production
go-explore

Ingin Liburan yang Lebih Berkesan? Kunjungi 5 Desa Wisata Peraih Penghargaan Ini Yuk!

 

Hai Sobat Pesona, apakah kamu tengah mencari destinasi liburan pasca pandemi? Kamu bisa coba mengunjungi desa wisata yang ada #DiIndonesiaAja agar lebih berkesan! Karena, selama berada di desa wisata, kamu tak hanya akan disuguhkan oleh keindahan destinasinya saja, tapi juga akan ikut berbaur dan menyelami kehidupan masyarakat setempat. Tentunya, selain bisa melepas penat, liburan semacam ini juga akan menambah wawasan Sobat Pesona, ya. Indonesia sendiri punya banyak sekali desa wisata yang tersebar di berbagai wilayah, lengkap dengan keunikannya masing-masing. 

Nah, buat kamu yang tertarik untuk mencoba liburan di desa wisata, ada rekomendasi 5 desa wisata di Indonesia yang telah berhasil menyabet berbagai penghargaan untuk ide destinasi liburanmu nanti. Yuk, simak ulasannya!
 

1 | Desa Pemuteran, Bali

Berbeda dari mayoritas desa wisata lain yang mengusung suasana desa sebagai daya tariknya, Desa Pemuteran Bali justru menjadi destinasi yang populer untuk melakukan aktivitas diving dan snorkeling. Pesona bawah lautnya yang menawan selalu berhasil memikat wisatawan dan membuat mereka ingin kembali lagi. Tak heran jika pada tahun 2018, Lonely Planet memasukkan Desa Pemuteran ke dalam “10 Destinasi Terbaik di Asia”.

Village Tourism

Tapi tahukah Sobat Pesona, di balik pesona bawah lautnya yang terkenal indah, dulunya desa ini merupakan desa terpencil dan terbengkalai. Ya, desa wisata yang terletak dekat Taman Nasional Bali Barat dan Pulau Menjangan ini memang memiliki potensi bawah laut yang luar biasa sejak dulu, namun masyarakat setempat belum tahu mengenai keseimbangan alam, sehingga praktik pengeboman ikan marak dilakukan. 

Nah, kemudian inisiatif membangun desa mulai dihidupkan kembali, hingga akhirnya membuahkan hasil. Kini, Desa Pemuteran telah menjelma menjadi desa wisata memesona dengan daya tarik objek wisata bawah lautnya yang menawan. Masyarakatnya pun sudah tidak lagi menggunakan metode pengeboman ikan dan sekarang justru membudidayakan ikan, terumbu karang, dan ekowisata lokal sebagai mata pencaharian. Gimana? Sobat Pesona tertarik untuk mengeksplorasi pesona bawah laut yang ditawarkan Desa Pemuteran?
 

2 | Desa Penglipuran, Bali

Sobat Pesona, pasti sudah tahu dong dengan desa wisata yang satu ini? Ya, pesona Desa Wisata Penglipuran ini memang sudah terkenal di kalangan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Lantas, apa sih yang membuat desa ini istimewa dibandingkan dengan desa wisata lainnya? 

Desa Penglipuran merupakan desa wisata yang masih menjunjung nilai-nilai luhur nenek moyang. Hal ini bisa dilihat, salah satunya dari gaya arsitektur desa yang masih tradisional. Di desa ini, hampir semuanya dibuat dari bahan baku bambu, mulai dari dapur, gerbang rumah, pintu masuk, furnitur, hingga atapnya juga terbuat dari bambu.

Village Tourism

Selain nilai-nilai luhur yang dianutnya, Desa Penglipuran juga terkenal berkat keasrian dan kebersihan desanya yang dijaga dengan baik. Desa Penglipuran sudah mendapatkan banyak penghargaan sebagai desa terbersih, baik dari dalam maupun luar negeri. Sebut saja beberapa penghargaan yang telah diraih oleh desa ini, antara lain Kalpataru, ISTA (Indonesia Sustainable Tourism Award) pada tahun 2017, dan baru-baru ini pada tahun 2018, Desa Penglipuran berhasil masuk ke dalam tiga besar desa terbersih di dunia versi majalah travel CN Traveler dari Moskow, Rusia. Hebat, ya!
 

3 | Desa Wisata Nglanggeran, Yogyakarta

Desa Wisata Nglanggeran juga tak kalah berprestasi lho, sebab desa ini telah mendapatkan penghargaan dari ASEAN Community Based Tourism (CBT) Awards pada Januari 2017. Daya tarik utama dari desa wisata ini tentu saja Gunung Nglanggeran. Saat berada di sini, kamu bisa melihat dengan jelas Yogyakarta dari atas puncak gunung purba ini. Selain itu, Sobat Pesona juga dapat menjelajahi wisata alam lainnya seperti Embung Nglanggeran dan Air Terjun Kedung Kandang. Atau, kamu juga bisa berpartisipasi dalam berbagai aktivitas budaya, seperti membuat kerajinan tangan, topeng batik, dan masih banyak lagi.

Village Tourism

Di antara banyaknya keistimewaan yang bisa kamu dapatkan di Desa Wisata Nglanggeran, keramahtamahan penduduk setempat adalah salah satunya. Penduduk setempat memang terkenal sangat ramah kepada wisatawan, jadi jangan sungkan-sungkan untuk belajar banyak dari kearifan lokal mereka ya, Sobat Pesona!
 

4 | Desa Pentingsari, Yogyakarta

Berbicara mengenai penghargaan, Desa Wisata Pentingsari baru-baru ini mendapat penghargaan dan apresiasi dari Bupati Sleman terkait dengan sistem ekonomi kerakyatannya, lho. Sejak tahun 2008, Pentingsari menjadi proyek percontohan Desa Wisata Yogyakarta, di mana desa ini menawarkan wisata yang bukan hanya berbasis alam saja, namun juga budaya tradisional, seni, dan kearifan lokal untuk diselami oleh para wisatawan.

Village Tourism

Di sini, kamu bisa belajar membuat wayang suket, menari Jawa, main gamelan, menjalin janur, mencicipi produk olahan lokal dan jalan-jalan di sungai untuk bersantai. Dari desa ini kamu bisa dengan mudah mengikuti tur jeep di kawasan Gunung Merapi juga, lho! 

Keempat desa di atas juga berhasil masuk ke dalam 100 Destinasi Wisata Berkelanjutan Terbaik Dunia (The Top 100 Sustainable Destinations in the World) versi  Global Green Destinations Days (GGDD) 2019. Sobat Pesona semakin yakin kan untuk datang berkunjung ke sini pasca pandemi?

5 | Desa Tamansari, Banyuwangi

Tidak jauh dari Kawah Ijen yang terkenal dengan Blue Fire-nya, terletak sebuah desa yang pada tahun 2017 berhasil menyabet penghargaan Desa Wisata Award dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dalam kategori pemanfaatan jejaring bisnis. Desa yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) ini dinilai telah berhasil mengembangkan sejumlah usaha bertolak dari potensi yang dimilikinya. Sebut saja beberapa usaha yang diberdayakan oleh desa ini di antaranya usaha pertanian madu, transportasi wisata, jasa pemandu wisata, dan beberapa jenis UKM lainnya.

Village Tourism

Desa Tamansari juga terkenal sebagai penghasil karet, cengkeh, biji kopi, dan coklat, serta susu sapi. Jadi, siapa di antara Sobat Pesona yang sudah siap untuk berwisata dan menambah wawasan di Desa Tamansari?  

 

Nah, terbukti kan Sobat Pesona, dengan mengunjungi desa wisata, liburan kamu akan jadi lebih berkesan dan penuh makna. Sebab, selama liburan, kamu tak hanya akan dimanjakan dengan keasrian alamnya saja, tapi juga ikut larut dalam aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat setempat dan belajar hal-hal baru. Jadi, ketika pandemi telah usai, jangan lupa untuk berwisata #DiIndonesiaAja, ya! Karena dengan begitu, kamu juga secara tidak langsung ikut membantu memulihkan pariwisata dalam negeri pasca pandemi.