Motif tumbuhan banyak ditemukan dalam seni ukir dan tenun masyarakat Kalimantan Utara. Daun, bunga, dan sulur dijadikan simbol kehidupan, kesuburan, dan keharmonisan dengan alam. Motif ini tidak hanya menghiasi pakaian, tetapi juga digunakan dalam dekorasi rumah adat dan benda ritual. Setiap motif memiliki makna tertentu yang diwariskan turun-temurun.
Selain sebagai simbol estetika, motif tumbuhan juga mencerminkan filosofi hidup masyarakat adat yang menghormati lingkungan. Di tengah tantangan modernisasi, pelestarian motif dilakukan melalui pelatihan membatik dan seni kriya lokal. Banyak desainer muda kini mulai mengangkat motif ini ke dalam karya fesyen kontemporer.