MaiA ai-icon

Informasi

Sawah Terasering Tegallalang, Bali: Daya Tarik Wisata, Keunikan, dan Fakta di Balik Keindahannya

Image Contributor: Shutterstock: Emad Aljumah

Sawah Terasering Tegallalang merupakan salah satu lanskap persawahan yang dikenal di kawasan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali. Kawasan ini memperlihatkan sistem persawahan bertingkat yang mengikuti kontur perbukitan dan memanfaatkan sistem irigasi tradisional Bali atau subak.

Selain menjadi kawasan pertanian, Tegallalang berkembang sebagai salah satu tujuan wisata berbasis lanskap di Bali. Pengunjung dapat melihat pola persawahan dari jalur yang berada di sekitar lembah, berjalan di antara area pertanian pada bagian yang terbuka untuk wisatawan, serta mengamati aktivitas pertanian masyarakat setempat.

Penting untuk membedakan antara Tegallalang Rice Terrace sebagai destinasi wisata dengan situs Warisan Dunia UNESCO. UNESCO menetapkan Cultural Landscape of Bali Province: the Subak System as a Manifestation of the Tri Hita Karana Philosophy pada 2012. Properti tersebut terdiri atas lima kawasan, termasuk lanskap Subak Daerah Aliran Sungai Pakerisan, Catur Angga Batukaru, Pura Taman Ayun, serta kawasan Pura Ulun Danu Batur dan Danau Batur. Tegallalang tidak tercantum sebagai salah satu dari lima komponen situs tersebut.

Daya Tarik Wisata Sawah Terasering Tegallalang

Daya tarik utama Tegallalang terletak pada bentuk persawahan bertingkat yang tersusun mengikuti kemiringan lahan. Kontur perbukitan membuat petak-petak sawah memiliki ketinggian berbeda sehingga membentuk pola berundak yang dapat diamati dari sejumlah titik pandang di sepanjang kawasan.

Menurut Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Ceking Rice Terraces di Jalan Raya Tegallalang merupakan kawasan persawahan tradisional yang berada pada lahan miring dan memiliki sistem pengairan untuk mendukung kegiatan pertanian. Lanskap tersebut juga memperlihatkan aktivitas petani dalam mengelola persawahan.

Kondisi lanskap dapat berubah mengikuti siklus pertanian. Warna persawahan tidak selalu hijau karena bergantung pada tahap penanaman dan panen. Pada periode tertentu, pengunjung dapat melihat sawah yang baru ditanami, sementara pada waktu lain area persawahan dapat terlihat lebih terbuka setelah masa panen.

Kegiatan yang umum dilakukan di kawasan ini antara lain menikmati lanskap persawahan, berjalan di jalur yang tersedia, mengamati aktivitas pertanian, dan fotografi. Beberapa bagian kawasan juga memiliki fasilitas wisata tambahan yang dikelola secara terpisah.

Keunikan Sawah Terasering Tegallalang

Keunikan utama Tegallalang berkaitan dengan hubungan antara bentuk lahan, pertanian, dan sistem pengelolaan air. Persawahan terasering tidak hanya dibuat untuk menghasilkan pola visual bertingkat, tetapi juga merupakan bentuk adaptasi pertanian terhadap kondisi geografis Bali.

Sistem subak menjadi salah satu unsur penting dalam konteks tersebut. UNESCO menjelaskan bahwa subak merupakan sistem sosial dan pengelolaan air secara kolektif yang mengatur distribusi air melalui jaringan saluran, bendung, dan fasilitas terkait. Sistem ini telah membentuk lanskap persawahan Bali selama berabad-abad.

Subak juga memiliki hubungan dengan kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat Bali. Dalam penjelasan UNESCO, jaringan pura air berperan dalam pengelolaan sumber daya air, sementara filosofi Tri Hita Karana menjadi salah satu prinsip yang tercermin dalam hubungan antara manusia, alam, dan aspek spiritual.

Karena itu, persawahan terasering di Bali dapat dipahami sebagai lanskap budaya yang terbentuk dari interaksi antara lingkungan alam dan praktik masyarakat. Pemerintah Kabupaten Gianyar juga menetapkan kawasan warisan budaya Subak-Bali Lansekap sebagai salah satu kawasan strategis dari sudut kepentingan sosial budaya dalam rencana tata ruang daerah.

Fakta-fakta Sawah Terasering Tegallalang

Ada beberapa fakta penting yang perlu diketahui sebelum berkunjung ke Tegallalang.

1. Terletak di Kabupaten Gianyar, Tegallalang, Bali

 Tegallalang berada di Kabupaten Gianyar. Kawasan ini terletak di Kecamatan Tegallalang, di bagian utara kawasan Ubud. Indonesia Travel mencantumkan alamat kawasan Tegallalang Rice Terrace di Jalan Raya Tegallalang, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali.

2. Menggunakan Sistem Terasering 

Sistem terasering berkaitan dengan pertanian dan irigasi tradisional. Bentuk undakan mengikuti kontur lahan dan digunakan untuk mendukung kegiatan budidaya padi pada wilayah yang memiliki kemiringan tertentu.

3. Menggunakan Sistem Pengelolaan Air Secara Kolektif

UNESCO mencatat bahwa terdapat sekitar 1.200 kelompok pengelola air atau subak di Bali, dengan masing-masing kelompok mengelola distribusi air dari sumber tertentu untuk para petani.

4. Lanskap Subak Terus Berkembang untuk Pariwisata

UNESCO mencatat bahwa lanskap terasering Bali rentan terhadap perubahan sosial dan ekonomi, termasuk perubahan praktik pertanian serta tekanan dari aktivitas pariwisata.

Pemerintah Provinsi Bali juga mencatat persoalan alih fungsi lahan pertanian sebagai isu yang berkaitan dengan perkembangan pariwisata. Karena itu, keberadaan persawahan perlu dipandang bukan hanya sebagai objek visual, tetapi juga sebagai bagian dari ruang pertanian dan lingkungan yang memiliki fungsi ekonomi serta budaya.

Baca juga: 5 Alasan Kenapa Kamu Wajib Coba Arung Jeram di Sungai Ayung, Ubud

Lokasi, dan Jam Operasional

Sawah Terasering Tegallalang berada di Jl. Raya Tegallalang, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali 80561. Dari pusat Ubud, kawasan ini dapat ditempuh sekitar 20 menit menggunakan kendaraan, tergantung kondisi lalu lintas.

Untuk jam operasional, tidak terdapat satu ketentuan jam buka yang berlaku untuk seluruh kawasan persawahan. Hal ini karena area Tegallalang terdiri atas lahan pertanian dan sejumlah titik wisata yang dapat memiliki pengelola serta aturan berbeda. Indonesia Travel juga mencatat bahwa jam kunjungan dapat berbeda di setiap area dan mengikuti ketentuan pengelola setempat.

Karena itu, pengunjung sebaiknya memeriksa informasi terbaru dari pengelola area yang akan dikunjungi sebelum berangkat, terutama apabila ingin memasuki jalur persawahan atau fasilitas wisata tertentu.

Tips Berwisata ke Sawah Terasering Tegallalang

Berwisata ke kawasan persawahan membutuhkan perhatian terhadap kondisi medan dan aktivitas pertanian. Gunakan alas kaki yang nyaman dan memiliki daya cengkeram baik karena beberapa jalur dapat berupa tanah, batu, atau permukaan yang tidak rata.

Waktu kunjungan juga perlu disesuaikan dengan kondisi cuaca. Pagi hari umumnya lebih nyaman untuk aktivitas luar ruangan karena suhu belum terlalu tinggi. Pengunjung juga dapat mempertimbangkan kondisi musim dan siklus pertanian karena tampilan sawah berubah berdasarkan tahap penanaman dan panen.

Jangan memasuki petak sawah yang tidak diperuntukkan bagi wisatawan. Persawahan merupakan lahan produktif yang digunakan masyarakat untuk kegiatan pertanian. Hindari merusak tanaman, mengambil hasil pertanian, atau mengganggu aktivitas petani.

Pengunjung juga perlu menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Apabila mengunjungi area yang memiliki pura, tempat suci, atau fasilitas budaya, ikuti aturan setempat dan hormati aktivitas keagamaan masyarakat.

Baca juga: Desa Wisata Mas Ubud: Sentra Seni Ukir Legendaris di Bali

Untuk menyusun perjalanan yang mencakup Tegallalang dan destinasi lain di Bali, gunakan fitur AI Plan Your Trip di indonesia.travel. Fitur ini dapat membantu membuat itinerary berdasarkan destinasi, tanggal perjalanan, jumlah wisatawan, anggaran, dan minat. Sementara itu fitur MaiA, asisten perjalanan dari situs indonesia.travel juga dapat digunakan untuk mencari rekomendasi destinasi, aktivitas, dan informasi perjalanan sesuai kebutuhan.

 

Reference: 

HAL-HAL TERBAIK YANG BISA DILAKUKAN

JELAJAHI DESTINASI LAIN

INSIGHT

Ide Perjalanan

The Blanco Renaissance Museum

The Blanco Renaissance Museum

Hakkoku: Pengalaman Omakase Jepang Autentik di Tengah Alam Bali

Hakkoku: Pengalaman Omakase Jepang Autentik di Tengah Alam Bali

Criollo: Chocolate & Dessert Destination di Ubud untuk Sweet Break yang Berkelas dan Memorable

Criollo: Chocolate & Dessert Destination di Ubud untuk Sweet Break yang Berkelas dan Memorable