production
go-explore

Ayo, ke Batik Trusmi, Cirebon dan Lakukan 4 Aktivitas Seru Ini!

 

Masa pandemi Covid-19 ini pastinya berpengaruh terhadap kelangsungan industri ekonomi kreatif ya, Sobat. Salah satu pelaku ekonomi kreatif yang cukup terpukul akibat pandemi adalah para pengrajin batik, bahkan di sentra batik sekelas Batik Trusmi yang merupakan sentra batik terbesar di Cirebon, Jawa Barat.

Kawasan ini sudah menjadi ikon ekonomi kreatif Kota Cirebon sejak abad ke-14. Jadi, langkah terbaik yang harus dilakukan demi menjaga salah satu sentra Batik tertua di Indonesia ini agar tetap eksis adalah memastikan proses ekonomi kreatif tetap bergerak.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, pernah mengatakan bahwa sesungguhnya produk-produk ekonomi kreatif perlu disinergikan dengan konsep pemasaran agar lebih memiliki daya saing, mendapat hasil yang maksimal, dan dapat segera bangkit kembali. Salah satu caranya adalah dengan melaksanakan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI).

Nah, untuk berpartisipasi dalam gerakan tersebut, sebagai wisatawan Sobat Pesona  juga bisa turut mendukung para pelaku ekonomi kreatif di kawasan Batik Trusmi dengan melakukan empat hal berikut.
 

1 | Membeli Produk Batik Setempat

Ayo ke Batik Trusmi Cirebon dan Lakukan 4 Aktivitas Seru Ini

Batik Trusmi sudah ratusan tahun dikenal sebagai sentra pengrajin batik yang khas dan berkualitas tinggi. Kebanggaan ini terus dijaga dan dilestarikan oleh para generasi penerus, agar karakter khas Batik Trusmi tidak hilang ditelan zaman.

Salah satu produk unggulan di Batik Trusmi adalah batik khas Cirebon, yakni batik bermotif mega mendung. Tak hanya itu, di sini juga tersedia motif lain, seperti Batik Paksinaga Liman, Motif Batik Singa Barong, Motif Batik Patran Keris, Batik Cirebon Kompeni, Batik Cirebon Naga Silam, Batik Taman Teratai, Batik Cirebon Wedasan, Batik Sawat Pengantin, Batik Cirebon Singo Barong, Batik Ciwaringin Bangau, Batik Cirebon Banjar Balong, dan masih banyak lagi.

Harga batik di Batik Trusmi dibanderol mulai dari puluhan ribu hingga puluhan juta rupiah, tergantung dari jenis batik yang kamu pilih. Saat berkunjung, jangan lupa membeli produk-produk berkualitas sebagai buah tangan dari Cirebon, ya!
 

2 | Membatik Secara Tradisional

Ayo ke Batik Trusmi Cirebon dan Lakukan 4 Aktivitas Seru Ini

Kualitas yang baik, corak yang menarik, dan pilihan warna-warna yang memanjakan mata menjadi ciri khas Batik Trusmi. Penasaran dengan proses pembuatannya? Tenang, di kawasan ini ada beberapa pengusaha batik yang siap memberikan kesempatan untuk Sobat Pesona yang ingin merasakan pengalaman membatik dengan peralatan tradisional.

Di sini, Sobat Pesona bisa merasakan sensasi membatik dengan cara yang telah dilakukan secara turun temurun oleh para pengrajin batik di Cirebon. Setidaknya ada 5 tahapan yang harus dilakukan dalam proses pembuatan batik khas Cirebon yaitu proses lengreng (menggambar sketsa), proses esen-esen (penebalan garis), proses penembokan, proses pewarnaan, dan proses lorot (pelunturan).

Menariknya, yang membedakan batik Cirebon dengan batik daerah lain adalah proses pewarnaannya, jika batik lainnya diwarnai dengan direndam maka batik Cirebon justru menggunakan proses menggoyang.

Kapan lagi bisa jalan-jalan sambil belajar membatik?
 

3 | Naik Becak dan Telusuri Sejarah Batik Trusmi

Ayo ke Batik Trusmi Cirebon dan Lakukan 4 Aktivitas Seru Ini

Dengan biaya yang tidak terlalu mahal, siapa pun bisa merasakan pengalaman menjelajahi kawasan Batik Trusmi dengan becak. Abang becak yang terkenal sangat ramah melayani wisatawan ini bisa Sobat temukan di area sekitar gapura. Selain menikmati perjalanan dengan becak, kamu juga akan mendapatkan pengetahuan tentang sejarah Batik Trusmi serta melihat keberadaan gedung-gedung bersejarah yang masih terjaga bentuk aslinya hingga saat ini.

Salah satu bangunan bersejarah yang bisa Sobat temukan saat berada di kawasan Batik Trusmi adalah bangunan Koperasi Batik Budi Tresna. Konon, menurut cerita dari pengrajin batik setempat, gedung yang didirikan pada tahun 1935 ini, dulu berfungsi sebagai koperasi, bernama Kooperasi Batik Trusmi. Sampai kemudian pada tahun 1955, diubah menjadi Kooperasi Batik Budi Tresna.

Ayo ke Batik Trusmi Cirebon dan Lakukan 4 Aktivitas Seru Ini

Di masa jayanya, Kooperasi Batik Budi Tresna ini sangat sukses dan memiliki banyak anggota. Koperasi ini melayani banyak anggota yang ingin membeli alat dan bahan batik, serta menjual hasil karya Batik Trusmi.

Para pembatik yang dulunya berjualan di sini, saat ini sudah pindah ke Pasar Batik di Desa Weru Lor. Sedangkan bangunannya sendiri, kini menjadi saksi bisu perkembangan Batik Trusmi.
 

4 | Mencicipi Kuliner Khas

Ayo ke Batik Trusmi Cirebon dan Lakukan 4 Aktivitas Seru Ini

Menjelang sore hari, kawasan Batik Trusmi menjelma menjadi pusat kuliner Kota Cirebon yang menyajikan berbagai macam kuliner khasnya. Dari sekian banyak, yang paling mencuri perhatian adalah tahu gejrot dan empal gentong.

Tahukah Sobat? Tahu gejrot yang merupakan camilan khas Cirebon ini tercipta karena pernah ada masa sekitar tahun 1950-an, pabrik yang memproduksi tahu di Cirebon sangat berlimpah sehingga warga berkreasi untuk menciptakan penganan yang lezat dengan bahan dasar tahu.

Sementara empal gentong, ternyata sudah ada di Cirebon sejak abad ke-15. Sejak dulu hingga kini masih terjaga proses pembuatannya dengan tetap menggunakan bahan-bahan utama seperti usus, babat, dan daging yang disebut juga ‘empal’. Semua bahan dimasak dengan menggunakan ‘gentong’ di atas kayu bakar yang kayunya berasal dari kayu pohon mangga atau pohon asam.

Sobat Pesona harus buktikan sendiri cita rasa autentik dari kedua kuliner khas Cirebon ini.

Nah, setelah Cirebon, destinasi wisata mana lagi yang ingin Sobat kunjungi? Temukan berbagai referensi wisata #DiIndonesiaAja dengan cara follow akun Instagram @pesonaid_travel, Facebook: @pesonaid_travel, dan kunjungi website www.indonesia.travel.

Saat berwisata nanti, jangan lupa selalu patuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 6M ya, mulai dari menggunakan masker dengan benar, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan, membatasi mobilitas, dan menghindari makan bersama.  Selamat merencanakan liburan!