production
go-explore

Pariwisata Berbasis Masyarakat, Inilah Potensi Desa Wisata Sesaot, Lombok Barat!

Pesona Nusa Tenggara Barat memang menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang mengunjunginya. Panorama alam yang masih asri serta keramahan khas penduduknya menjadikan Nusa Tenggara Barat sebagai salah satu destinasi yang menarik untuk dijelajahi.

Salah satu destinasi wisata yang bisa Sobat Pesona kunjungi saat berlibur ke provinsi ini adalah Desa Wisata Sesaot yang terletak di Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat.

Desa wisata yang satu ini menerapkan konsep community based tourism atau yang biasa disebut sebagai pariwisata yang berbasis masyarakat di mana masyarakat Desa Wisata Sesaot ikut dilibatkan secara aktif dalam pembangunan desa.

Penerapan konsep ini diharapkan mampu menjadi jawaban atas tantangan wisata berkelanjutan sehingga kapasitas sumber daya manusia dan ekonomi masyarakat lokal di sekitar desa wisata yang terlibat di dalamnya juga ikut meningkat seiring dengan pertumbuhan wisatanya.

Sandiaga Salahuddin Uno, selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pun mengungkapkan bahwa masyarakat di Desa Wisata Sesaot ini mempunyai kesadaran akan wisata serta memiliki kreativitas dan inovasi yang diharapkan mampu menjadi ujung tombak dari pengembangan desa wisata yang sesuai dengan konsep community based tourism.

Nah, Sobat Pesona tentu penasaran kan dengan Desa Wisata Sesaot? Yuk, simak apa saja potensi wisata yang ada di sana!

 

Lokasi yang Berada di Kawasan Gunung Api Purba

Desa Wisata Sesaot berjarak 40,5 kilometer dari Bandar Udara Internasional Lombok Zainuddin Abdul Madjid dan dapat ditempuh selama kurang lebih 1 jam 15 menit. Desa ini merupakan bagian dari jalur geowisata dan berkaitan erat dengan pembuatan jalur pendakian menuju Gunung Rinjani.

Desa wisata ini menjadi menarik karena berada di kawasan Gunung Api Purba Punikan yang tersusun oleh batuan gunung api dari kompleks Gunung Api Purba Punikan dan kompleks Gunung Api Rinjani.

 

Pusat Rekreasi Berbasis Alam

Desa Sesaot memiliki potensi alam yang kaya akan mata air. Dari kekayaan mata air ini terdapat sumber mata air yang dijadikan sebagai Pusat Rekreasi Masyarakat atau biasa disingkat Purekmas.

jembatan

Di Purekmas ini, Sobat Pesona dapat menikmati beragam fasilitas wisata mulai dari mata air, kolam pemandian dewasa dan anak-anak, bermain di rumah pohon, dan juga mengunjungi situs budaya. Potensi wisata di Desa Sesaot ini masih terus dikembangkan, salah satunya dengan atraksi outbound untuk menarik para wisatawan.

Jika ingin melepas penat dengan melihat pemandangan hijau, Sobat dapat mengunjungi hutan lindung Sesaot yang masih sangat alami. Di sini Sobat Pesona akan dimanjakan dengan udara sejuk dan nuansa khas alamnya. Kawasan hutan lindung ini mempunyai luas sekitar 5.999,2 hektare yang merupakan gabungan antara kawasan hutan alami dan hutan kawasan wisata.

kolam

Desa Wisata Sesaot juga memiliki potensi wisata yang lain seperti Taman Miring, Bukit Khesari, dan juga Camping Ground Vetong Hill yang menawarkan sensasi bermalam di rumah adat Suku Sasak. Jauh di dalam kawasan hutan Sesaot terdapat sejumlah air terjun di antaranya Air Terjun Tibu Sendalem, Air Terjun Tembiras, dan Air Terjun Tibu Goa.

 

Kuliner Khas

Berburu kuliner merupakan salah satu hal wajib ketika sedang berlibur ke suatu daerah. Karena dari situlah, Sobat Pesona akan mendapatkan cita rasa khas yang hanya dimiliki daerah tersebut.

sate

Desa Wisata Sesaot memiliki salah satu makanan khas Suku Sasak yang begitu spesial bagi pencinta kuliner yaitu sate bulayak. Bulayak adalah lontong yang dibungkus dengan lilitan enau atau daun aren. Bumbu satenya terbuat dari kacang tanah sangrai yang dihaluskan, santan, dan aneka bumbu dapur seperti bawang merah, bawang putih, ketumbar, lada, kemiri, jintan, cabai, dan perasan jeruk nipis.

Saat mencicipi sate bulayak ini, Mas Menteri Sandiaga Uno mengatakan, sate bulayak tidak jauh beda dengan sate lain pada umumnya. Namun yang menjadikan sate ini berbeda dengan sate lainnya karena cita rasa yang khas pada bumbunya yang mengeluarkan aroma sedap sehingga mampu mengundang selera bagi para penikmatnya.

 

Produk Ekonomi Kreatif Untuk Oleh-Oleh

Saat berwisata, tidak lengkap rasanya jika tidak membeli oleh-oleh untuk sanak saudara. Sobat Pesona tidak perlu khawatir karena Desa Wisata Sesaot ini juga memiliki produk-produk ekonomi kreatif. Masyarakat setempat memanfaatkan rotan sebagai anyaman yang dibuat sendiri dengan tangan. Hasilnya berupa alat-alat pelengkap rumah tangga seperti keranjang, tas kecil, tatakan gelas, tempat tisu. Ada juga produk anyaman tali seperti tali gantung untuk pot bunga, tas-tas kecil, dan rajutan yang berbentuk gelang.

 

Sobat Pesona tertarik berkunjung? Desa Wisata Sesaot ini sudah mengantongi sertifikat CHSE (cleanliness, health, safety, environmental sustainability). Saat berwisata nanti pastikan Sobat Pesona sudah vaksin dan jangan lupa untuk selalu patuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 6M ya, mulai dari menggunakan masker dengan benar, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan, membatasi mobilitas, dan menghindari makan bersama agar aktivitas berwisata nanti tetap aman dan nyaman.

Informasi mengenai destinasi wisata dan inspirasi produk ekonomi kreatif #DiIndonesiaAja bisa Anda dapatkan dengan cara follow akun Instagram: @pesonaid_travel, Facebook: Pesonaid_travel, Twitter: @pesonaid_travel, TikTok: @indonesia.travel, YouTube: Pesona Indonesia, dan mengunjungi website www.indonesia.travel.