MaiA ai-icon

Informationen

Kain Tenun Ternate

Kain Tenun Ternate, yang dikenal dengan sebutan Rapidino, merupakan kerajinan tradisional khas Maluku Utara. Nama "Rapidino" berasal dari bahasa Ternate yang berarti "kain yang rapi". Pada masa lalu, benang untuk tenun ini dipintal dari serat daun nanas, namun kini telah beralih menggunakan benang katun. Motif-motifnya beragam, seperti iris pondak, potong wajik, kepala tumbak, bunga popia, bunga rica, bunga tanjung, dan suji-suji.

Keunikan lain dari Kain Tenun Ternate adalah motifnya yang sering terinspirasi oleh keragaman biota laut Maluku Utara, seperti ikan, kerang, atau burung laut. Proses pembuatannya memerlukan ketelitian tinggi dan dapat memakan waktu antara satu minggu hingga satu bulan, tergantung pada kompleksitas motifnya. Saat ini, produksi kain tenun Ternate tergolong langka, dengan jumlah perajin yang semakin berkurang. Upaya pelestarian dan pengenalan kain tenun ini, baik di tingkat nasional maupun internasional, sangat diperlukan untuk menjaga warisan budaya yang berharga ini.

INSIGHT

Travel Ideas

Angklung als Weltweites Erbe der Musikalischen Tradition der Nusantara

Angklung als Weltweites Erbe der Musikalischen Tradition der Nusantara

Die Beliebtesten Alternativen Heilmethoden in Indonesien

Die Beliebtesten Alternativen Heilmethoden in Indonesien

3 Arten und Vorteile von traditionellem Jamu für die Gesundheit

3 Arten und Vorteile von traditionellem Jamu für die Gesundheit