di Jawa Tengah.
Tips Berkunjung ke Objek Wisata yang Juga Tempat Ibadah
Hingga sekarang, Candi Prambanan masih menjadi tempat ibadah umat Hindu. Karena itu, penting bagi setiap pengunjung memahami etika kunjungan ke objek wisata yang juga tempat ibadah.
- Kenakan pakaian sopan. Khusus di Candi Prambanan, pengelola menyediakan kain batik yang bisa dipinjam atau dibeli bagi pengunjung yang pakaiannya belum sesuai ketentuan.
- Hormati pengunjung yang sedang beribadah, terutama saat berlangsung perayaan seperti Nyepi, Siwaratri, atau Galungan, dan hindari memasuki area yang sedang digunakan untuk ritual.
- Jaga sikap dan volume suara selama berada di area candi, khususnya di sekitar zona paling suci.
- Hindari memanjat bangunan candi atau berpose tidak pantas demi konten media sosial, karena struktur candi rentan mengalami kerusakan.
- Buang sampah pada tempatnya dan jaga kebersihan lingkungan sekitar candi.
Itulah informasi sejarah, arsitektur, dan fakta penting untuk wisatawan yang ingin berkunjung ke Kompleks Candi Prambanan.
Apabila berencana mengunjungi daerah Prambanan dalam waktu dekat, Rencanakan Perjalanan Anda di Indonesia.travel untuk menyusun itinerary yang dipersonalisasi berdasarkan durasi, minat, dan preferensi perjalanan.
Sumber:
- Ratni, N. P. (2020). Fungsi dan keistimewaan makna Candi Prambanan bagi umat Hindu di Indonesia. Jurnal Penelitian Agama Hindu, 4(4), 199–204. http://jayapanguspress.penerbit.org/index.php/JPAH
- https://whc.unesco.org/en/list/642/
- https://kumparan.com/seputar-yogyakarta/sejarah-candi-prambanan-peninggalan-kerajaan-hindu-yang-ada-di-yogyakarta-21PSRdkwOMv
- https://injourneydestination.id/en/destinations/prambanan/
- https://pariwisata.slemankab.go.id/2017/04/22/425/
- https://ticket.injourneydestination.id/id/candi-prambanan/
- https://ticket.injourneydestination.id/id/wastra-prambanan/
- https://ticket.injourneydestination.id/id/ramayana-ballet-prambanan/
- https://injourneydestination.id/candi-prambanan-tutup-jam-berapa/
- https://www.idntimes.com/travel/tips/tips-berlibur-rumah-ibadah-c1c2-01-rh22t-ld37nn