Salah satu destinasi wisata yang bisa Anda kunjungi ketika di Bali adalah Monkey Forest Ubud atau yang dikenal sebagai Mandala Suci Wenara Wana.
Destinasi wisata ini adalah kawasan hutan dan kompleks pura yang bertempat di Desa Padangtegal, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.
Berikut adalah serba-serbinya agar Anda mengetahui lebih jauh destinasi wisata ini.
Serba-Serbi Monkey Forest Ubud
Monkey Forest Ubud atau Mandala Suci Wenara Wana adalah destinasi wisata yang berfungsi sebagai cagar alam, tempat konservasi, tempat keagamaan, pusat kegiatan masyarakat, serta lokasi penelitian lingkungan dan perilaku kera.
Destinasi wisata ini memiliki luas sekitar 12,5 hektare yang menjadi habitat bagi lebih dari 1.200 kera ekor panjang Bali (Macaca fascicularis) yang terbagi dalam 10 kelompok dengan wilayahnya masing-masing.
Tidak hanya itu, Monkey Forest Ubud juga memiliki beragam flora di dalamnya. Pengelola tempat ini mencatat terdapat 115 spesies pohon yang telah diidentifikasi.
Beberapa jenis pohon ini pun memiliki fungsi dalam kegiatan keagamaan masyarakat Bali.
Di dalam Monkey Forest Ubud atau Mandala Suci Wenara Wana juga terdapat kompleks pura yang menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat Hindu Padangtegal.
Secara historis, kompleks pura yang ada di dalam diperkirakan sudah berdiri dari abad ke-14.
Kompleks pura tersebut berkembang seiring waktu dan menjadi bagian dari kehidupan spiritual masyarakat serta menjadi salah satu pusat konservasi juga pariwisata di Ubud.
Daya Tarik Monkey Forest Ubud
Sebagai destinasi wisata, cagar alam ini memiliki beberapa daya tarik tersendiri. Beberapa daya tarik utamanya adalah sebagai berikut.
Habitat kera ekor panjang
Daya tarik utama dari cagar alam ini adalah kera ekor panjang. Setiap kera yang ada di sini tinggal dalam lingkungan semi-liar sehingga perilakunya berbeda dari hewan peliharaan.
Anda dapat mengamati perilaku, interaksi, dan aktivitas kera Bali ini secara langsung dari jalur yang telah disediakan.
Tak hanya itu, Anda juga dapat memberi makan kera tersebut secara langsung.
Kompleks pura yang kaya sejarah
Di dalam destinasi wisata Monkey Forest Ubud terdapat beberapa bangunan dan kawasan sakral seperti pura.
Pura yang terdapat di dalamnya di antaranya adalah Pura Dalem Agung Padangtegal, Pura Beji, dan Pura Prajapati.
Setiap pura memiliki fungsinya masing-masing. Pura Dalem Agung digunakan untuk pemujaan dewa Siwa, Pura Beji untuk kegiatan penyucian, sedangkan Pura Prajapati digunakan dalam kegiatan keagamaan dan kremasi masyarakat setempat.
Perlu diingat bahwa sebagian area pura tidak boleh diakses oleh wisatawan yang telah diberi tanda tertentu. Namun, Anda dapat mengamati sejumlah bangunannya dari area yang diperbolehkan.
Hutan yang menjadi rumah berbagai jenis tanaman
Daya tarik lain yang dimiliki Monkey Forest Ubud atau Mandala Suci Wenara Wana adalah hutan di dalamnya.
Hutan ini menjadi rumah bagi berbagai jenis pohon dan tanaman yang memiliki nilai ekologis sekaligus budaya.
Misalkan, pohon majegau biasa digunakan untuk membuat pura dan bangunan suci. Contoh lainnya adalah pohon beringin yang biasa digunakan dalam upacara kremasi.
Kawasan hutan pun dikelola dengan menegakkan prinsip Tri Hita Karana, yang menggambarkan konsep harmoni antara manusia, lingkungan, dan Tuhan dalam kehidupan masyarakat Bali.
Cara Menuju Monkey Forest Ubud
Alamat Monkey Forest Ubud atau Mandala Suci Wenara Wana adalah Jalan Monkey Forest, Desa Padangtegal, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.
Kawasan ini berada di pusat wilayah Ubud sehingga Anda bisa mencapainya menggunakan beragam moda transportasi.
Terdapat beragam moda transportasi yang bisa Anda pilih mulai dari kendaraan pribadi, transportasi umum, hingga berjalan kaki dari sejumlah tempat akomodasi di sekitar pusat Ubud.
Apabila ingin mengunjungi kawasan wisata ini dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Anda perlu melanjutkan perjalanan menuju Ubud terlebih dahulu.
Durasi perjalanannya dapat berubah tergantung kondisi lalu lintas saat Anda berkunjung sehingga tidak ada patokan waktu yang tetap.
Informasi Operasional Monkey Forest Ubud
Apabila Anda ingin mengunjungi Monkey Forest Ubud, mengetahui jam operasional yang berlaku sangatlah penting.
Berdasarkan informasi resmi yang tersedia, Monkey Forest Ubud buka setiap hari pukul 09.00 - 18.00 WITA.
Harga tiketnya adalah Rp130.000 untuk dewasa dan Rp100.000 untuk anak-anak.
Adapun fasilitas yang tersedia di antaranya seperti toilet, area parkir, pusat informasi, pos keamanan, klinik, ruang pameran, area istirahat, dan jalur berjalan kaki.
Tips Berwisata di Monkey Forest Ubud
- Jangan menyentuh, mengejar, atau mencoba mengangkat kera.
- Jangan memberikan makanan atau minuman kepada kera. Pemberian makanan dilakukan oleh staf pengelola.
- Hindari kontak mata langsung dengan kera dan tetap tenang jika satwa mendekat.
- Simpan makanan, minuman, perhiasan, dan benda kecil di dalam tas atau tempat penyimpanan yang aman.
- Jangan membawa kantong plastik ke dalam kawasan hutan.
- Gunakan pakaian yang sesuai untuk memasuki kawasan yang memiliki fungsi keagamaan.
- Patuhi tanda dan pembatas pada area pura yang tidak terbuka bagi wisatawan.
- Waspadai kondisi lingkungan, terutama cabang atau pohon yang dapat tumbang saat cuaca buruk. Pengelola juga mengingatkan pengunjung untuk berjalan dengan hati-hati.
Jika ingin merencanakan wisata ke Monkey Forest Ubud, gunakan fitur Rencanakan Perjalanan Anda di Indonesia Travel untuk mendapatkan itinerary yang sesuai dengan preferensi perjalanan Anda.
Anda juga bisa mendapatkan rekomendasi tempat menginap, wisata, aktivitas, hingga tips perjalanan lebih banyak dengan memanfaatkan MaiA, asisten perjalanan dari Indonesia Travel, yang siap membantu membuat pengalaman menjelajahi Indonesia menjadi lebih mudah dan berkesan.
Referensi