production
go-explore

Inilah 3 Fakta Menarik di Balik Pesona Desa Wisata Saribu Gonjong

Saat ini desa wisata mulai bangkit menjadi salah satu pondasi pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia yang mencoba kembali berjaya setelah terdampak pandemi Covid-19 selama hampir dua tahun terakhir. Desa Wisata ini juga diyakini menjadi solusi yang tepat dalam mendukung perbaikan kesejahteraan masyarakat lewat pariwisata dan ekonomi kreatifnya.

Sebagai bentuk dukungan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia maka diselenggarakanlah ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021, sebagai momentum untuk kembali membangkitkan desa wisata bagi masyarakat setempat.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, menyampaikan rasa bahagianya melihat antusiasme dan efektivitas program ADWI 2021 ini.

"Atas nama Presiden, diharapkan ADWI 2021 ini bisa menjadi momentum untuk pemulihan ekonomi nasional. Event ini diharapkan menjadi wahana promosi bagi wisatawan domestik agar dapat mengembangkan wisata baru sebagai pengungkit ekonomi desa dan daerah. Saya berterima kasih atas 1.831 desa yang berpartisipasi dalam penghargaan ini, mewujudkan desa yang berkelas, berdaya saing, dan berkelanjutan. Saya juga mendorong agar desa ini bisa bersinergi dengan 10 destinasi prioritas termasuk yang super prioritas sehingga pengembangan pariwisata bisa berjalan," ungkapnya.

Salah satu desa wisata yang turut mendulang prestasi dalam ajang ADWI 2021 ini yakni Desa Wisata Saribu Gonjong di Sumatera Barat. Desa ini berhasil menjadi salah satu juara peraih penghargaan ADWI 2021 untuk kategori ‘Pelayanan Homestay’.

Tahukah Sobat Pesona, Desa Wisata Saribu Gonjong pun ternyata tak hanya mencolok di sektor homestay-nya, karena ada fakta menarik lainnya juga tentang Desa Wisata Saribu Gonjong ini.

Yuk simak dulu 3 fakta menarik di balik pesona Desa Wisata Saribu Gonjong sebelum Sobat Pesona mengunjunginya untuk berlibur.

 

1.  Filosofi Nama ‘Saribu Gonjong’

saribu

Ada berbagai rujukan terkait filosofi dari nama ‘Saribu Gonjong’. Secara harfiah, ‘Saribu Gonjong’ berarti ‘Seribu Atap Rumah Gadang khas Minangkabau’ yang mengacu kepada banyaknya Rumah Gadang beratap ‘gonjong’  di Desa Wisata Saribu Gonjong, Sumatera Barat. Filosofi ‘gonjong’ sendiri bisa diartikan berbeda-beda, ada yang mengasosiasikannya dengan tanduk kerbau, haluan kapal, maupun daun sirih yang bersusun.

Hal lain yang perlu Sobat Pesona ketahui mengenai atap gonjong adalah salah satu filosofinya yang cukup populer di tengah masyarakat Minangkabau. Ornamen khas ini dianggap memiliki makna hierarki dalam pengambilan keputusan. Bentuk lengkung dan dominan mengandung makna bahwa segala sesuatu tidak perlu disampaikan secara langsung, namun secara diplomatis.

Kemudian bentuk perahu merupakan wujud kenangan masyarakat Minangkabau terhadap leluhur yang berlayar ke daerah ini, sedangkan bentuk topi Iskandar Zulkarnain melambangkan kekuasaan. Dan yang terakhir, ‘gonjong’ di setiap Rumah Gadang ini berjumlah lima, yang melambangkan Rukun Islam.

 

2.  Punya Ikatan Historis dengan PDRI

patung

Siapa yang menyangka bahwa Desa Wisata Saribu Gonjong atau yang biasa disebut juga dengan Sarugo ini ternyata pernah menjadi kawasan penting bagi Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI). Hal ini yang membuat Sarugo menjadi kawasan yang tak terpisahkan dalam upaya mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

Menariknya lagi, Ketua PDRI Syafruddin Prawiranegara, beserta beberapa petinggi lain yang memperoleh mandat langsung dari Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta saat keduanya ditawan Belanda, ternyata pernah menginap di Sarugo ini.

Saat ini di Desa Wisata Saribu Gonjong, Sobat Pesona dapat melihat langsung beberapa peninggalan bersejarah yang dapat membuktikan kebenaran sejarah tersebut.

 

3.  Berkebun Jeruk

jeruk

Tahukah Sobat Pesona, sekalipun sangat sarat dengan filosofi dan merupakan kawasan penting yang bersejarah, Desa Wisata Saribu Gonjong ternyata juga dikenal akan hasil alamnya. Hal ini tampak wajar karena desa ini dikelilingi perbukitan. Masyarakatnya pun menggantungkan hidupnya di sektor perkebunan dan pertanian.

Salah satu hasil perkebunan yang menjadi komoditi khas dari Desa Wisata Saribu Gonjong ini adalah jeruk siam gunuang omeh. Tak tanggung-tanggung, di Desa Wisata Saribu Gonjong ini terdapat sekitar 200 hektar kebun jeruk siam gunuang omeh.

Sektor perkebunan ini pun terus dikembangkan oleh masyarakat setempat sehingga mulai dapat menjadi andalan membangkitkan perekonomian, pasalnya, selain buah jeruk yang bisa dipasarkan, kebunnya pun bisa menjadi potensi agrowisata yang mampu menarik wisatawan.

Setelah mengetahui daya tarik dan cara menuju ke Desa Wisata Saribu Gonjong, kini Sobat Pesona sudah bisa #MenyapaDesa dan menikmati waktu berkualitas selama berlibur di Desa Wisata Saribu Gonjong ini.

 

So,  tunggu apa lagi? Yuk, rencanakan kunjunganmu ke Sumatera Barat! Dan sambil merencanakan liburan, pastikan Sobat Pesona sudah vaksin Covid-19 dan tetap patuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 6M, mulai dari menggunakan masker dengan benar, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan, membatasi mobilitas, dan menghindari makan bersama agar aktivitas berwisata nanti tetap aman dan nyaman.

Beragam informasi seputar #MenyapaDesa dan #DiIndonesiaAja juga bisa Sobat Pesona dapatkan dengan cara follow akun Instagram: @pesona.indonesia, Facebook: @pesona.indonesia, Twitter: @pesonaindonesia, Tiktok: @pesonaindonesia, Youtube: Pesona Indonesia dan kunjungi website www.indonesia.travel.