MaiA ai-icon

Informationen

11 Makanan Khas Malang, dari Bakso Malang hingga Orem-Ore

Credit Foto: tyasindayanti / Shutterstock

Malang dikenal sebagai salah satu kota di Jawa Timur yang memiliki tradisi kuliner yang beragam. Makanan khas Malang didominasi hidangan berkuah, olahan bakso, camilan, hingga aneka keripik yang memanfaatkan hasil pertanian daerah sekitar. Sampai kini, berbagai makanan khas Malang tetap menjadi bagian dari tradisi kuliner masyarakat dan mudah ditemukan di pasar tradisional, pusat kuliner, maupun sentra oleh-oleh. 

Sejarah Makanan Khas Malang

Perkembangan kuliner Malang dipengaruhi oleh kondisi geografis wilayahnya yang berada di dataran tinggi dengan tanah yang subur. Beragam hasil pertanian, seperti apel, singkong, sayuran, dan rempah-rempah, kemudian diolah menjadi berbagai hidangan dan makanan khas yang dikenal hingga saat ini. 

Selain dipengaruhi budaya kuliner masyarakat Jawa, makanan khas Malang juga berkembang melalui interaksi dengan komunitas Tionghoa dan Madura yang telah lama menetap di wilayah ini. Perpaduan tersebut melahirkan beragam hidangan yang memiliki cita rasa gurih, segar, dan kaya bumbu. 

Seiring berkembangnya pariwisata, banyak kuliner tradisional Malang tetap dipertahankan dan menjadi bagian dari pengalaman wisata di kota ini.

Baca Juga: 20 Makanan Khas Jawa Timur Terpopuler, dari Surabaya hingga Madura

11 Makanan Khas Malang

Makanan khas Malang terdiri atas beragam hidangan utama, jajanan tradisional, hingga oleh-oleh yang telah berkembang dari generasi ke generasi. Berikut beberapa kuliner khas yang menjadi bagian dari identitas gastronomi Kota Malang. 

1. Bakso Malang

Credit foto: Bambang eko p / Shutterstock

Bakso Malang merupakan kuliner yang paling identik dengan Kota Malang. Berbeda dari bakso pada umumnya, hidangan ini biasanya disajikan dengan beragam pelengkap seperti bakso halus, bakso urat, tahu, siomai, pangsit goreng, pangsit rebus, dan mi dalam kuah kaldu sapi yang gurih.

Kombinasi berbagai isian tersebut menjadi ciri khas yang membedakannya dari hidangan bakso di daerah lain. 

Anda bisa mencicipi seporsi bakso malang di kisaran harga Rp10.000 sampai Rp40.000 tergantung isi dan tempat membelinya.

2. Sego Resek 

Credit foto: Oen Michael / Shutterstock

Sego resek merupakan hidangan nasi goreng khas Malang yang telah dikenal sebagai salah satu kuliner malam legendaris. Nama sego resek berasal dari bahasa Jawa, yaitu “sego” yang berarti nasi dan “resek” yang berarti sampah atau sisa. Penamaan tersebut merujuk pada tampilannya yang berisi beragam campuran bahan, bukan karena menggunakan bahan yang tidak layak.

Hidangan ini dimasak menggunakan tungku kayu sehingga menghasilkan aroma asap yang khas. Seporsi sego Resek umumnya terdiri atas nasi goreng yang dipadukan dengan mi, sayuran, suwiran ayam, telur, atau jeroan sesuai pilihan. 

Cita rasanya yang gurih dengan sentuhan aroma kayu bakar menjadikan Sego Resek tetap dikenal sebagai salah satu kuliner khas Malang yang banyak dicari, terutama pada malam hari. Harga sego resek dibanderol sekitar Rp10.000 sampai Rp15.000 per porsinya.

3. Cwie Mie Malang

 

Credit foto: Puspa Mawarni168 / Shutterstock

Cwie mie adalah hidangan mi khas Malang yang mendapat pengaruh kuliner Tionghoa. Mi tipis disajikan dengan ayam cincang berbumbu, selada, pangsit, dan taburan daun bawang.

Berbeda dengan mi ayam pada umumnya, cwie mie memiliki tekstur mi yang lebih halus dengan rasa yang cenderung ringan. Semangkuk cwie mie bisa Anda nikmati dengan harga kisaran Rp15.000 sampai Rp25.000.

4. Orem-Orem

Credit foto: RINDAWS / Shutterstock

 

Orem-orem merupakan hidangan tradisional berbahan tempe yang dimasak menggunakan kuah santan berbumbu. Isinya biasanya terdiri atas irisan tempe goreng, ayam, serta potongan ketupat atau lontong.

Di beberapa daerah atau rumah makan, orem-orem juga disajikan dengan tambahan suwiran atau potongan ayam maupun telur asin. Kuah orem-orem cenderung gurih, tapi tidak terlalu kental.

Anda akan banyak menemukan makanan khas Malang ini sebagai menu sarapan maupun makan siang di berbagai warung tradisional. Harga orem-orem khas Malang berkisar antara Rp8.000 hingga Rp23.000 per porsi.

Baca Juga: Gemar Berwisata Kuliner? Yuk, Jelajahi Ragam Kuliner di Sepanjang Jalan Tol Trans Jawa!

5. Mendol

Credit foto: Hanifah Kurniati / Shutterstock

 

Mendol adalah makanan khas Malang yang dibuat dari tempe semangit, yaitu tempe yang telah mengalami fermentasi lebih lanjut sehingga menghasilkan aroma dan cita rasa yang lebih kuat. 

Tempe kemudian dihaluskan bersama berbagai bumbu rempah, dibentuk lonjong atau oval dengan tekstur yang cenderung kasar, lalu digoreng hingga bagian luarnya renyah. Mendol umumnya disajikan sebagai lauk pendamping nasi pecel, rawon, atau nasi campur.

Harga mendol bervariasi sekitar Rp13.000 sampai Rp35.000.

6. Keripik Tempe

 

Credit foto: Yessi Frenda / Shutterstock

Keripik tempe menjadi salah satu oleh-oleh yang paling dikenal dari Malang. Camilan ini dibuat menggunakan irisan tempe tipis yang dibalut adonan tepung berbumbu lalu digoreng hingga renyah.

Selain rasa original, keripik tempe kini tersedia berbagai varian rasa seperti keju, balado, pedas, hingga rumput laut. Sebungkus keripik tempe dibanderol mulai dari Rp10.000 sampai Rp48.000 tergantung ukurannya.

7. Keripik Apel

Credit foto: galuhtati / Shutterstock

 

Keripik apel merupakan salah satu oleh-oleh khas yang identik dengan Malang, daerah yang dikenal sebagai sentra penghasil apel di Indonesia. Camilan ini dibuat dari irisan apel yang diproses menggunakan teknik vacuum frying atau penggorengan hampa udara. 

Metode tersebut mengurangi kadar air pada buah tanpa menghilangkan cita rasa alaminya, sehingga menghasilkan keripik yang renyah dengan perpaduan rasa manis dan sedikit asam. Bentuknya yang tetap menyerupai irisan buah apel menjadi salah satu ciri khas produk ini. 

Keripik apel kini mudah ditemukan di berbagai pusat oleh-oleh maupun toko produk lokal di Malang dengan kisaran harga Rp11.000 sampai Rp25.000 per kemasan.

8. Puthu Lanang

 

Credit foto: Ehsan Tri Saputra / Shutterstock

Puthu lanang merupakan jajanan tradisional yang telah dikenal sejak 1935. Kue ini dibuat dari tepung beras dengan isian gula merah, kemudian dikukus menggunakan cetakan bambu hingga menghasilkan bunyi khas saat proses memasak.

Puthu lanang biasanya disajikan bersama taburan kelapa parut yang memberikan perpaduan rasa manis dan gurih. Anda bisa mencicipi seporsi puthu lanang seharga Rp15.000.

9. Angsle

Angsle merupakan minuman hangat khas Malang yang terdiri atas kuah santan hangat yang dimasak dengan daun pandan dan vanili sehingga menghasilkan aroma yang harum serta cita rasa gurih dan manis. 

Isinya berupa petulo (putu mayang), ketan putih, kacang hijau, mutiara, potongan roti, dan irisan kolang-kaling yang disajikan dalam satu mangkuk. Perpaduan kuah hangat dan beragam isian tersebut menjadikan wedang angsle sebagai salah satu kuliner khas Malang yang masih populer hingga kini. 

Harga seporsi angsel berkisar antara Rp9.000 sampai Rp15.000.

10. Pos Ketan Legenda

Credit foto: FarisFitrianto / Shutterstock

Pos Ketan Legenda adalah salah satu kuliner yang telah lama menjadi ikon kawasan Alun-Alun Batu. Sajian utamanya berupa ketan kukus yang dipadukan dengan beragam topping, seperti keju, susu, cokelat, durian, hingga kacang.

Keberagaman pilihan rasa menjadikan tempat ini sebagai salah satu tujuan wisata makanan khas Malang. Nikmati seporsi pos ketan legenda di kisaran harga Rp6.000 sampai Rp20.000.

11. Sari Apel

Credit foto: Witanto Gallery / Shutterstock

Selain buah segarnya, apel Malang juga diolah menjadi sari apel yang banyak dijadikan oleh-oleh. Minuman ini dibuat dari ekstrak buah apel dan dikenal memiliki cita rasa manis dengan sedikit sentuhan asam yang menyegarkan.

Sari apel tersedia dalam berbagai kemasan dan mudah ditemukan di pusat oleh-oleh maupun toko produk lokal di Malang. Harga sari apel bisa Anda coba mulai dari Rp35.000 per cup.

Kuliner menjadi salah satu cara untuk mengenal kekayaan budaya Indonesia. Jelajahi berbagai destinasi dan pengalaman wisata melalui fitur Rencanakan Perjalanan Anda di Indonesia Travel. Untuk rekomendasi yang lebih personal, MaiA dapat membantu menemukan destinasi, aktivitas, dan itinerary sesuai kebutuhan perjalanan Anda.

 

Referensi:

Sego Goreng Resek, Pilihan Kuliner Malam yang Melegenda – Pemerintah Kota Malang. (2022, July 22). Malangkota.Go.Id. https://malangkota.go.id/2022/07/22/sego-goreng-resek-pilihan-kuliner-malam-yang-melegenda/

‌Cwie Mie Isor Uwit, Sajian Mie Otentik Khas Malang – Pemerintah Kota Malang. (2023, March 26). Malangkota.Go.Id. https://malangkota.go.id/2023/03/26/cwie-mie-isor-uwit-sajian-mie-otentik-khas-malang/

‌Kuliner Legenda, Orem-Orem Arema Eksis Hingga Kini – Pemerintah Kota Malang. (2021, December 31). Malangkota.Go.Id. https://malangkota.go.id/2021/12/31/kuliner-legenda-orem-orem-arema-eksis-hingga-kini/

‌Puthu Lanang, Jajanan dari Celaket Melegenda Sejak 1935 – Pemerintah Kota Malang. (2021, March 8). Malangkota.Go.Id. https://malangkota.go.id/2021/03/08/puthu-lanang-jajanan-dari-celaket-melegenda-sejak-1935/

INSIGHT

Travel Ideas

Die Eroberung des Zaubers des Semeru Vulkans, das faszinierende Dach Javas

Die Eroberung des Zaubers des Semeru Vulkans, das faszinierende Dach Javas

Paragliding in Batu, Ein Erlebnis mit neuer Perspektive beim aufregenden Flug

Paragliding in Batu, Ein Erlebnis mit neuer Perspektive beim aufregenden Flug

Sate Madura: Eine legendäre kulinarische Spezialität von der Salzinsel

Sate Madura: Eine legendäre kulinarische Spezialität von der Salzinsel