Cokek merupakan tarian tradisional Betawi yang berkembang sejak masa kolonial. Tarian ini biasanya diiringi oleh musik gambang kromong yang khas dan penuh nuansa ceria. Penari perempuan dengan kostum berwarna cerah menampilkan gerakan yang anggun dan mengundang interaksi dengan penonton. Tradisi ini awalnya berkembang dalam lingkungan masyarakat Tionghoa Peranakan dan Betawi sebagai bagian dari hiburan rakyat.
Seiring waktu, tarian cokek tetap dilestarikan sebagai warisan budaya Jakarta. Beberapa pertunjukan cokek kini sering dijumpai dalam acara adat, festival budaya, hingga pertunjukan seni. Meskipun mengalami berbagai adaptasi, nilai-nilai budaya yang terkandung dalam tarian ini tetap dipertahankan. Dengan keindahan gerak dan musiknya, cokek terus menjadi bagian dari identitas seni khas Betawi.