Numplak Wajik yang akan dilaksanakan pada 17 Maret 2026 di Keraton Yogyakarta, merupakan upacara tradisional yang menandai dimulainya proses pembuatan gunungan untuk upacara Garebeg Sawal. Ritual ini diiringi dengan irama tabuhan lesung yang khas, yang melambangkan kemakmuran sekaligus kesiapan pihak istana untuk membagikan berkah raja kepada rakyatnya. Sebagai bagian penting dari rangkaian adat keraton, Numplak Wajik tidak hanya sarat akan makna filosofis mengenai kesejahteraan, tetapi juga menjadi simbol keharmonisan dan gotong royong dalam melestarikan budaya luhur Yogyakarta.