Karasi adalah camilan tradisional khas Sulawesi Tenggara, terutama dari daerah Buton dan Wakatobi. Terbuat dari tepung beras yang diolah menjadi adonan tipis, kemudian digoreng hingga renyah dan berwarna keemasan. Karasi memiliki rasa manis dan tekstur yang unik, seperti sarang laba-laba yang rapuh. Kudapan ini sering disajikan dalam acara-acara adat, perayaan keluarga, atau sebagai oleh-oleh khas daerah.
Karasi bukan hanya sekadar camilan, tetapi juga bagian dari warisan kuliner Sulawesi Tenggara yang kaya akan cita rasa dan sejarah. Salah satu keunikan karasi adalah bentuknya yang unik seperti sarang laba-laba. Teksturnya pun renyah. Selain itu, karasi juga memiliki daya tarik tersendiri karena rasanya yang manis dan lezat. Karasi bukan hanya sekadar camilan, tetapi juga sarana untuk melestarikan budaya kuliner Sulawesi Tenggara dan meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Kudapan ini sering ditemukan di pasar tradisional, toko oleh-oleh, atau dijajakan oleh pedagang kaki lima di Sulawesi Tenggara.