MaiA ai-icon

Informasi

Pasar Batik Setono

Pasar Grosir Batik Setono adalah pusat perbelanjaan batik terbesar di Pekalongan, Jawa Tengah. Lokasinya berada di tepi jalan raya dan dekat dengan pintu tol Pekalongan. Karena cukup strategis, pasar ini jadi tujuan utama bagi wisatawan dan pencinta batik. Memiliki fasilitas yang memadai, Pasar Batik Setono menawarkan berbagai produk, mulai dari kain, pakaian, hingga aksesori bermotif batik.

Asal-usul Pasar Batik Setono

Kawasan Pasar Batik Setono sebelumnya merupakan bekas pabrik tekstil yang sudah lama tidak beroperasi. Melihat potensi Pekalongan sebagai sentra batik nasional, sejumlah pelaku usaha batik menggagas pemanfaatan kawasan ini sebagai pusat perdagangan batik baru bagi para pengrajin lokal. Gagasan tersebut terwujud ketika Pasar Batik Setono resmi diresmikan pada 8 Juli 2000 oleh Wali Kota Pekalongan saat itu, Samsudiat. Sejak diresmikan, pasar ini tumbuh sangat pesat, dari hanya puluhan kios pada masa awal operasional menjadi lebih dari 600 kios aktif seperti sekarang

Dari total sekitar 600 toko yang ada di Pasar Grosir Setono, hampir semuanya menjual produk pakaian batik, mulai dari kemeja resmi, baju kasual, hingga model yang lebih modis untuk anak muda. Selain pakaian jadi, beberapa toko menjual kain batik lembaran, sprei, tas, dompet, hingga aneka aksesori bermotif batik.

Pasar ini ramai dikunjungi wisatawan luar daerah setelah pintu masuk tol Trans-Jawa di Kelurahan Sokoduwet dibuka. Momen mudik dan liburan panjang biasanya jadi puncak keramaian, karena banyak pemudik yang sengaja mampir untuk berbelanja batik sambil singgah di jalur Pantura.

Lokasi: Jl. Dr. Setiabudi, Kec. Pekalongan Timur, Kota Pekalongan

Fakta Penting untuk Wisatawan

Sebelum berkunjung, ada beberapa hal praktis yang perlu diketahui wisatawan, mulai dari fasilitas yang tersedia, jam operasional, kisaran harga batik, hingga cara termudah menuju lokasi.

1. Fasilitas Umum

Pasar Batik Setono dilengkapi lahan parkir luas dan tertata rapi yang bisa menampung kendaraan roda dua, roda empat, hingga bus wisata. Dengan begitu, rombongan wisatawan tak perlu khawatir soal tempat parkir.

Tersedia pula mesin ATM bersama yang memudahkan transaksi tanpa perlu membawa uang tunai dalam jumlah besar, serta fasilitas toilet dan mushola untuk kenyamanan pengunjung selama berbelanja. Kombinasi fasilitas ini membuat Pasar Batik Setono nyaman dikunjungi meski dalam waktu lama, baik untuk belanja santai maupun berburu spot foto di sela-sela kios.

2. Jam Operasional dan Harga Batik

Pasar Batik Setono buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB. Sebaiknya datang pada pagi hingga siang hari agar punya waktu leluasa berkeliling sekaligus memotret suasana pasar sebelum makin ramai.

Soal harga, produk batik di sini bervariasi. Baju batik berbahan katun dengan model lengan pendek biasanya dibanderol mulai dari Rp25.000. Sementara itu, baju batik berbahan sutra dengan model lengan panjang bisa mencapai Rp4 juta karena kualitas kain dan tingkat kerumitan motifnya jauh lebih tinggi. Rentang harga yang lebar ini membuat Pasar Batik Setono cocok untuk berbagai kalangan, mulai dari yang mencari oleh-oleh murah sampai kolektor yang ingin batik kualitas premium.

3. Cara Menuju Pasar Grosir Batik Setono

Dari pusat Kota Pekalongan, Pasar Batik Setono berjarak sekitar 3 km ke arah timur dan berada persis di Jalan Raya Cirebon-Semarang atau jalur Pantura, sehingga mudah dijangkau baik dari arah Semarang maupun Cirebon.

Bagi yang membawa kendaraan pribadi, akses semakin dekat sejak dibukanya pintu keluar tol Trans-Jawa di kawasan Sokoduwet, Pekalongan Selatan, yang membuat perjalanan dari jalan tol ke lokasi pasar jadi lebih singkat.

Bagi wisatawan yang mengandalkan transportasi umum, tersedia angkutan kota dan layanan ojek online yang bisa langsung mengantar ke lokasi pasar tanpa perlu berjalan jauh.

Ciri Khas Batik Pekalongan

Kota Pekalongan resmi dinobatkan sebagai City of Crafts and Folk Art dalam Jejaring Kota Kreatif UNESCO atau UNESCO Creative Cities Network (UCCN) sejak 1 Desember 2014. Plakat prasasti pengakuan ini diresmikan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Museum Batik Pekalongan pada akhir 2024. Predikat ini menegaskan posisi Pekalongan sebagai salah satu kota batik paling berpengaruh di dunia, sekaligus jadi alasan kuat kenapa berburu batik di kota ini, termasuk di Pasar Batik Setono, terasa lebih istimewa.

Yang membuat batik Pekalongan mudah dikenali dan jadi favorit untuk difoto adalah keberanian warnanya. Berikut ciri khas batik Pekalongan yang bisa dikenali.

  • Dominasi warna-warna cerah dalam satu lembar kain. Ini berbeda dari batik Solo dan Yogyakarta yang lebih banyak bermain warna gelap seperti cokelat, krem, atau sogan.
  • Kombinasi motif berupa garis-garis tegas yang biasa disebut motif jlamprang, hasil akulturasi budaya Arab dan India. Ini jadi daya tarik visual paling khas dari batik Pekalongan.
  • Mendapat pengaruh dari berbagai budaya asing seperti India, Turki, Belanda, Persia, Tiongkok, hingga Jepang. Motifnya jauh lebih beragam dibanding batik daerah lain.
  • Motif hokokai, yang banyak dibuat pada masa pendudukan Jepang, serta motif buketan yang terinspirasi budaya Belanda, jadi bukti sejarah panjang akulturasi batik kota ini.
  • Setiap motif umumnya mengandung filosofi yang terinspirasi dari keindahan flora dan fauna, dengan motif populer seperti motif semen, terang bulan, hingga liong.

Sedang mencari inspirasi aktivitas yang paling sesuai dengan gaya perjalanan Anda? Tanyakan semuanya pada MaiA yang siap membantu menjawab semua pertanyaan Anda secara cepat dan tepat.

Objek Wisata Batik Lain di Pekalongan

Selain Pasar Batik Setono, Kota Pekalongan punya beberapa destinasi lain yang sayang dilewatkan, terutama bagi yang ingin belajar proses membatik langsung sekaligus berburu spot foto dengan nuansa berbeda.

1. Museum Batik Pekalongan

Museum Batik Pekalongan memamerkan 1.149 koleksi batik, mulai dari wayang beber dari kain batik berusia ratusan tahun hingga alat tenun tradisional atau alat tenun bukan mesin. Selain melihat koleksi, pengunjung juga bisa mengikuti workshop membatik yang cocok untuk wisata edukasi keluarga.

2. Kampoeng Batik Kauman Pekalongan

Kampoeng Kauman disinyalir merupakan kampung pertama di kawasan Pekalongan karena banyak ditemukan bangunan kuno, seperti Masjid Jami’ yang didirikan tahun 1852 dan rumah-rumah lawas milik pengrajin batik. Salah satu bangunan ikoniknya adalah Omah Lawang Songo atau Rumah Sembilan Pintu yang memadukan gaya arsitektur Jawa, Arab, Eropa, dan Tiongkok, dan sangat cantik dijadikan spot foto.

3. International Batik Center (IBC)

International Batik Center (IBC) adalah kompleks yang dirancang untuk menampilkan kegiatan transaksi perdagangan dan pemasaran batik, baik dalam skala kecil, menengah, maupun besar, mulai dari lokal, regional, hingga internasional. Lokasinya yang berada di jalur Pantura membuat IBC gampang disinggahi bagi yang sedang melintasi Pekalongan.

4. Kampung Wisata Batik Pesindon

Kampung Batik Pesindon diresmikan satu tahun setelah pengukuhan batik oleh UNESCO dan menjadi kampung wisata batik pada 10 Mei 2020. Kawasan ini punya setidaknya 33 showroom dan produsen batik yang membuka dapur produksinya untuk umum sehingga pengunjung bisa melihat langsung proses pembuatan batik. Warga Pesindon juga rutin mempercantik gang-gang masuk kampung dengan lukisan bercorak batik di tembok, menjadikan kawasan ini makin ramah untuk berburu foto estetik.

5. Kampung Canting Landungsari

Kampung Canting berdiri sejak 2011 di Kel. Landungsari, berawal dari inisiatif tokoh masyarakat dan pengrajin canting setempat. Kini hampir seluruh gang di kelurahan ini dikenal sebagai sentra pengrajin canting turun-temurun. Di sepanjang Jalan Hos Cokroaminoto, pengunjung bisa melihat langsung proses pembuatan canting dan batik, sekaligus mampir ke galeri batik dan toko-toko kerajinan untuk berburu oleh-oleh.

Dari kios-kios warna-warni di Pasar Batik Setono hingga gang-gang kampung batik yang sarat sejarah, Pekalongan menawarkan pengalaman lengkap: berbelanja, belajar, sekaligus mengabadikan momen. Predikat Kota Kreatif Dunia yang disandang Pekalongan pun jadi bukti bahwa warisan batik kota ini layak dijelajahi lebih dari sekadar wisata belanja biasa.

Agar liburan di Pekalongan jadi lebih berkesan, Rencanakan Perjalanan Anda di indonesia.travel untuk menyusun personal itinerary yang sesuai dengan gaya liburan, minat, dan lama durasi perjalanan Anda.

 

Sumber/Referensi:

HAL-HAL TERBAIK YANG BISA DILAKUKAN

JELAJAHI DESTINASI LAIN

INSIGHT

Ide Perjalanan

Cicipi Kelezatan 10 Makanan Khas Kudus yang Melegenda

Cicipi Kelezatan 10 Makanan Khas Kudus yang Melegenda

Mencicipi Makanan Khas Tegal, dari Soto hingga Tahu Aci yang Legendaris

Mencicipi Makanan Khas Tegal, dari Soto hingga Tahu Aci yang Legendaris

Lawang Sewu Semarang dan Jelajahi Uniknya Arsitektur Kolonial

Lawang Sewu Semarang dan Jelajahi Uniknya Arsitektur Kolonial