Satong Srek adalah alat musik tradisional dari Nusa Tenggara Barat yang memanfaatkan bahan alami seperti bambu. Alat ini dimainkan dengan cara dipukul atau digesek, menghasilkan suara ritmis yang khas dan sering digunakan dalam pertunjukan musik rakyat. Bentuknya sederhana, tetapi memerlukan teknik khusus agar bisa menghasilkan nada yang harmonis.
Keberadaan Satong Srek kini mulai jarang ditemukan, sehingga perlu upaya pelestarian. Beberapa komunitas budaya dan sekolah seni di NTB mulai mengajarkan cara membuat dan memainkan alat musik ini kepada generasi muda. Dengan mempertahankan eksistensinya, Satong Srek terus berkontribusi dalam memperkaya khazanah musik Nusantara.