production
go-explore

Makin Tahu Tentang Bali, Yuk Lakukan 7 Kegiatan Seru ini di Desa Tenganan Pegringsingan!

Bukan merupakan rahasia kalau banyak  wisatawan yang jalan-jalan ke Pulau Dewata mengincar wisata alam, wisata kuliner, dan wisata kerajinan di berbagai pusat wisata Pulau Bali. Tapi ternyata pesona Pulau Seribu Pura juga terpancar di wilayah pedesaannya, misalnya di salah satu desa wisata #DiIndonesiaAja, yaitu Desa Tenganan Pegringsingan. Yuk, kita intip dan pelajari kebudayaan Bali lewat keanggunan di timur Pulau Bali ini!

Pintu masuk dan spot foto Desa Tenganan Pegringsingan

 

Apa yang spesial dari Desa Wisata Tenganan Pegringsingan?

Terletak di Kabupaten Karangasem, Bali, desa wisata yang satu ini terkenal dengan kerajinan kain gringsingnya, yaitu kain tenun khas Bali yang hanya ada di desa ini. Tak hanya itu, Sobat Pesona juga bisa semakin tahu sisi asli Bali yang terjaga sejak zaman sebelum Kerajaan Majapahit ada. Baik itu rumah, balai pertemuan, pura, bahkan gaya hidup masyarakatnya masih mempertahankan adat istiadat jaman dahulu. Makanya desa ini dijuluki juga Desa Bali Aga atau Desa Bali Mula. Terbayangkan keasriannya? Nah, biar makin terasa, mari simak 7 agenda seru  yang bisa Sobat Pesona coba, kalau ke Desa Tenganan Pegringsingan berikut ini!

 

1. Menyaksikan pembuatan tenun gringsing dari dekat

(Produksi kain tenun Gringsingan di Desa Tenganan Pegringsingan

Ini dia, produk ekonomi kreatif lokal andalan Desa Tenganan Pegringsingan, kain tenun gringsing yang sudah mendunia. Uniknya, kain gringsing ini ditenun dengan teknik ikat ganda dan hanya ada #DiIndonesiaAja, lho! Makanya, kain tenun khas Bali ini diserbu oleh banyak pembeli mancanegara karena kualitasnya yang terjaga secara turun-temurun. Nah, Sobat Pesona bisa menyaksikan proses penenunan kain gringsing ini secara langsung di rumah produksinya, lho! Jadi penasaran, ya!

 

2. Menikmati alam sekitar yang masih asri

Dua buah gubuk di tengah pepohonan dan rerumputan yang asri

Luar biasanya penduduk Desa Tenganan Pegringsingan yang sangat tekun dalam menjaga keasrian alamnya sehingga siapa pun yang berkunjung ke desa, akan merasa seperti kembali ke masa lalu. Para penduduk desa yang mempertahankan aturan adat dalam berkehidupan sehari-hari, seperti mematuhi aturan pekarangan rumah, tata letak bangunan rumah dan pura, membuat desa ini terlestarikan suasananya selama berabad-abad. Wah, kayaknya kalau Sobat Pesona ke sini, bisa merasakan suasana tertib adat dalam berkehidupan masyarakat, ya!

 

3. Berbaur dengan rutinitas masyarakat lokal

Para wanita desa Tenganan Pegringsingan yang memikul nyiru

Kearifan lokal Desa Tenganan Pegringsingan tidak hanya terpancar dari keadaan desanya saja, namun juga dari masyarakatnya. Para penduduk Desa Tenganan tidak banyak mendapat pengaruh dari luar sehingga mereka memiliki keseharian yang mirip zaman dulu. Kebanyakan mata pencaharian masyarakatnya yaitu petani padi, pengrajin anyaman bambu, ukir-ukiran, lukisan di atas daun lontar serta kain tenun. Kalau Sobat Pesona tertarik, bisa juga ikut aktivitas mereka seperti pergi ke sawah, bertenun, pergi ke sungai, dan masih banyak lagi!

 

4. Menyaksikan tradisi Mekare-kare atau Perang Pandan

Tradisi unik masyarakat Desa Tenganan Pegringsingan

Kalau Sobat Pesona datang ke Desa Tenganan Pegringsingan antara bulan Juni dan Juli, maka Sobat Pesona beruntung karena akan bisa menyaksikan tradisi yang rame banget ini! Perang Pandan atau Mekare-kare dilaksanakan oleh para pemuda desa yang akan saling bertarung menggunakan daun pandan berduri dan tameng dari anyaman rotan. Sebagai puncak upacara adat desa atau disebut juga Usaba Sambah yang dilaksanakan setahun sekali, tujuan dari tradisi Mekare-kare/Mageret Pandan adalah untuk melatih mental dan fisik para pemuda. Pokoknya, Sobat Pesona jangan sampai ketinggalan menyaksikan tradisi ini dan mengapresiasinya, ya!
 

Baca juga: Cari Kegiatan Seru #DiIndonesiaAja? Cobain 5 Aktivitas di Desa Wisata Penglipuran, Bali Ini!

5. Berfoto di Rumah Adat Desa Tenganan yang unik

Rumah tradisional desa Tenganan Pegringsingan

Kalau sudah berkunjung ke Desa Tenganan, jangan lupa juga untuk berfoto ria di rumah tradisionalnya yang penuh dengan kearifan lokal ya, Sobat Pesona! Rumah adat desa ini dibangun dari campuran batu merah, batu sungai, dan tanah serta mempunyai ukuran yang relatif sama. Ada beragam kerajinan desa yang dipajang di dinding rumah warga seperti ukir-ukiran, anyaman, dan kain tenun. Atap rumah yang dari ijuk ini menambah sisi estetik rumah di desa Tenganan, sehingga kalau Sobat Pesona baru tiba di desa ini suasana tradisionalnya langsung terasa!

 

6. Membeli oleh-oleh tenun gringsing

Pajangan kain tenun gringsing di sebuah toko

Setelah puas seharian mengelilingi desa, sebelum pulang, jangan lupa beli oleh-oleh andalan Desa Tenganan, yaitu kain tenun gringsingnya ya, Sobat Pesona! Bermacam-macam motif kain tenun seperti motif lubeng yang bercirikan kalajengking atau motif sanan empeg yang bercirikan kotak poleng merah hitam, bisa Sobat Pesona pilih di art shop yang berada di pintu masuk menuju desa, dan ada juga yang dipajang di rumah pengrajinnya. Beli oleh-oleh ini dijamin nggak akan rugi serta bisa jadi buah tangan yang terbaik untuk orang terkasih nih, Sobat pesona!

 

7. Mengapresiasi tradisi ayunan kayu

Tradisi ayunan kayu Desa Tenganan Pegringsingan

Jika para pemuda yang beranjak dewasa harus melalui tradisi perang pandan, nah kalau para gadis Tenganan harus menaiki ayunan besar yang terbuat dari kayu. Tradisi ini dilaksanakan pasca Perang Pandan dan nantinya akan ada beberapa gadis Desa Tenganan yang duduk di atas ayunan dengan memakai kain tradisional berwarna keemasan. Ayunan ini diletakkan di halaman desa dan digerakkan oleh dua orang pemuda. Makna dari tradisi ayunan ini merepresentasikan kehidupan yang terus berputar, kadang di atas, kadang di bawah. Enggak kalah unik ya, Sobat Pesona?

Wah, ternyata ada banyak aktivitas seru yang bisa dilakukan di Desa Tenganan Pegringsingan yang sangat tradisional dan asri ini ya, Sobat Pesona! Kalau penasaran sama cantiknya Desa Tenganan Pegringsingan dan mau mengunjunginya, Sobat Pesona bisa hubungi kontak Desa Tenganan Pegringsingan di (0363) 41171.

Nah, selain hotel-hotel dan restoran-restorannya yang spektakuler, Sobat Pesona juga wajib mampir ke desa-desa wisata lainnya yang ada di Bali, ya!

Dan ingat, kalau Sobat Pesona mau jalan-jalan ke luar rumah, selalu terapkan protokol kesehatan 6M, seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, dan menghindari makan bersama. Dan jangan lupa juga, yuk segera lakukan vaksinasi agar imun kita semakin kuat!

Cari tahu juga informasi tentang pariwisata Indonesia di akun Instagram @pesonaid_travel, Facebook @pesonaid_travel, dan kunjungi website www.indonesia.travel, ya!