MaiA ai-icon

Informasi

Nusa Tenggara Barat (NTB)

Nusa Tenggara Barat: Sejarah dan Daya Tariknya

body text image

Image Contributor: Sony Herdiana /imageBROKER/Shutterstock

Nusa Tenggara Barat (NTB) adalah provinsi kepulauan yang berada di bagian tengah kawasan Nusa Tenggara. Wilayahnya terdiri atas dua pulau utama, yaitu Lombok dan Sumbawa, diikuti dengan ratusan pulau kecil di sekitarnya. 

Terletak di antara Bali dan Nusa Tenggara Timur membuat NTB memiliki posisi strategis dalam jalur wisata dan pelayaran kawasan timur Indonesia. Provinsi ini juga dikenal melalui keragaman bentang alamnya, mulai dari kawasan pegunungan, pantai, pulau-pulau kecil, hingga kawasan laut. 

Tidak hanya itu, NTB juga memiliki keragaman budaya yang tercermin dalam kehidupan masyarakat Sasak, Samawa, Mbojo, Dompu, serta kelompok masyarakat lainnya.

 

Profil Nusa Tenggara Barat

  • Ibu kota: Kota Mataram
  • Letak: Kepulauan Nusa Tenggara
  • Pulau utama: Lombok dan Sumbawa
  • Jumlah kabupaten/kota: 8 kabupaten dan 2 kota
  • Suku utama: Sasak, Samawa, Mbojo, dan Dompu
  • Bahasa daerah: Sasak, Samawa, Mbojo, serta bahasa daerah lainnya
  • Gunung utama: Gunung Rinjani dan Gunung Tambora
  • Kawasan pariwisata strategis: Rinjani, Pantai Selatan Lombok, Gili Tramena, Moyo, dan Tambora

Data administratif NTB saat ini mencakup Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, Sumbawa, Dompu, Bima, Sumbawa Barat, Kota Mataram, dan Kota Bima.

Lokasi Nusa Tenggara Barat

Secara geografis, NTB berada di antara Laut Jawa dan Laut Flores di sebelah utara serta Samudra Hindia di sebelah selatan. Bagian baratnya berbatasan dengan Selat Lombok dan Provinsi Bali, sedangkan bagian timur berbatasan dengan Selat Sape dan Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Pulau Lombok memiliki luas sekitar 4.738,70 km², sedangkan Pulau Sumbawa memiliki luas sekitar 15.414,5 km². Selain dua pulau utama tersebut, NTB memiliki ratusan pulau kecil yang sebagian dikenal dengan sebutan gili.

Lombok juga memiliki kawasan pegunungan yang berpusat di Gunung Rinjani, sedangkan Pulau Sumbawa memiliki rangkaian pegunungan yang membentang di sejumlah wilayah pulau. Kondisi tersebut membentuk beragam lanskap wisata, mulai dari kawasan pesisir hingga pegunungan.

Sejarah Nusa Tenggara Barat

Sejarah pembentukan Provinsi NTB berkaitan erat dengan perkembangan pemerintahan di wilayah Lombok dan Sumbawa. Sebelum menjadi provinsi seperti sekarang, wilayah tersebut pernah menjadi bagian dari Negara Indonesia Timur dan Provinsi Sunda Kecil.

Secara resmi, NTB dibentuk melalui Undang-Undang Nomor 64 Tahun 1958 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Swatantra Tingkat I Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. 

Pemerintahan Provinsi NTB kemudian mulai berjalan dalam proses yang berlangsung hingga 17 Desember 1958, yang menjadi tonggak resmi terbentuknya pemerintahan daerah NTB.

Perkembangan wilayah NTB selanjutnya tidak terlepas dari keberadaan dua pulau utama, Lombok dan Sumbawa, yang memiliki sejarah, karakter masyarakat, serta kebudayaan yang beragam.

Budaya Khas Nusa Tenggara Barat

Budaya NTB berkembang dari keberagaman masyarakat yang mendiami Lombok dan Sumbawa. Pemerintah Provinsi NTB menyebut Sasak, Samawa, dan Mbojo sebagai tiga kelompok budaya utama yang memiliki bahasa dan tradisi masing-masing.

1. Budaya Sasak

Masyarakat Sasak merupakan kelompok masyarakat yang banyak mendiami Pulau Lombok. Budaya Sasak Merupakan bagian penting dari identitas masyarakat di Pulau Lombok. Kekayaan budaya tersebut tercermin dalam tradisi, bahasa, kesenian, arsitektur, hingga pakaian adat. 

Salah satu tradisi yang dikenal adalah merarik, yaitu rangkaian adat perkawinan masyarakat Sasak. Selain itu, masyarakat Sasak memiliki kesenian tradisional seperti peresean, pertunjukan yang menggunakan tongkat rotan dan perisai atau ende, serta gendang beleq, pertunjukan musik tradisional yang dimainkan secara berkelompok dengan gendang berukuran besar dan sejumlah alat musik pendukung.

Bahasa Sasak juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Lombok dan memiliki beberapa dialek, antara lain Kuto-Kute, Ngeto-Ngete, Meno-Mene, Ngeno-Ngene, serta Meriaq-Mriku. 

2. Budaya Samawa

Budaya Samawa berkembang terutama di wilayah Pulau Sumbawa bagian barat dan tengah. Bahasa Samawa, seni tradisional, serta berbagai bentuk adat menjadi bagian dari identitas masyarakat Sumbawa.

Salah satu kekayaan budaya yang terlihat dari kelompok Samawa adalah ama Samawa, yaitu ungkapan atau peribahasa tradisional yang digunakan untuk menyampaikan nasihat, teguran, maupun sindiran. 

Ungkapan tersebut berkembang dari pengalaman hidup masyarakat dan diwariskan dari generasi ke generasi. Maknanya tidak hanya berkaitan dengan bahasa, tetapi juga mencerminkan cara pandang, sikap, etika, serta nilai kehidupan masyarakat Sumbawa.

3. Budaya Mbojo

Masyarakat Mbojo merupakan kelompok budaya yang berkembang di wilayah Bima dan Dompu. Budaya Mbojo memiliki berbagai tradisi, bahasa, seni pertunjukan, serta warisan adat yang masih dipelihara masyarakat setempat.

Ketiga kelompok tersebut juga menjadi inspirasi Batik Sasambo, yang namanya merupakan akronim dari Sasak, Samawa, dan Mbojo. Motifnya mengambil unsur kehidupan, budaya, flora, dan fauna yang berkembang di NTB.

Baca Juga: Rumah Bale, Hunian Tradisional Suku Sasak di NTB

Destinasi Wisata di Nusa Tenggara Barat

Bentang alam NTB membuat provinsi ini memiliki berbagai jenis destinasi, baik di Lombok maupun Sumbawa. 

1. Gunung Rinjani

Gunung Rinjani merupakan salah satu daya tarik alam utama dan menjadi gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia yang terletak di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Gunung ini memiliki beberapa jalur pendakian, namun jalur Sembalun menjadi salah satu rute pendakian yang dikenal melalui lanskap padang sabana sebelum mencapai kawasan Pelawangan Sembalun dan puncak Rinjani.

2. Mandalika

Mandalika merupakan kawasan pariwisata di pesisir selatan Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Kawasan ini memiliki beragam daya tarik, mulai dari pantai dan perbukitan hingga budaya masyarakat Sasak. Salah satu fasilitas utama di kawasan ini adalah Mandalika International Street Circuit, yang digunakan untuk penyelenggaraan MotoGP Indonesia dan berbagai ajang motorsport. 

3. Gili Tramena

Gili Tramena merupakan gugusan tiga pulau di sisi barat laut Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang terdiri dari Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air. Ketiganya menjadi bagian dari kawasan wisata bahari Lombok dan memiliki karakter pulau serta aktivitas wisata yang beragam.

Kawasan Gili Tramena dikenal melalui pantai dan perairannya yang menjadi lokasi berbagai aktivitas wisata, termasuk snorkeling dan diving. Ketiga pulau tersebut juga tidak menggunakan kendaraan bermotor, sehingga mobilitas di dalam pulau umumnya dilakukan menggunakan sepeda atau cidomo (delman).

4. Pulau Moyo dan Teluk Saleh

Pulau Moyo merupakan pulau yang berada di lepas pantai utara Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Kawasan ini dikenal melalui bentang alamnya yang masih alami, hutan, perairan, serta keberadaan sejumlah air terjun. Pulau Moyo juga termasuk dalam kawasan konservasi yang memiliki ekosistem darat dan laut.

Selain itu, Teluk Saleh merupakan kawasan perairan luas di bagian utara Pulau Sumbawa yang dikelilingi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. Perairannya menjadi habitat berbagai biota laut dan dapat dimanfaatkan untuk aktivitas wisata bahari, termasuk snorkeling dan diving. Kawasan Pulau Moyo dan Teluk Saleh menjadi bagian dari daya tarik wisata alam dan bahari Sumbawa.

5. Gunung Tambora

Gunung Tambora merupakan gunung berapi di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, yang dikenal karena letusan besar pada 1815. Gunung ini memiliki ketinggian sekitar 2.850 meter di atas permukaan laut dan memiliki kaldera berdiameter sekitar 7 kilometer sebagai salah satu bentang alam utama di kawasan tersebut.

Kawasan Gunung Tambora juga memiliki nilai sejarah dan arkeologi. Letusan 1815 mengubur sebagian permukiman di sekitar gunung, termasuk wilayah yang berkaitan dengan Kerajaan Tambora. Saat ini, kawasan Tambora menjadi tujuan pendakian sekaligus lokasi untuk mengenal bentang alam, sejarah letusan, dan peninggalan kehidupan masyarakat di sekitar gunung.

Kuliner Khas Nusa Tenggara Barat

Kekayaan kuliner NTB mencerminkan keberagaman budaya masyarakat Sasak, Samawa, dan Mbojo. Beberapa kuliner khas yang dapat ditemukan di berbagai wilayah NTB antara lain:

  • Ayam Taliwang, hidangan ayam khas Lombok yang diolah menggunakan bumbu bercita rasa kuat.
  • Plecing Kangkung, sajian kangkung yang dilengkapi sambal khas Lombok.
  • Nasi Balap Puyung, hidangan nasi khas Lombok yang biasanya disajikan bersama lauk dan sambal.
  • Kuliner khas Sumbawa, berbagai hidangan tradisional yang menggunakan bahan dan bumbu lokal Sumbawa.
  • Kuliner khas Bima, hidangan tradisional masyarakat Mbojo dengan karakter rasa dan bahan yang khas.

Oleh-Oleh Khas Nusa Tenggara Barat

Oleh-oleh dari NTB tidak hanya berupa makanan, tetapi juga mencakup produk kerajinan dan budaya lokal. Beberapa yang dapat ditemukan antara lain:

  • Kain tenun tradisional, kain yang dibuat oleh masyarakat Lombok dan Sumbawa dengan motif serta teknik yang beragam.
  • Batik Sasambo, kain batik yang merepresentasikan perpaduan budaya Sasak, Samawa, dan Mbojo.
  • Kerajinan anyaman, produk kerajinan yang dibuat menggunakan bahan alam dan berkembang di berbagai wilayah NTB.
  • Mutiara Lombok, produk perhiasan berbahan mutiara yang menjadi salah satu komoditas kerajinan NTB.
  • Olahan makanan lokal, berbagai makanan dan produk pangan khas yang dapat dibawa sebagai oleh-oleh.

Jika ingin menjelajahi NTB, Anda dapat menyusun perjalanan menggunakan AI Plan Your Trip di Indonesia Travel untuk membantu menyusun itinerary berdasarkan durasi perjalanan dan destinasi yang ingin dikunjungi. Selama perjalanan di NTB, MaiA juga dapat membantu Anda menemukan informasi mengenai destinasi, aktivitas, serta berbagai kebutuhan perjalanan. 

 

Sumber/Referensi: 

  •  Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat. https://mabasan.kemendikdasmen.go.id/index.php/MABASAN/article/view/218
  • Pemerintah Provinsi NTB. https://ntbprov.go.id/index.php/region-profile
  • Institut Seni Indonesia. https://sipadu.isi-ska.ac.id/mhsw/laporan/laporan_4257151122161652.pdf
  • Kementerian Pariwisata. https://kemenpar.go.id/berita/gunung-rinjani-filosofi-tantangan-dan-keindahan-dari-jalur-sembalun
  • Famous Tour. https://famous.ppl.ac.id/2025/10/17/gunung-tambora-yang-lahir-dari-letusan-dahsyat/
  • Famous Tour. https://famous.ppl.ac.id/2025/10/15/pulau-moyo/
AKTIVITAS LAIN
Jelajahi Provinsi
Hal-Hal Terbaik yang Bisa Dilakukan

Jelajahi Provinsi Lain

INSIGHT

Ide Perjalanan

Affordable and Budget-Friendly: Visit These Accommodations in Mandalika, Lombok!

Affordable and Budget-Friendly: Visit These Accommodations in Mandalika, Lombok!

5 Reasons Why You Should Visit Mandalika Lombok

5 Reasons Why You Should Visit Mandalika Lombok

5 Spot Sunset Terbaik di Mandalika

5 Spot Sunset Terbaik di Mandalika