MaiA ai-icon

Informasi

Yuk, Coba Wisata Berkelanjutan di 5 Desa Sekitar Labuan Bajo, Dijamin Seru!

Labuan Bajo menyimpan daya tarik tersendiri. Surga tersembunyi yang ada di Indonesia bagian timur ini terletak di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Labuan Bajo memiliki destinasi wisata berkelanjutan yang ikut ambil bagian dalam upaya pelestarian lingkungan. Sobat Pesona yang berencana ke Labuan Bajo, yuk, mampir ke deretan desa wisata yang indah berikut!

1. Desa Wae Rebo

tempat wisata di tangerang

Desa Wae Rebo merupakan situs warisan budaya dunia yang wajib Anda kunjungi di Flores. Keunikan desa ini terletak pada tujuh rumah adat kerucut Mbaru Niang yang ditata melingkar, mencerminkan kearifan lokal dalam arsitektur tradisional.

Keunikan desa yang sering dijuluki "desa di atas awan" menerapkan prinsip keberlanjutan dengan membatasi penggunaan listrik dan mengandalkan hasil perkebunan setempat untuk konsumsi.

Upaya ini memastikan lingkungan tetap lestari dan budaya tradisional di Desa Wae Rebo tetap hidup, menjadikannya destinasi yang sangat istimewa.

Cara menuju Desa Wae Rebo: berkendaralah dari area tempat wisata Labuan Bajo menuju Denge, lalu melanjutkan trekking menanjak sekitar 2-3 jam menuju desa ini. Anda disarankan menggunakan jasa pemandu lokal dan transportasi sewa mobil dari Labuan Bajo.  

 

2. Desa Bena

tempat wisata di tangerang

Desa Bena terletak di kaki Gunung Inerie merupakan perkampungan megalitikum yang menawarkan pengalaman melangkah ke masa purbakala. Anda akan disambut deretan rumah tradisional beratap ilalang dan warga desa yang mempertahankan gaya hidup dan adat istiadat leluhur mereka.

Keindahan alam desa ini semakin memukau dengan latar belakang Gunung Inerie yang menjulang tinggi, menciptakan panorama yang sempurna. Masyarakat Bena menjaga warisan leluhur mereka, termasuk penggunaan material alami untuk rumah dan konsumsi dari perkebunan sendiri.

Cara menuju Desa Bena: destinasi Labuan Bajo ini berada di Kecamatan Aimere, Kabupaten Ngada yang memerlukan waktu sekitar 7-8 jam perjalanan darat menuju timur dari Labuan Bajo.

Akses terbaik adalah menggunakan mobil sewa dengan supir dari Labuan Bajo atau terbang ke Ende/Bajawa terlebih dahulu, lalu melanjutkan dengan transportasi darat lokal.

3. Desa Tololela

tempat wisata di tangerang

Desa Tololela adalah pilihan tepat untuk melihat perpaduan budaya kental dan alam yang autentik. Terletak di lereng Gunung Inerie, desa ini menampilkan rumah-rumah tradisional unik dari kayu dengan atap ilalang.

Desa ini kaya akan situs historis seperti kuburan batu tua lancip dan miniatur bangunan Ngadu Baga untuk menghormati leluhur. Penggunaan bahan-bahan alami dalam kehidupan sehari-hari menunjukkan warisan budaya dan tradisi yang dijaga ketat.

Cara menuju Desa Tololela: desa yang terletak di Kabupaten Ngada ini bisa ditempuh dengan perjalanan darat dari area wisata Labuan Bajo, namun memakan waktu lebih lama sekitar 8-9 jam.

Cara termudah menuju destinasi wisata Labuan Bajo ini adalah terbang ke Bajawa atau Ende, kemudian menyewa mobil atau ojek lokal dari pusat kota menuju Desa Jerebuu, tempat desa ini berada dan tak begitu jauh jaraknya dari Desa Bena.

4. Desa Cancar

tempat wisata di tangerang

Desa Cancar di Ruteng menawarkan pemandangan agrowisata yang unik, yaitu hamparan persawahan yang ditata menyerupai jaring laba-laba atau disebut "Lodok". Pemandangan hijau ini menawarkan udara segar dan kontras yang menarik dari destinasi pantai Labuan Bajo.

Masyarakat setempat, yang sebagian besar adalah petani, mengelola sawah ini dengan sistem adat yang disebut "Lingko". Sistem pembagian lahan oleh ketua adat ini merupakan kearifan lokal yang menjamin manfaat dan keberlanjutan bagi seluruh masyarakat desa.

Cara menuju Desa Cancar: objek wisata Labuan Bajo ini terletak di Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai. Anda perlu menempuh perjalanan darat dari Labuan Bajo sekitar 4-5 jam. 

Anda dapat menyewa mobil atau travel dari Labuan Bajo menuju Ruteng, kemudian melanjutkan ke lokasi persawahan Lodok. Anda pun akan tiba di desa yang penuh pesona dan sejuk ini.

5. Desa Wologai

tempat wisata di tangerang

Desa Wologai di Kabupaten Ende adalah kampung adat yang diperkirakan sudah berusia 800 tahun, berdiri megah di puncak bukit yang dikelilingi perbukitan hijau. Setiap rumah adatnya memiliki ukiran khas yang menggambarkan kehidupan sehari-hari penduduk, menjadikannya unik.

Masyarakat Wologai masih rutin mengadakan ritual tradisional seperti ritual panen (Keti Uta) dan ritual menumbuk padi (Ta'u Nggua). Mereka dengan gigih merawat rumah adat dan menjaga penggunaan bahan alami demi melestarikan lingkungan asli desa.

Cara menuju Desa Wologai: Desa Walogai di Kabupaten Ende berada cukup jauh dari Labuan Bajo. Anda disarankan terbang dari Labuan Bajo ke Ende, lalu menggunakan mobil sewa atau angkutan umum menuju Desa Wologai.

Baca Juga: Cendera Mata Kelas Dunia Ada di Labuan Bajo, Wajib Dibeli!

6. Desa Coal

Desa Wisata Coal, terletak di timur Labuan Bajo yang masuk ke wilayah Manggarai Barat. Desa ini sangat cocok bagi para penikmat matahari terbenam atau terbit. Lanskapnya mencakup air terjun, persawahan hijau di lereng bukit, dan potensi agrowisata kopi.

Desa ini dikembangkan dengan konsep storynomic village tourism yang menonjolkan narasi budaya dan kearifan lokal. Selain panorama alam, Anda dapat menikmati kuliner dan atraksi budaya yang dikemas secara kreatif.

Cara menuju Desa Coal: lokasi desa ini tidak terlalu jauh dari Labuan Bajo. Anda dapat menyewa mobil dari Labuan Bajo untuk perjalanan darat singkat, atau bergabung dengan paket wisata lokal yang mencakup desa ini.

7. Desa Wisata Liang Ndara

Desa Liang Ndara di Kecamatan Mbeliling dikenal karena keramahtamahan warganya dan pemandangan alam yang indah di sekitarnya. Kedatangan Anda akan disambut hangat oleh tetua adat dengan iringan tarian daerah dan musik tradisional.

Di sini, Anda dapat mencicipi minuman tradisional pau tua, menyaksikan tarian cici, mencoba permainan bambu rungkuk alu, hingga trekking ke Air Terjun Liang Kantor. Jangan lupa berburu suvenir anyaman dan kain tenun khas Manggarai Barat sebagai oleh-oleh.

Cara menuju Desa Wisata Liang Ndara: desa ini bisa dicapai dengan relatif mudah dari Labuan Bajo, sekitar 45 menit hingga 1 jam perjalanan darat. Sewa mobil atau motor adalah pilihan transportasi terbaik untuk menuju Kecamatan Mbeliling.

8. Desa Compang To’e Melo

Terletak di ketinggian 624 mdpl, Desa Compang To'e Melo menawarkan udara sejuk pegunungan dan panorama indah lanskap Pulau Flores. Desa ini menjadi tempat istirahat yang nyaman dari hiruk pikuk wisata pantai.

Desa wisata ini diresmikan 1993 dan ideal untuk Anda yang ingin menginap dan merasakan suhu udara antara 10-20 derajat Celsius. Anda pun perlu membawa jaket tebal. Sebelum pulang, Anda berbelanjalah kerajinan tangan lokal seperti tenun, keranjang, topi, dan compang.

Cara menuju Desa Compang To'e Melo: untuk menuju desa ini, Anda perlu melakukan perjalanan darat sekitar 1-2 jam dari Labuan Bajo menggunakan mobil sewa atau taksi lokal.

9. Kampung Adat Belaraghi

Kampung Adat Belaraghi di Kabupaten Ngada merupakan pemukiman kuno yang terletak di lereng Bukit Belaraghi, dihuni oleh Suku Belah, Bawa, dan Fu’i. Kampung ini sempat direlokasi ke lereng bukit pasca bencana kebakaran di tahun 1950-an.

Rumah-rumah adat di sini ditata unik, berderet sejajar dan saling berhadapan, dengan lapangan lapang di tengah untuk kegiatan adat dan menyambut tamu. Pola pemukiman yang teratur ini menambah daya tarik budaya kampung yang kental.

Cara menuju Kampung Adat Belaraghi: menuju kampung adat ini, berarti Anda perlu melakukan perjalanan darat yang panjang dari Labuan Bajo. Lokasinya terletak di Kecamatan Aimere, Kabupaten Ngada. 

Cara termudah untuk mencapai kampung adat yang unik ini adalah terbang ke Bajawa atau Ende, lalu menyewa kendaraan untuk menuju Desa Belaraghi.

10. Kampung Adat Gurusina

Sama-sama terletak di lereng Gunung Inerie (Kabupaten Ngada), Kampung Adat Gurusina diperkirakan sudah berdiri sejak 50 abad yang lalu, dihuni oleh tiga suku: Kabi, Agoazi, dan Agokae. Kampung ini merupakan salah satu situs megalitikum tertua di Flores.

Meskipun sebagian besar rumah sempat terbakar pada 2018, sekitar 33 rumah adat yang terbuat dari bambu dan alang-alang kini telah dibangun kembali, ditata berjajar dan berhadap-hadapan.

Cara menuju Kampung Adat Gurusina: lokasi kampung adat ini berada di Kecamatan Jerebuu, Ngada. Seperti kampung adat di Ngada lainnya, Anda harus terbang ke Ende atau Bajawa lalu melanjutkan perjalanan darat menggunakan mobil sewa atau transportasi lokal lainnya.

Baca Juga: Puncak Waringin, Surganya Penikmat Senja di Labuan Bajo

Labuan Bajo adalah salah satu dari lima Destinasi Super Prioritas (DSP) Indonesia. Anda bisa mengunjungi deretan desa wisata atau kampung adat di sekitar wilayah Labuan Bajo saat liburan bersama pasangan, keluarga, atau teman-teman. 

Kunjungi berbagai desa di atas untuk pengalaman unik dan seru yang tak terlupakan. Jangan lupa untuk tetap menghormati aturan-aturan adat yang berlaku selama berkunjung ke sana, ya!

 

 

INSIGHT

Ide Perjalanan

Jalan-jalan Eksplorasi Indonesia Bisa Lho Sambil Bantu Lestarikan Lingkungan!

Jalan-jalan Eksplorasi Indonesia Bisa Lho Sambil Bantu Lestarikan Lingkungan!

Tak kalah indah dari Cappadocia, ini 4 wisata balon udara #DiIndonesiaAja

Tak kalah indah dari Cappadocia, ini 4 wisata balon udara #DiIndonesiaAja

#DiIndonesiaAja-Sepenggal Kisah di Selatan Kota Bandung Situ Patenggang, Ciwidey, Bandung Selatan

#DiIndonesiaAja-Sepenggal Kisah di Selatan Kota Bandung Situ Patenggang, Ciwidey, Bandung Selatan