Bahasa Bajo adalah bahasa yang digunakan oleh suku Bajo, masyarakat maritim yang tersebar di berbagai wilayah pesisir Indonesia. Bahasa ini termasuk dalam rumpun Austronesia dan memiliki kemiripan dengan beberapa bahasa di Sulawesi dan Filipina. Sebagai bagian dari budaya bahari, bahasa Bajo mencerminkan kehidupan masyarakatnya yang erat dengan laut. Namun, pengaruh bahasa daerah lain dan bahasa Indonesia membuat penggunaan bahasa ini semakin berkurang. Pelestarian bahasa Bajo menjadi penting agar warisan budaya ini tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang.
Berbagai upaya dilakukan untuk menjaga eksistensi bahasa Bajo, seperti dokumentasi, pendidikan, dan penggunaan dalam komunikasi sehari-hari. Komunitas Bajo juga aktif dalam mengenalkan bahasa ini melalui cerita rakyat, lagu-lagu tradisional, dan festival budaya. Pemerintah serta pegiat bahasa berusaha memasukkan bahasa Bajo dalam program edukasi untuk anak-anak suku Bajo. Dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya bahasa daerah, diharapkan bahasa Bajo tetap lestari. Upaya ini memastikan bahasa Bajo terus menjadi bagian dari identitas budaya maritim Nusantara.