production
go-explore

4 Produk Fesyen Rajutan Asal Bandung Ini Dijamin Bikin Kepincut

Sejak dulu, Bandung sudah terkenal dengan julukan Kota Kembang. Namun, tahukah Sobat Pesona bahwa Bandung juga menjadi pusat fesyen di tanah air? Banyak merek-merek fesyen lokal yang lahir dari Kota Bandung. Ibu kota provinsi Jawa Barat ini juga melahirkan banyak seniman fesyen yang karyanya mampu menembus pasar internasional.

Geliat subsektor ekonomi kreatif (ekraf) di Bandung seperti kuliner dan fesyen memang terus meningkat. Bahkan, di masa pandemi Covid-19 yang berkepanjangan ini, sektor ekonomi kreatif di Bandung tetap bertahan.

Khusus untuk subsektor fesyen, produk-produk rajutan kini kembali menjadi tren di Bandung. Sobat Pesona tak perlu heran, meski terkesan kuno, produk rajutan yang dikreasikan dengan baik bisa tetap terlihat kekinian saat digunakan.

Beberapa pelaku ekraf subsektor fesyen pun tampaknya tidak mau menyia-nyiakan tren yang berkembang ini. Buktinya, banyak jenis produk rajutan karya pelaku ekraf Bandung wara-wiri di media sosial.

Bagi Sobat Pesona yang tertarik dengan produk rajutan asal Bandung, simak 4 rekomendasi produk rajut yang super kreatif ini!

 

1 | Aksesori Rajut Karya Nonaka


Produk aksesori berbahan rajutan ternyata sudah mulai memiliki banyak penggemar. Jika Sobat Pesona tertarik mengoleksi aksesori rajutan, produk dari Nonaka siap menyediakan banyak pilihan. Ada berbagai produk yang menjadi koleksi Nonaka, mulai dari hiasan toples, sarung botol minum, tas handphone, gelang, konektor masker, dompet, hingga tas selempang.

Jika berminat, Sobat Pesona dapat mengunjungi Nonaka melalui akun Instagram @nonaka.id. Jangan lupa siapkan uang lebih, karena beragam produk rajut keren dari Nonaka akan membuat Sobat Pesona bingung memilih lantas memborongnya.

 

2 | Tas dan Sandal Rajut Karya Yearn


Produk rajutan berikutnya adalah hasil kreasi dari Kecamatan Gedebage, Bandung bernama Yearn. Beberapa produk rajutan yang dihasilkan adalah tas tangan dan sandal dengan beragam warna. Produk rajutan Yearn banyak diminati kalangan anak muda dan sudah tersedia di berbagai marketplace.

Sobat Pesona, jangan sampai ketinggalan untuk memiliki produk-produk rajutan karya Yearn ini, ya! Kunjungi Instagram @yearnhandmade dan tentukan pilihanmu!

 

3 | Sweater Rajut Karya Rumah Jahit Nenglis


Meski tinggal di wilayah tropis, masyarakat Indonesia ternyata menggemari produk sweater, lho! Di Indonesia, sweater hasil rajutan cukup laris manis di pasaran. Berbicara mengenai sweater rajut asal Bandung, Rumah Jahit Nenglis tak boleh ketinggalan.

Untuk mengetahui produk-produk rajutan karya Rumah Jahit Nenglis, Sobat Pesona bisa langsung mampir ke Instagram @rj_nenglis.

 

4 | Sepatu Rajut Karya Nazzdezzan


Rajutan memang sudah selayaknya masuk dalam kreasi fesyen unggulan. Kreativitas para seniman rajut pun tak pernah mengecewakan. Setelah Sobat Pesona memilih aksesori, tas, sandal, hingga sweater rajut, kini saatnya melirik sepatu rajut yang tak kalah stylish.

Dengan kreasi yang dilakukan Nazzdezzan Craft & Fashion, sepatu rajut pun bisa tetap terlihat trendy. Tak percaya? Langsung saja tengok Instagram @nazzdezzan dan siap-siap terpesona dengan berbagai koleksinya.  

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, pun lantas mengapresiasi kreativitas masyarakat Bandung dan menegaskan bahwa Bandung merupakan episentrum dari pelaku ekonomi kreatif terbaik se-nusantara. Jadi, tunggu apa lagi Sobat Pesona? Segera lengkapi koleksi rajutanmu dengan #BeliKreatifLokal hasil kreasi warga Bandung. Selain trendy, kamu juga ikut membantu perekonomian para pelaku ekraf sekaligus mendukung gerakan #BanggaBuatanIndonesia.

Untuk mendapatkan berbagai referensi pariwisata dan produk ekonomi kreatif lainnya, Sobat Pesona bisa follow akun Instagram @pesonaid_travel, Facebook: @pesonaid_travel, dan kunjungi website www.indonesia.travel. Selamat merencanakan liburan! Jangan lupa untuk selalu patuhi protokol kesehatan dengan disiplin menerapkan 6M ya, mulai dari menggunakan masker dengan benar, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan, membatasi mobilitas, dan menghindari makan bersama agar aktivitas berwisata nanti tetap aman dan nyaman.